BSI Maslahat Raih Penghargaan Mitra Penggerak Program GENTING dari BKKBN

Jakarta — BSI Maslahat bersama Bank Syariah Indonesia meraih penghargaan sebagai Mitra Penggerak dalam program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING). Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Menteri Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Nasional (BKKBN), Wihaji, kepada Direktur Eksekutif BSI Maslahat, Sukoriyanto Saputro, pada Rabu (15/10).

Penganugerahan diselenggarakan dalam rangkaian acara Talkshow Solidaritas GENTING bertema “Tumbuh Tanpa Batas, Generasi Bebas Stunting” di Menara Kompas, Jakarta. Apresiasi ini diberikan kepada BSI Maslahat selaku Orang Tua Asuh dalam program GENTING atas komitmen dan kontribusi nyatanya dalam upaya pencegahan serta pengentasan stunting di Indonesia.

Dalam sambutannya, Menteri BKKBN Wihaji menyampaikan pentingnya kolaborasi lintas lembaga dalam menjalankan program GENTING. “Dalam menjalankan program GENTING, BKKBN terus menjalin kerja sama dan kemitraan. Jika hanya mengandalkan kami, tentu target yang telah ditetapkan sulit tercapai. Saya sangat mengapresiasi dukungan para Orang Tua Asuh atas dedikasi dan kontribusinya dalam mengentaskan stunting di Indonesia,” ujar Wihaji.

Sebagai Orang Tua Asuh, BSI Maslahat menyalurkan bantuan senilai Rp702 juta. Bantuan tersebut mencakup paket makanan bergizi untuk baduta dan ibu hamil selama enam bulan. Selain itu, fasilitas sanitasi serta sarana air bersih atau MCK juga disediakan bagi masyarakat penerima manfaat. Program ini juga menghadirkan sosialisasi dan edukasi mengenai deteksi serta pencegahan stunting sejak dini bagi keluarga risiko stunting (KRS).

Saat ini, terdapat 72.182.781 keluarga di Indonesia, dengan 40.434.011 keluarga tergolong berisiko stunting. Kolaborasi antara BKKBN, BSI Maslahat, dan berbagai lembaga lain sebagai Orang Tua Asuh menjadi langkah penting dalam percepatan penanganan stunting nasional.

Angka stunting di Indonesia masih berada pada level 19,8% dan terus menjadi fokus utama pemerintah. Melalui program GENTING, pemerintah menargetkan satu juta penerima manfaat pada tahun 2025.

  • Related Posts

    Kepadatan Arus Balik Lebaran Di Daop 2 Bandung Terpantau Merata, Kebijakan WFA dan Stimulus Diskon Tiket Jadi Faktor Pendorong

    Bandung (Jawa Barat), 28 Maret 2026 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung mencatat arus balik Angkutan Lebaran 2026 di wilayahnya berlangsung relatif merata. Hal ini terlihat…

    Intervyou Persenjatai Gen Z dengan Platform Karir Berbasis Generative AI

    Menjawab krisis 7,4 juta pengangguran di Indonesia, PT Intervyou Labs Indonesia meluncurkan platform persiapan karir berbasis Generative AI dan Computer Vision pertama yang mengintegrasikan optimasi CV ATS dengan simulasi wawancara…

    You Missed

    Kepadatan Arus Balik Lebaran Di Daop 2 Bandung Terpantau Merata, Kebijakan WFA dan Stimulus Diskon Tiket Jadi Faktor Pendorong

    Kepadatan Arus Balik Lebaran Di Daop 2 Bandung Terpantau Merata, Kebijakan WFA dan Stimulus Diskon Tiket Jadi Faktor Pendorong

    Intervyou Persenjatai Gen Z dengan Platform Karir Berbasis Generative AI

    Intervyou Persenjatai Gen Z dengan Platform Karir Berbasis Generative AI

    Community Engagement Berbasis Data Jadi Strategi Baru Brand Bangun Loyalitas Konsumen

    Community Engagement Berbasis Data Jadi Strategi Baru Brand Bangun Loyalitas Konsumen

    Zero Accident di Lingkungan Kantor, LRT Jabodebek Catat Kinerja Keselamatan Kerja Optimal Awal 2026

    Zero Accident di Lingkungan Kantor, LRT Jabodebek Catat Kinerja Keselamatan Kerja Optimal Awal 2026

    TM Facial Glow, Tempat Perawatan Kecantikan Modern dengan 18 Cabang, Siap Ekspansi ke Seluruh Indonesia

    TM Facial Glow, Tempat Perawatan Kecantikan Modern dengan 18 Cabang, Siap Ekspansi ke Seluruh Indonesia

    Selama Periode Mudik Lebaran 2026 Tingkat Kemantapan Jalan Nasional Banten Capai 96 Persen

    Selama Periode Mudik Lebaran 2026 Tingkat Kemantapan Jalan Nasional Banten Capai 96 Persen