Emas Jatuh Empat Hari Beruntun, XAU/USD Tersungkur ke $3.312

Harga Emas (XAU/USD) kembali tertekan untuk keempat kalinya berturut-turut, melemah lebih dari 0,60% pada pembukaan perdagangan hari ini (29/7) setelah Uni Eropa dan Amerika Serikat menyepakati pemangkasan tarif impor UE dari 30% menjadi 15%. Kesepakatan ini menambah kekuatan Dolar AS, sehingga menurunkan minat terhadap XAU/USD.  

Menurut Andy Nugraha analis dari Dupoin Futures Indonesia, harga emas berada di level $3.312 per troy ounce, turun dari titik tertinggi intraday di $3.345.

Andy juga menjelaskan bahwa rangkaian pola candlestick dipadu dengan sinyal dari Moving Average mengonfirmasi bahwa tekanan jual masih memimpin pasar. “Tren bearish pada XAU/USD terlihat semakin terjal,” ujarnya. Ia menambahkan, jika sentimen pelemahan terus berlanjut, harga berisiko menyentuh level psikologis $3.300. Sebaliknya, jika support ini mampu menahan arus jual, potensi rebound akan mengarah ke area $3.344.

Sentimen pasar sempat mereda pada Selasa lalu ketika kabar kesepakatan dagang AS–UE meredam kekhawatiran eskalasi perang tarif. Indeks Dolar AS (DXY) menguat hampir 1% ke posisi 98,64, meningkatkan daya tarik dolar dan membayangi prospek emas sebagai aset lindung nilai. Hal ini tercermin pada XAU/USD yang sempat bertengger di kisaran $3.320-an sebelum akhirnya melanjutkan penurunan.

Di pasar obligasi, imbal hasil tenor 10 tahun AS naik 2,5 basis poin menjadi 4,41%, sementara imbal hasil riil meningkat mendekati tiga basis poin ke 1,974%. Kenaikan imbal hasil ini meningkatkan biaya peluang memegang logam mulia, sehingga menambah tekanan jual. Meskipun AS telah meraih kemajuan dalam negosiasi dengan sejumlah mitra dagang, kurangnya terobosan dengan Kanada dan Meksiko turut menahan laju pemulihan harga emas.

Para pelaku pasar kini menantikan keputusan suku bunga The Fed pada 30 Juli mendatang. Berdasarkan CME FedWatch, peluang The Fed mempertahankan tingkat suku bunga berada di level 96%, sedangkan kemungkinan pemotongan hanya 4%. Keputusan ini, bersama konferensi pers Ketua The Fed Jerome Powell, diyakini akan menjadi katalis utama pergerakan XAU/USD selanjutnya.

Selain itu, rangkaian data makro AS pekan depan—mulai dari laporan GDP, data ketenagakerjaan, survei PMI Manufaktur ISM, hingga Indeks Harga PCE Inti—akan menjadi sorotan untuk menilai kekuatan ekonomi dan arah kebijakan moneter. Andy Nugraha merekomendasikan agar trader menjaga posisi dengan ketat dan memantau rentang $3.300–$3.344 sebagai acuan utama. “Pergerakan harga di luar level tersebut akan menentukan tren jangka pendek XAU/USD,” tutupnya.

  • Related Posts

    Bittime: Regulasi dan Inovasi Perlu Berjalan Seimbang untuk Perkuat Ekosistem Kripto

    Bittime menilai penguatan ekosistem aset kripto Indonesia perlu didukung keseimbangan antara regulasi, inovasi, dan perlindungan konsumen. Melalui Bittime Futures, Bittime menghadirkan pilihan perdagangan derivatif sebagai bagian dari ekosistem Spot, Staking,…

    Peringati Tiga Tahun Beroperasi, LRT Jabodebek Tanam 123 Pohon dan Gelar Donor Darah

    Memasuki tiga tahun operasional, LRT Jabodebek memperingatinya dengan kegiatan yang memberikan dampak bagi lingkungan dan masyarakat. Pada Jumat (28/8), sebanyak 123 pohon Pule ditanam di 10 stasiun, sementara kegiatan donor…

    You Missed

    Vietnam Wedding Week 2026 Closes The Love City, Bringing Bridal Fashion, Experience and the Wedding Ecosystem Together

    Vietnam Wedding Week 2026 Closes The Love City, Bringing Bridal Fashion, Experience and the Wedding Ecosystem Together

    2026 Investment Trends: AI, Stocks, Gold and Digital Assets

    2026 Investment Trends: AI, Stocks, Gold and Digital Assets

    Historic vote completes Australia’s VAD journey – but NT law falls short

    Historic vote completes Australia’s VAD journey – but NT law falls short

    Bittime: Regulasi dan Inovasi Perlu Berjalan Seimbang untuk Perkuat Ekosistem Kripto

    Bittime: Regulasi dan Inovasi Perlu Berjalan Seimbang untuk Perkuat Ekosistem Kripto

    Peringati Tiga Tahun Beroperasi, LRT Jabodebek Tanam 123 Pohon dan Gelar Donor Darah

    Peringati Tiga Tahun Beroperasi, LRT Jabodebek Tanam 123 Pohon dan Gelar Donor Darah

    Danantara Indonesia Tinjau Integrasi Tiga Pilar Layanan Jasa Marga untuk Tingkatkan Customer Experience

    Danantara Indonesia Tinjau Integrasi Tiga Pilar Layanan Jasa Marga untuk Tingkatkan Customer Experience