Penjualan Tiket Nataru Tembus 170 Ribu, KAI Daop 1 Pastikan Kursi Harian Cukup untuk Pelanggan

Jakarta, 24 November 2025 – Minat masyarakat untuk bepergian menggunakan kereta api pada masa libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 terus meningkat. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta mencatat lebih dari 170.000 tiket Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) telah terjual untuk periode keberangkatan 19 Desember 2025 hingga 5 Januari 2026.

Untuk layanan KA Lokal, penjualan tiket periode 19–24 Januari 2025 mencapai 306 tiket, menunjukkan kebutuhan masyarakat terhadap moda transportasi yang mudah diakses, efisien, dan terjangkau.

Selain penjualan tiket, KAI Daop 1 Jakarta juga melaporkan ketersediaan tempat duduk sementara selama masa angkutan Nataru 2025/2026. Rata-rata sekitar 35 ribuan tempat duduk per hari disediakan untuk pelanggan, terdiri atas:

Pelanggan KA saat melakukan boarding face recognition di Stasiun Gambir

17 ribuan tempat duduk untuk keberangkatan dari Stasiun Gambir,

18 ribuan tempat duduk untuk keberangkatan dari Stasiun Pasar Senen.

Dari sisi operasional, terdapat 72 perjalanan KAJJ reguler setiap harinya (tidak termasuk KA tambahan). Rinciannya:

37 perjalanan berangkat dari Stasiun Gambir,

35 perjalanan berangkat dari Stasiun Pasar Senen.

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko, menjelaskan bahwa peningkatan penjualan ini diprediksi akan terus berlanjut hingga puncak masa libur tiba. “Antusiasme masyarakat untuk bepergian sangat tinggi. Kami mengimbau pelanggan agar segera memesan tiket lebih awal selagi ketersediaan kursi masih cukup banyak, terutama pada tanggal-tanggal favorit,” ujarnya.

Ixfan menegaskan bahwa KAI Daop 1 Jakarta telah mempersiapkan seluruh aspek operasional, mulai dari kesiapan sarana, prasarana, pengaturan perjalanan kereta, hingga kualitas pelayanan di stasiun dan selama perjalanan, demi memastikan layanan Nataru berjalan lancar, aman, dan nyaman.

KAI mengingatkan bahwa pembelian tiket hanya melalui saluran resmi seperti Access by KAI, website kai.id, dan mitra resmi lainnya guna menghindari penipuan serta memastikan pelanggan mendapatkan informasi dan tarif yang valid.

  • Related Posts

    Bukan Hanya Biaya, Developer Mulai Pertimbangkan Efisiensi dan Ketahanan Sistem Pintu

    Biaya tetap menjadi faktor penting dalam proyek konstruksi. Namun, keputusan terhadap komponen bangunan semakin perlu melihat nilai yang diberikan sepanjang masa penggunaan, termasuk ketahanan, kebutuhan perawatan, biaya penggantian, dan performa.…

    PTPN I, Subholding Perkebunan Nusantara Teguhkan Komitmen sebagai Pilar Kedaulatan Negara

    JAKARTA – Lima aspek fundamental pembentuk kedaulatan negara melekat pada bisnis PTPN I (Persero). Bergerak di industri agro, anak usaha PTPN III (Persero) ini segaris dengan ketersediaan pangan. Sifat padat…

    You Missed

    Bukan Hanya Biaya, Developer Mulai Pertimbangkan Efisiensi dan Ketahanan Sistem Pintu

    Bukan Hanya Biaya, Developer Mulai Pertimbangkan Efisiensi dan Ketahanan Sistem Pintu

    PTPN I, Subholding Perkebunan Nusantara Teguhkan Komitmen sebagai Pilar Kedaulatan Negara

    PTPN I, Subholding Perkebunan Nusantara Teguhkan Komitmen sebagai Pilar Kedaulatan Negara

    Diperkuat dengan Teknologi AI dan Pengalaman Lebih dari 100 Tahun, Media Info Grup Indonesia Resmi Meluncurkan Layanan Media Intelligence di Indonesia

    Diperkuat dengan Teknologi AI dan Pengalaman Lebih dari 100 Tahun, Media Info Grup Indonesia Resmi Meluncurkan Layanan Media Intelligence di Indonesia

    Beyond the Corporate Gift Catalogue: 30% of Island Whisper Atelier Projects Now Extend Beyond Luxury Hand Fans

    Beyond the Corporate Gift Catalogue: 30% of Island Whisper Atelier Projects Now Extend Beyond Luxury Hand Fans

    Kompetisi Nasional Pertama di Indonesia yang Mengangkat Oleh-Oleh sebagai Media Cerita Destinasi Umumkan Pemenang

    Kompetisi Nasional Pertama di Indonesia yang Mengangkat Oleh-Oleh sebagai Media Cerita Destinasi Umumkan Pemenang

    Ba góc nhìn và một hành trình đối thoại tại The Gastronomy Blueprint

    Ba góc nhìn và một hành trình đối thoại tại The Gastronomy Blueprint