BP Tapera dan Kementerian PKP Tinjau Kualitas Perumahan di Lampung, Pastikan Hunian Layak dan Nyaman bagi Masyarakat

Deputi Komisioner Bidang Hukum dan Administrasi BP Tapera Wilson Lie Simatupang menyampaikan bahwa peninjauan langsung ke lapangan menjadi langkah penting untuk memastikan pembangunan perumahan tidak hanya berfokus pada penyediaan unit rumah, tetapi juga memperhatikan kualitas hunian serta kelengkapan fasilitas pendukung.“Pembangunan perumahan perlu memperhatikan berbagai aspek, mulai dari kualitas bangunan, ketersediaan infrastruktur dasar, hingga fasilitas yang mendukung kenyamanan masyarakat,” ujar Wilson.

Lampung, 22 September 2026 — Upaya memastikan kualitas
pembangunan hunian bagi masyarakat terus dilakukan melalui kunjungan lapangan
Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) bersama Kementerian
Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) ke sejumlah kawasan perumahan di
Provinsi Lampung.Kegiatan tersebut dilakukan oleh Deputi Komisioner Bidang
Hukum dan Administrasi BP Tapera Wilson Lie Simatupang bersama Direktur
Jenderal Perumahan dan Pedesaan Kementerian PKP Rini Dyah Mawarty dengan
mengunjungi Perumahan Raja Basa Regency Lampung dan Perumahan Melana Estate.

Kunjungan diawali di Perumahan Raja Basa Regency Lampung.
Dalam peninjauan tersebut, rombongan melihat secara langsung kondisi bangunan
rumah, lingkungan kawasan, serta berbagai fasilitas pendukung yang tersedia
bagi masyarakat penghuni.Berdasarkan hasil peninjauan, kondisi bangunan rumah
secara umum telah berjalan dengan baik. Ketersediaan air bersih juga menjadi
salah satu aspek yang diperhatikan, dengan kondisi layanan air berjalan lancar
untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat. Selain itu, akses jalan di
kawasan perumahan dinilai cukup mendukung aktivitas penghuni.

Dari sisi fasilitas sosial, pembangunan masjid di kawasan
Perumahan Raja Basa Regency masih dalam tahap pengerjaan sebagai bagian dari
pengembangan fasilitas ibadah bagi masyarakat yang nantinya akan melengkapi
kebutuhan penghuni kawasan.Setelah melakukan peninjauan di Raja Basa Regency,
rombongan melanjutkan kunjungan ke Perumahan Melana Estate. Pada lokasi kedua,
dilakukan pengecekan terhadap kondisi rumah, ketersediaan infrastruktur dasar,
fasilitas pendukung, serta aspek kenyamanan bagi masyarakat yang tinggal di
kawasan tersebut.

Secara umum, kondisi Perumahan Melana Estate dinilai sudah
baik. Kualitas bangunan rumah, ketersediaan air bersih yang berjalan lancar,
akses jalan, serta kondisi lingkungan yang cukup tertata menjadi bagian yang
diperhatikan dalam kunjungan tersebut.Untuk fasilitas ibadah, kawasan tersebut
telah memiliki masjid yang berada di depan area perumahan. Selain itu, rencana
pembangunan mushola di dalam kawasan perumahan juga telah disiapkan dan saat
ini masih dalam tahap perencanaan gambar pembangunan.

Deputi Komisioner Bidang Hukum dan Administrasi BP Tapera
Wilson Lie Simatupang menyampaikan bahwa peninjauan langsung ke lapangan
menjadi langkah penting untuk memastikan pembangunan perumahan tidak hanya
berfokus pada penyediaan unit rumah, tetapi juga memperhatikan kualitas hunian
serta kelengkapan fasilitas pendukung.“Pembangunan perumahan perlu
memperhatikan berbagai aspek, mulai dari kualitas bangunan, ketersediaan
infrastruktur dasar, hingga fasilitas yang mendukung kenyamanan masyarakat,”
ujar Wilson.

Sementara itu, Kementerian PKP menekankan pentingnya
kolaborasi antara pemerintah, pengembang, dan seluruh pemangku kepentingan
dalam menghadirkan kawasan hunian yang layak, nyaman, dan berkelanjutan.Melalui
kegiatan peninjauan ini, BP Tapera dan Kementerian PKP berharap pengembangan
kawasan perumahan di Lampung dapat terus berjalan dengan baik serta mendukung
peningkatan akses masyarakat terhadap hunian yang aman, nyaman, dan
berkualitas.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Related Posts

    Satu Gudang, Semua Kebutuhan Besi: Cara Sentral Besi Pratama Putra Melayani Proyek

    Membeli kebutuhan besi dari banyak pemasok dapat meningkatkan biaya transportasi, memperumit administrasi, dan menghambat jadwal proyek akibat keterlambatan pengiriman. Mengandalkan satu distributor seperti Sentral Besi Pratama Putra mempermudah pengadaan berbagai…

    HUT ke-70 SUCOFINDO: Fasilitasi Sertifikasi Halal Gratis bagi 22 Tenant Kantin Kementerian Kehutanan

    Jakarta, (19/10) – PT SUCOFINDO (PERSERO) resmi menyerahkan Sertifikat Halal kepada 22 tenant kantin Koperasi Karyawan di lingkungan Kementerian Kehutanan Republik Indonesia. Sertifikat tersebut diperoleh setelah para pelaku usaha melalui…

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    CAPTCHA


    You Missed

    HSC Past Papers and VCE Practice Exams: ATARMAxxing Publishes a Seven-Subject Year 12 Revision Guide

    HSC Past Papers and VCE Practice Exams: ATARMAxxing Publishes a Seven-Subject Year 12 Revision Guide

    Satu Gudang, Semua Kebutuhan Besi: Cara Sentral Besi Pratama Putra Melayani Proyek

    Satu Gudang, Semua Kebutuhan Besi: Cara Sentral Besi Pratama Putra Melayani Proyek

    HUT ke-70 SUCOFINDO: Fasilitasi Sertifikasi Halal Gratis bagi 22 Tenant Kantin Kementerian Kehutanan

    HUT ke-70 SUCOFINDO: Fasilitasi Sertifikasi Halal Gratis bagi 22 Tenant Kantin Kementerian Kehutanan

    IHSG Anjlok 40%, Bagaimana Posisi Bitcoin di Tengah Gejolak Pasar?

    IHSG Anjlok 40%, Bagaimana Posisi Bitcoin di Tengah Gejolak Pasar?

    Mendag Busan Resmi Tutup TEI ke-41, Potensi Transaksi Capai USD 22,94 Miliar

    Mendag Busan Resmi Tutup TEI ke-41, Potensi Transaksi Capai USD 22,94 Miliar

    Carziqo and the Rise of Technology-Driven Shared Economy Platforms

    Carziqo and the Rise of Technology-Driven Shared Economy Platforms