LindungiHutan Hadirkan 5 Jenis Sertifikat Digital sebagai Bukti Kontribusi Nyata Aksi Konservasi

Semarang, 12 Desember 2025 — LindungiHutan, platform crowdsourcing yang berfokus pada konservasi dan aksi penghijauan di Indonesia, resmi menghadirkan lima jenis sertifikat digital yang dirancang untuk memberikan bukti transparan, kredibel, dan mudah dibagikan atas kontribusi publik maupun perusahaan dalam berbagai kegiatan pelestarian lingkungan.

Sertifikat ini diterbitkan untuk meningkatkan akuntabilitas kampanye serta memperkuat rasa kepemilikan dan kebanggaan para kontributor terhadap dampak yang telah mereka hasilkan. Melalui sertifikat digital, setiap aksi konservasi kini dapat terdokumentasi dengan lebih baik, mulai dari donasi, aksi kolektif, hingga kolaborasi lintas sektor.

LindungiHutan menyediakan lima jenis sertifikat, masing-masing dengan fungsi dan kegunaan berbeda. Pertama, Sertifikat Donasi, yang diberikan kepada para donatur sebagai bukti dukungan pada kampanye penghijauan. Sertifikat ini memuat rincian donasi, kampanye yang didukung, serta estimasi dampak lingkungan dari kontribusi tersebut.

Kedua, Sertifikat Penghargaan, yang diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi signifikan dari individu, komunitas, atau mitra yang telah berperan besar dalam keberhasilan sebuah kampanye. Ketiga, Sertifikat Penanaman Pohon, yang kini menjadi dokumen penting bagi perusahaan dalam pelaporan ESG dan CSR. Sertifikat ini berisi detail lokasi, jumlah bibit yang ditanam, serta estimasi serapan karbon yang dihasilkan.

Jenis sertifikat keempat adalah Sertifikat Volunteer, diberikan kepada relawan yang terjun langsung dalam kegiatan penanaman pohon atau aksi lingkungan lainnya. Terakhir, Sertifikat Kolaborasi, yang menjadi bukti nyata kerja sama strategis antara LindungiHutan dan berbagai perusahaan, organisasi, atau komunitas dalam mewujudkan program konservasi yang berdampak luas.

Menurut LindungiHutan, penerbitan lima jenis sertifikat ini merupakan bagian dari komitmen untuk menghadirkan transparansi data, memudahkan proses pelaporan keberlanjutan, sekaligus meningkatkan engagement publik. Sertifikat digital juga mempermudah mitra perusahaan dalam mendokumentasikan aktivitas CSR, mengukur dampak, dan membagikan capaian keberlanjutan kepada stakeholder.

“Melalui sertifikat digital yang terstandarisasi dan mudah diverifikasi, kami ingin memastikan bahwa setiap kontribusi terhadap lingkungan memiliki jejak yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan. Ini adalah langkah untuk menguatkan kolaborasi, membangun kepercayaan, dan memperluas partisipasi masyarakat dalam pelestarian lingkungan,” ungkap Ben, CEO LindungiHutan.

Dengan lebih dari 1 juta pohon tertanam, 34 lokasi penghijauan, dan ribuan kolaborator dari berbagai sektor, LindungiHutan terus berupaya menghadirkan inovasi yang mempercepat aksi kolaboratif dalam pelestarian alam.

Untuk mengetahui lebih dalam tentang sertifikat kontribusi dan peluang kolaborasi lingkungan bersama LindungiHutan, kunjungi lindungihutan.com

About LindungiHutan

LindungiHutan adalah start-up lingkungan yang berfokus pada aksi konservasi hutan dan pemberdayaan masyarakat sekitar hutan. Sebanyak 1 juta pohon telah ditanam bersama lebih dari 600+ brand dan perusahaan. Kami menggandeng masyarakat lokal di 30+ lokasi penanaman yang tersebar di Indonesia. Kami menghadirkan beberapa program seperti Corporatree, Collaboratree dengan skema Product Bundling, Service Bundling dan Project Partner, serta program Carbon Offset.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

  • Related Posts

    PTPN Group Catatkan Laba Rp6,39 Triliun, Perkuat Kinerja Berkelanjutan dan Dampak Sosial

    Jakarta – PT Perkebunan Nusantara III (Persero) menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPS) Tahun Buku 2025 di Gedung BP BUMN, Jakarta, pada Senin (30/6). RUPS dihadiri dan disaksikan oleh…

    Kemenko Bidang Pangan dan IDSurvey Akselerasi Program Green and Smart Port Demi Perkuat Efektivitas Logistik Pangan dalam Mendorong Terwujudnya Ketahanan Pangan Nasional

    Jakarta, 1 Juli 2026 – Kementerian Koordinator Bidang Pangan bersama IDSurvey menyelenggarakan serangkaian agenda Green and Smart Port Initiatives (GSPI) ASRI 2026 sebagai tindak lanjut hasil Asesmen Green and Smart…

    You Missed

    Kemenko Bidang Pangan dan IDSurvey Akselerasi Program Green and Smart Port Demi Perkuat Efektivitas Logistik Pangan dalam Mendorong Terwujudnya Ketahanan Pangan Nasional

    PTPN Group Catatkan Laba Rp6,39 Triliun, Perkuat Kinerja Berkelanjutan dan Dampak Sosial

    Pernah Dengar Metode Sinking Fund? Cara Menyiapkan Pengeluaran Besar Tanpa Bikin Keuangan Kaget

    BP Tapera Optimis Capai Target 2026

    PTPP Kembali Diakui dalam Fortune Southeast Asia 500 Tahun 2026, Tegaskan Daya Saing dan Ketahanan Bisnis di Tingkat Regional

    Aice Got You! Panggung Crispymu! Season 2 Resmi Dimulai di Tangerang