68% Pencarian Kini Berakhir Tanpa Klik, Merek yang Tak Disebut AI Otomatis Tersingkir

Cara orang menemukan sebuah merek sedang berubah secara mendasar. Menurut analisis SparkToro terhadap data Similarweb, sekitar 68% pencarian Google di Amerika Serikat pada 2026 berakhir tanpa satu klik pun ke situs mana pun, naik dari sekitar 58,5% pada 2024. Artinya, kurang dari satu dari tiga pencarian masih membawa pengguna keluar dari halaman hasil pencarian menuju situs web yang terbuka.

Riset Bain & Company terhadap konsumen turut mencatat bahwa 80% responden kini mengandalkan hasil yang dihasilkan AI untuk setidaknya 40% dari aktivitas pencarian mereka, dan 60% pencarian berakhir tanpa klik karena jawabannya sudah dianggap cukup di halaman hasil. Pola ini bukan sekadar perubahan minor pada perilaku digital, melainkan pergeseran struktural: jawaban yang dulunya berupa daftar tautan untuk dipilih sendiri, kini semakin sering langsung disajikan sebagai satu jawaban ringkas, lengkap dengan merek yang direkomendasikan di dalamnya, atau tanpa merek sama sekali.

Bagi konsumen, perubahan ini terasa seperti kemudahan. Bagi merek, ini menciptakan risiko baru: jika sebuah merek tidak disebut dalam jawaban yang dihasilkan AI, pengguna yang tidak pernah melihat daftar hasil pencarian juga tidak akan pernah menemukan merek tersebut, meski merek itu sebenarnya relevan dan berkualitas.

“Dulu, orang mencari lalu memilih sendiri dari daftar hasil. Sekarang, jawabannya sudah muncul lebih dulu, dan kalau merek tidak disebut di jawaban itu, merek tersebut otomatis tidak pernah masuk pertimbangan pelanggan,” ujar Alexandro Wibowo, Partner of Avonetiq.

Menjawab pergeseran ini, Avonetiq, Digital Authority Firm yang mengoperasionalkan pendekatannya lewat AVO by Avonetiq, mengembangkan metodologi untuk mengukur bagaimana sebuah merek benar-benar tampil dalam jawaban yang dihasilkan AI, bukan hanya pada posisi peringkat hasil pencarian tradisional.

Nama AVO sendiri sengaja dipakai ganda: sebagai singkatan dari disiplin Authority & Visibility Optimization yang menjadi kategori baru dalam pengukuran merek, sekaligus sebagai nama alat yang dikembangkan Avonetiq untuk menjalankan pengukuran tersebut.

“Kami melihat kebutuhan untuk memisahkan dua pertanyaan yang sering dianggap sama: apakah merek ini disebut oleh AI, dan kenapa AI mempercayainya untuk direkomendasikan. Dua pertanyaan itu butuh cara ukur yang berbeda,” tambah Alexandro.

Perubahan ini relevan bagi dua kelompok berbeda: pemilik merek yang ingin memastikan pelanggan mereka masih bisa menemukan mereka, dan agensi yang mengelola reputasi banyak klien sekaligus, di mana risiko kehilangan visibilitas terjadi bukan hanya sekali, tetapi berkali-kali lipat dari jumlah klien yang mereka tangani.

Pergeseran ini diperkirakan akan terus berlanjut seiring makin banyaknya pengguna yang beralih ke platform tanya jawab berbasis AI untuk aktivitas yang sebelumnya dilakukan melalui pencarian tradisional. Bagi pemilik merek maupun agensi, kemampuan mengukur keterlihatan di jawaban AI kemungkinan besar akan menjadi bagian standar dalam mengukur performa digital, alih-alih sekadar fitur tambahan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Related Posts

    Metranet Perkuat Ekosistem Digital Koperasi di Kabupaten Bogor melalui KoperasiGO

    Kolaborasi bersama DEKOPINDA Kabupaten Bogor memperkuat pemanfaatan teknologi untuk mendorong tata kelola dan layanan koperasi yang lebih modern dan berdaya saing. Koperasi memiliki peran penting dalam menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat…

    The Pawciety Club Bawa Dunia Dog Lovers ke PIK Avenue

    PIK Avenue merayakan pengalaman baru yaitu The Pawciety Club, sebuah perayaan yang mengangkat ikatan istimewa antara anjing dan pemiliknya melalui beragam pilihan produk, aktivitas interaktif, dan pengalaman pet lifestyle. PIK…

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    CAPTCHA


    You Missed

    Metranet Perkuat Ekosistem Digital Koperasi di Kabupaten Bogor melalui KoperasiGO

    Metranet Perkuat Ekosistem Digital Koperasi di Kabupaten Bogor melalui KoperasiGO

    The Pawciety Club Bawa Dunia Dog Lovers ke PIK Avenue

    The Pawciety Club Bawa Dunia Dog Lovers ke PIK Avenue

    Kemendag Kembangkan InaExport Jadi Ekosistem B2B, Holding Perkebunan Nusantara melalui PTPN IV PalmCo Perluas Akses Pasar Ekspor

    Kemendag Kembangkan InaExport Jadi Ekosistem B2B, Holding Perkebunan Nusantara melalui PTPN IV PalmCo Perluas Akses Pasar Ekspor

    Momentum TEI ke-41 Dorong Ekspor dan Tingkatkan Daya Saing Produk

    Momentum TEI ke-41 Dorong Ekspor dan Tingkatkan Daya Saing Produk

    Dorothy International 2026 Autumn Auction Highlight – Mountains Across the Scroll: Yun Shouping’s Ten Thousand Miles of Mountains and Rivers

    Excellence in Strategic Mining Investment, Bukti Investasi Mineral Perkuat Industrialisasi Nasional

    Excellence in Strategic Mining Investment, Bukti Investasi Mineral Perkuat Industrialisasi Nasional