Sandiaga Uno di Krakatau Industrial Business Gathering 2026: Saatnya Jadi First Mover, Bukan Wait and See

Jakarta (24/1) – PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS) menegaskan komitmennya dalam memperkuat posisi Kawasan Industri Krakatau sebagai episentrum pertumbuhan ekonomi nasional melalui gelaran Krakatau Industrial Business Gathering 2026. Langkah strategis ini diambil guna menangkap peluang investasi global dan mendorong transformasi kawasan menuju Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).

“Sebagai tuan
rumah kawasan industri, Krakatau Steel Group akan terus memberikan pelayanan
yang cepat, transparan, dan kemudahan berinvestasi bagi tenant dan investor.
Kolaborasi adalah kunci membangun kawasan industri yang kompetitif,” jelas Direktur Utama
Krakatau Steel, Dr.
Akbar Djohan pada sambutannya.

Optimisme Investasi dan
Momentum “First Mover”

Kehadiran Sandiaga Salahuddin Uno (Menteri
Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI Periode 2020-2024) sebagai pembicara utama
memperkuat optimisme para tenant.
Dalam paparannya yang bertajuk “Peluang
Ekonomi, Investasi, dan Daya Saing Kawasan Industri”, ia memberikan
perspektif strategis mengenai arah kebijakan ekonomi dan peluang ekspansi
industri nasional pada tahun 2026.

Sandiaga menegaskan bahwa ekonomi Indonesia
tetap solid dengan pertumbuhan di atas 5
persen. Menurutnya, daya saing kawasan industri yang meningkat menjadi faktor
kunci yang membuka ruang investasi lebih luas.

“Kawasan industri adalah engine pertumbuhan
ekonomi nasional yang berkontribusi signifikan terhadap PDB, lapangan kerja,
dan ekspor nonmigas. Dengan kondisi PMI manufaktur yang ekspansif di tahun
2026, ini bukan
saatnya untuk wait and see, melainkan momen tepat menjadi first mover dalam berinvestasi,”
tegas Sandiaga.

Lebih
lanjut, ia menekankan bahwa masa depan kawasan industri terletak pada integrasi
konsep Special Economic Zone (SEZ) dan Green Economy. Dukungan energi
terbarukan, konektivitas logistik yang efisien, serta prinsip keberlanjutan
menjadi syarat mutlak untuk menarik minat investor global.

“Keberlanjutan
harus menjadi nilai tambah bisnis—doing good and profitable. Melalui inovasi,
adaptasi, dan kolaborasi, kawasan industri dapat bertransformasi menjadi
ekosistem unggulan yang tidak hanya menarik investasi berkualitas, tetapi juga
memperkuat basis ekspor nasional,” pungkasnya.

Ekspansi Global dan
Hilirisasi Industri 

Sejalan dengan pesan Presiden Republik
Indonesia pada World
Economic Forum 2026 di Davos mengenai pentingnya stabilitas
dan ekosistem industri yang kuat,
Krakatau Steel berkomitmen tidak hanya memperkuat bisnis inti baja, tetapi juga
membangun ekosistem industri terpadu yang berkelanjutan dan berdaya saing
global.

“Semangat Krakatau Steel untuk Go Global semakin
nyata. Setelah bermitra strategis dengan Korea Selatan dan Jepang, kini
investor asal Tiongkok telah bergabung membangun fasilitas bijih plastik di
Cilegon. Dalam waktu dekat, investasi pabrik EV Truck dan proyek strategis lainnya akan
segera menyusul,” ungkap Dr. Akbar Djohan, yang juga menjabat sebagai
Chairman Indonesia Iron & Steel Industry Association (IISIA) dan Chairman
Asosiasi Logistik & Forwarder Indonesia (ALFI/ILFA).

Transformasi Menuju Kawasan
Ekonomi Khusus (KEK) 

Forum
ini merupakan langkah strategis perusahaan dalam membangun ekosistem kawasan
industri yang berdaya saing, adaptif terhadap dinamika global, dan memperkuat
kolaborasi untuk menangkap peluang investasi baru.

Dr.
Akbar Djohan menambahkan, Krakatau Steel secara aktif mendorong transformasi
Kawasan Industri Krakatau menuju Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). Status KEK ini
diyakini akan memberikan insentif fiskal, kemudahan perpajakan, fasilitas
kepabeanan, serta penyederhanaan perizinan yang signifikan bagi investor.

Melalui
penguatan infrastruktur manufaktur terintegrasi ini, Krakatau Steel Group
berperan aktif mendukung agenda Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Prabowo
Subianto, sebagai upaya transformasi struktur ekonomi Indonesia yang lebih
produktif, inklusif, dan kompetitif di tingkat global.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Related Posts

    Berapa Tahun Idealnya untuk Menabung Emas? Ini Cara Menentukannya

    Punya tujuan keuangan jangka panjang sering kali membuat kita bertanya, berapa tahun idealnya untuk menabung emas? Apakah cukup satu tahun, tiga tahun, atau perlu lebih lama? Tidak ada satu periode…

    Zuo Hao Shi Tambah Kanal Resmi di Situs Web, Perkuat Jaringan Distribusi Obat Pegal Linu Berizin BPOM

    Zuo Hao Shi menambahkan kanal pemesanan resmi melalui situs zuohaoshiofficial.com sebagai pelengkap jaringan penjualan yang sudah berjalan di tiga toko resmi Shopee, yaitu Zuo Hao Shi Official Store, Gerobak Onlen,…

    You Missed

    Berapa Tahun Idealnya untuk Menabung Emas? Ini Cara Menentukannya

    Berapa Tahun Idealnya untuk Menabung Emas? Ini Cara Menentukannya

    XRPPower Expands Digital Asset Accessibility Through Mobile and Intelligent Technology

    XRPPower Expands Digital Asset Accessibility Through Mobile and Intelligent Technology

    Zuo Hao Shi Tambah Kanal Resmi di Situs Web, Perkuat Jaringan Distribusi Obat Pegal Linu Berizin BPOM

    Zuo Hao Shi Tambah Kanal Resmi di Situs Web, Perkuat Jaringan Distribusi Obat Pegal Linu Berizin BPOM

    Rayakan HUT ke-38, PT Jasamarga Tollroad Maintenance Berbagi Kebahagiaan dengan 50 Anak Yatim Piatu

    Rayakan HUT ke-38, PT Jasamarga Tollroad Maintenance Berbagi Kebahagiaan dengan 50 Anak Yatim Piatu

    FUGUKU MEMPERKENALKAN KOLEKSI “GROUND ZERO” DI ORCHARD ROAD FASHION WEEK, MENGHUBUNGKAN AKTIVASI GLOBAL DENGAN SENI MENGUMPULKAN KARYA FASHION BERKESADARAN

    FUGUKU MEMPERKENALKAN KOLEKSI “GROUND ZERO” DI ORCHARD ROAD FASHION WEEK, MENGHUBUNGKAN AKTIVASI GLOBAL DENGAN SENI MENGUMPULKAN KARYA FASHION BERKESADARAN

    Casino Plus Earns 5 Nominations at 2026 IAG Academy IR Awards, Including Best iGaming Operator

    Casino Plus Earns 5 Nominations at 2026 IAG Academy IR Awards, Including Best iGaming Operator