Kredibel di Mata Investor, Obligasi Berkelanjutan I Tahap I BRI Finance Oversubscribed 205%

Jakarta, 15 Juli 2025 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”), perusahaan pembiayaan yang merupakan anak usaha dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk., menerbitkan Obligasi Berkelanjutan I Tahap I Tahun 2025 senilai Rp700 miliar. Penerbitan ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang perusahaan dalam memperkuat struktur pendanaan serta mendukung ekspansi bisnis yang berkelanjutan di tengah dinamika sektor keuangan nasional.

Obligasi ini terdiri dari dua seri dan telah resmi dicatatkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 11 Juli 2025. Seri A memiliki nilai pokok Rp200 miliar dengan tingkat bunga tetap 6,35% per tahun dan jatuh tempo pada 15 Juli 2026. Sementara itu, Seri B diterbitkan senilai Rp500 miliar dengan tingkat bunga tetap 6,80% per tahun dan jatuh tempo pada 10 Juli 2028. Pembayaran bunga dilakukan setiap tiga bulan, dengan pembayaran pertama dijadwalkan pada 8 Oktober 2025.

Penerbitan obligasi menjadi langkah strategis untuk memperoleh sumber pendanaan alternatif di luar pinjaman perbankan, dengan biaya dana yang lebih efisien dan struktur pembiayaan yang lebih fleksibel. Pada masa penawaran umum yang berlangsung pada 30 Juni hingga 4 Juli 2025, obligasi ini mencatatkan kelebihan permintaan (oversubscription) hingga 205% dari total nilai yang ditawarkan.  Direktur Utama BRI Finance, Wahyudi Darmawan, menyampaikan bahwa pencapaian tersebut menjadi sinyal positif bagi industri pembiayaan.

Wahyudi mengungkapkan, “Tingginya minat investor yang tercermin dari kondisi oversubscription hingga 205% merupakan indikator kuat bahwa kepercayaan pasar terhadap BRI Finance maupun prospek industri pembiayaan nasional terus meningkat. Ini juga menunjukkan optimisme terhadap pemulihan ekonomi nasional, terutama di sektor-sektor produktif seperti otomotif yang saat ini menunjukkan tren pertumbuhan yang menjanjikan.”

Sebagai bagian dari penerbitan obligasi ini, BRI Finance memperoleh peringkat idAA (double A) dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo), mencerminkan kapasitas kuat dalam memenuhi kewajiban finansial jangka panjang. Sepanjang tahun 2025, tren penerbitan obligasi BRI Finance menunjukkan pertumbuhan yang signifikan, salah satunya melalui penerbitan dua seri baru dalam kerangka Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) dengan total nilai hingga Rp 1,7 triliun. 

“Kami berkomitmen untuk mengembangkan bisnis secara berkelanjutan melalui inovasi produk, peningkatan layanan, serta strategi pendanaan yang adaptif. Ke depan, sinergi dengan BRI Group akan terus kami perkuat untuk memberikan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan,” tutup Wahyudi.

  • Related Posts

    Digitalisasi Administrasi Pemerintahan dengan Tanda Tangan Elektronik

    Digitalisasi administrasi dengan tanda tangan elektronik membantu instansi pemerintah mempercepat proses layanan, meningkatkan keamanan dokumen, dan mengurangi risiko pemalsuan. Melalui solusi seperti ezSign, transformasi layanan publik dapat dilakukan secara bertahap…

    Paviliun Indonesia Debut di INNOPROM 2026, Perkuat Diplomasi Industri di Pasar Rusia dan Eurasia

    Di tengah meningkatnya kebutuhan dunia akan rantai pasok yang lebih tangguh dan kemitraan manufaktur baru, Indonesia mencatat sejarah sebagai negara pertama dari Asia Tenggara yang dipercaya menjadi Official Partner Country…

    You Missed

    Digitalisasi Administrasi Pemerintahan dengan Tanda Tangan Elektronik

    Digitalisasi Administrasi Pemerintahan dengan Tanda Tangan Elektronik

    VRITIMES Expands Its Media Partnership Network with New Digital Publishers Across the Philippines

    VRITIMES Expands Its Media Partnership Network with New Digital Publishers Across the Philippines

    Paviliun Indonesia Debut di INNOPROM 2026, Perkuat Diplomasi Industri di Pasar Rusia dan Eurasia

    Paviliun Indonesia Debut di INNOPROM 2026, Perkuat Diplomasi Industri di Pasar Rusia dan Eurasia

    Indonesia Tawarkan 180 Kawasan Industri kepada Investor Rusia di INNOPROM 2026

    Indonesia Tawarkan 180 Kawasan Industri kepada Investor Rusia di INNOPROM 2026

    Indonesia Tandatangani 7 Memorandum of Understanding (MoU) pada INNOPROM 2026 untuk Tembus Pasar Eurasia

    Indonesia Tandatangani 7 Memorandum of Understanding (MoU) pada INNOPROM  2026 untuk Tembus Pasar Eurasia

    Indonesia Perkuat Diplomasi Industri Lewat Inovasi Bioenergi Sawit di Rusia

    Indonesia Perkuat Diplomasi Industri Lewat Inovasi Bioenergi Sawit di Rusia