LindungiHutan Hadirkan Panduan untuk Dunia Usaha dan Organisasi di Tengah Perubahan Lanskap Kebijakan

Semarang, 12 Agustus 2025 – Di tengah meningkatnya tuntutan global terhadap praktik keberlanjutan, LindungiHutan meluncurkan inisiatif Kumpulan Regulasi dan Peraturan Seputar Kegiatan Sustainability sebagai kontribusi konkret untuk membantu pelaku usaha, pemerintah daerah, dan organisasi non-profit memahami kerangka hukum yang mengatur aksi lingkungan di Indonesia.

Fokus utama panduan ini adalah memetakan aturan nasional, daerah, dan internasional yang memengaruhi implementasi program keberlanjutan, mulai dari perlindungan ekosistem, pengelolaan emisi, hingga pelaporan keberlanjutan (sustainability reporting).

Menurut data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), penerapan regulasi terkait lingkungan di sektor swasta masih belum merata. Banyak perusahaan dan komunitas yang memiliki inisiatif keberlanjutan, tetapi belum sepenuhnya menyesuaikan dengan kerangka hukum yang berlaku, sehingga berisiko menghadapi hambatan operasional atau sanksi administratif. Di sinilah panduan ini hadir, sebagai solusi praktis untuk memadukan misi hijau dengan kepatuhan hukum.

“Keberlanjutan yang kuat bukan hanya soal dampak positif bagi lingkungan, tetapi juga kepatuhan pada aturan yang berlaku. Panduan ini kami susun agar pelaku usaha dan organisasi punya rujukan yang jelas, terstruktur, dan mudah diakses,” ujar Ben, CEO LindungiHutan.

Salah satu bagian penting dalam panduan ini membahas keterkaitan antara komitmen internasional, seperti keterkaitan Paris Agreement dengan kebijakan nasional, serta bagaimana pelaku usaha dapat mengantisipasi perubahan regulasi yang sejalan dengan target Net Zero Emission 2060 Indonesia. Selain itu, panduan ini memuat daftar peraturan teknis, panduan izin, dan studi kasus implementasi kebijakan di berbagai sektor, termasuk energi, kehutanan, dan kelautan.

LindungiHutan sendiri telah banyak terlibat dalam program konservasi yang memerlukan koordinasi erat dengan pemerintah dan masyarakat lokal. Dari pengalaman tersebut, LindungiHutan menyadari bahwa kesuksesan proyek keberlanjutan tidak hanya ditentukan oleh inovasi di lapangan, tetapi juga kesiapan memahami dan mematuhi regulasi yang berlaku.

“Banyak pihak yang punya niat baik, tapi gagal mengeksekusi karena tersandung masalah perizinan atau kurang memahami regulasi. Panduan ini membantu menutup celah itu,” tambah Ben.

LindungiHutan mengajak seluruh pelaku industri dan organisasi untuk menjadikan kepatuhan regulasi sebagai bagian integral dari strategi keberlanjutan mereka. Dengan begitu, aksi lingkungan dapat memberikan dampak positif yang konsisten, memiliki legitimasi kuat, dan membuka peluang untuk mengakses insentif hijau (green financing, tax holiday, atau program pemerintah).

EBook ini dapat diunduh secara gratis di: https://lynk.id/lindungihutan/KDlmAe1

Dengan peluncuran ini, LindungiHutan berharap lebih banyak pihak tergerak untuk menyelaraskan misi keberlanjutan mereka dengan kerangka hukum, sehingga tercipta sinergi antara inisiatif lingkungan dan pembangunan berkelanjutan di Indonesia.

  • Related Posts

    5 Rekomendasi Pet Friendly Cafe di Jakarta untuk Hangout di Akhir Pekan

    Pawfriends, akhir pekan adalah waktu yang tepat untuk menghabiskan waktu berkualitas bersama anjing kesayangan Anda. Salah satu kegiatan yang semakin diminati oleh para dog owner adalah mengunjungi pet cafe Jakarta.…

    Pelindo Tanjungpinang Sukses Layani 221 Ribu Penumpang Periode Nataru 2025/2026

    Tanjungpinang, Januari 2026 – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) melalui Subholding PT Pelindo Multi Terminal (SPMT) menunjukkan komitmennya dalam menjaga kelancaran operasional dan kualitas layanan selama periode Angkutan Natal 2025 dan…

    You Missed

    Australia Day warning: Why backyard parties are a ‘danger zone’ for toddlers

    Australia Day warning: Why backyard parties are a ‘danger zone’ for toddlers

    Indonesia’s 90-Day Trial Work Visa Signals a Shift in How Short-Term Talent Is Regulated

    Indonesia’s 90-Day Trial Work Visa Signals a Shift in How Short-Term Talent Is Regulated

    5 Rekomendasi Pet Friendly Cafe di Jakarta untuk Hangout di Akhir Pekan

    5 Rekomendasi Pet Friendly Cafe di Jakarta untuk Hangout di Akhir Pekan

    Pelindo Tanjungpinang Sukses Layani 221 Ribu Penumpang Periode Nataru 2025/2026

    Pelindo Tanjungpinang Sukses Layani 221 Ribu Penumpang Periode Nataru 2025/2026

    ASUENE Supports Kao in Integrating Global GHG emissions data and ESG Data for SSBJ, CDP, and CSRD Compliance

    ASUENE Supports Kao in Integrating Global GHG emissions data and ESG Data for SSBJ, CDP, and CSRD Compliance

    Saham Intel Melonjak Jelang Rilis Laporan Keuangan, Sektor Semikonduktor Menguat

    Saham Intel Melonjak Jelang Rilis Laporan Keuangan, Sektor Semikonduktor Menguat