Menonton konser artis favorit membutuhkan persiapan, termasuk dari sisi keuangan. Selain tiket, kamu juga perlu memperhitungkan biaya transportasi, akomodasi, makan, hingga pengeluaran lainnya. Agar anggaran tidak mengganggu kebutuhan sehari-hari, kamu bisa mulai menyiapkan dana sejak jauh-jauh hari.
Jika jadwal konser masih beberapa bulan lagi, Deposito FLEXI dapat menjadi salah satu pilihan untuk membantu mengelola dana konser dengan lebih terencana.
Berapa Budget Nonton Konser?
Sebelum membeli tiket, buat daftar kebutuhan agar anggaran lebih realistis.
Misalnya:
– Tiket konser
– Transportasi
– Penginapan (jika konser di luar kota)
– Makan dan minum
– Merchandise (opsional)
– Dana cadangan
Dengan mengetahui total kebutuhan, kamu dapat menentukan target dana yang ingin dikumpulkan.
Gunakan Kalkulator Deposito Online untuk Menentukan Target
Sebelum membuka deposito, kamu dapat menggunakan kalkulator deposito online untuk memperoleh ilustrasi hasil berdasarkan nominal penempatan, tenor, dan tingkat bunga yang berlaku.
Simulasi ini dapat membantu memperkirakan berapa dana yang perlu disiapkan agar target anggaran konser dapat tercapai sesuai rencana.
Perlu dipahami bahwa hasil simulasi hanya bersifat ilustrasi dan bukan merupakan jaminan hasil.
Mengapa Memilih Deposito FLEXI?
Jika dana konser belum akan digunakan dalam waktu dekat, Deposito FLEXI dapat menjadi salah satu alternatif penyimpanan dana.
Deposito FLEXI adalah produk deposito digital di aplikasi neobank dari Bank Neo Commerce yang memberikan fleksibilitas kepada nasabah untuk mencairkan deposito sebelum jatuh tempo. Apabila dilakukan pencairan lebih awal, nasabah tetap memperoleh bunga 2% per tahun sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku.
Beberapa keunggulan Deposito FLEXI:
– Pembukaan deposito dilakukan secara digital melalui aplikasi neobank
– Nominal penempatan mulai dari Rp100.000
– Tersedia pilihan tenor sesuai kebutuhan
– Dapat dipantau langsung melalui aplikasi
Jika dicairkan sebelum jatuh tempo, tetap memperoleh bunga 2% per tahun sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku
Apakah Bunga Deposito Online Perlu Dipertimbangkan?
Selain tenor, bunga deposito online juga menjadi salah satu pertimbangan sebelum membuka deposito.
Namun, pastikan kamu juga memahami:
– Tenor deposito
– Ketentuan pencairan sebelum jatuh tempo
– Biaya (jika ada)
– Pajak sesuai ketentuan
– Tingkat bunga penjaminan LPS
Dengan memahami seluruh informasi tersebut, kamu dapat memilih produk yang sesuai dengan kebutuhan.
Cara Membuka Deposito Online di neobank
Jika ingin mengetahui cara buka deposito online, pembukaan Deposito FLEXI dapat dilakukan melalui aplikasi neobank.
Langkah-langkahnya:
– Login ke aplikasi neobank
– Pilih menu Deposito FLEXI
– Tentukan nominal penempatan
– Pilih tenor yang diinginkan
– Baca Ringkasan Informasi Produk dan Layanan (RIPLAY), serta syarat dan ketentuan
– Konfirmasi pembukaan deposito
Siapkan Dana Konser Lebih Terencana
Persiapan konser bukan hanya soal mendapatkan tiket, tetapi juga memastikan anggaran sudah disiapkan sejak awal. Dengan memanfaatkan deposito online, menggunakan kalkulator deposito online, dan memilih produk yang sesuai dengan kebutuhan, kamu dapat mengelola dana konser secara lebih terencana.
Jika kamu mencari aplikasi deposito online, Deposito FLEXI di aplikasi neobank dapat menjadi salah satu pilihan yang dapat dipertimbangkan untuk membantu mempersiapkan berbagai rencana keuangan, termasuk dana konser.
***
Fitur, biaya, dan ketentuan produk dapat berubah sesuai kebijakan masing-masing penyedia layanan. Nasabah disarankan membaca Ringkasan Informasi Produk dan Layanan (RIPLAY) sebelum membuka deposito.
*Perhatikan tingkat bunga penjaminan yang ditetapkan LPS. Simpanan dengan bunga melebihi tingkat bunga penjaminan tidak dijamin oleh LPS. Tingkat bunga penjaminan LPS sampai 30 September 2026 adalah 3,75% per tahun.
Jika ingin mulai menggunakan Deposito FLEXI, unduh aplikasi neobank melalui PlayStore atau App Store. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi halaman Deposito FLEXI di website resmi Bank Neo Commerce.
PT Bank Neo Commerce Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), serta merupakan peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).
Press Release juga sudah tayang di VRITIMES





