5 Tips yang Harus Kamu Tahu Sebelum Membayar Tagihan BPJS Kesehatan

Membayar iuran BPJS Kesehatan secara rutin menjadi bagian penting untuk menjaga status kepesertaan tetap aktif. Namun, sebelum melakukan pembayaran, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, mulai dari mengetahui waktu pembayaran, mengecek jumlah tagihan, hingga memilih metode pembayaran yang praktis.

Kalau kamu masih bertanya tagihan BPJS muncul tanggal berapa, sebenarnya yang lebih penting untuk diperhatikan adalah batas waktu pembayarannya. Untuk peserta mandiri atau PBPU dan BP, iuran BPJS Kesehatan perlu dibayarkan paling lambat tanggal 10 setiap bulan. 

Berikut lima tips yang bisa kamu perhatikan sebelum membayar tagihan BPJS Kesehatan.

1. Ketahui Batas Waktu Pembayaran BPJS Kesehatan

Pertanyaan tagihan BPJS muncul tanggal berapa cukup sering dicari karena peserta ingin mengetahui kapan harus mulai mengecek dan membayar iuran.

Untuk peserta PBPU dan BP, pembayaran iuran dilakukan paling lambat tanggal 10 setiap bulan. Karena itu, sebaiknya jangan menunggu mendekati tanggal jatuh tempo untuk mengecek tagihan. 

Dengan mengecek lebih awal, kamu punya waktu untuk memastikan jumlah tagihan dan menyiapkan dana yang diperlukan.

2. Pastikan Jumlah Tagihan Sebelum Membayar

Sebelum melakukan pembayaran, pastikan data peserta dan nominal yang muncul sudah sesuai.

Jumlah yang perlu dibayarkan dapat bergantung pada kepesertaan dan jumlah anggota keluarga yang terdaftar. Karena itu, jangan langsung melakukan pembayaran sebelum melihat rincian tagihannya.

3. Manfaatkan Cara Melihat Tagihan BPJS Secara Online

Sekarang kamu tidak harus datang ke kantor BPJS Kesehatan hanya untuk mengecek status pembayaran. Salah satu cara melihat tagihan BPJS secara online adalah melalui aplikasi Mobile JKN.

Peserta dapat menggunakan menu informasi iuran untuk mengetahui tagihan yang perlu dibayarkan. Pengecekan juga dapat dilakukan melalui layanan informasi BPJS Kesehatan lainnya sesuai kanal yang tersedia. 

Dengan begitu, kamu bisa mengetahui kondisi tagihan terlebih dahulu sebelum memilih metode pembayaran.

4. Pilih Metode Pembayaran yang Praktis

Setelah mengetahui nominal tagihan, kamu bisa memilih metode pembayaran yang paling praktis. Saat ini, pembayaran tagihan BPJS Kesehatan juga bisa dilakukan secara online, sehingga kamu tidak perlu datang langsung ke lokasi pembayaran. 

Dengan layanan digital, proses pengecekan hingga pembayaran dapat dilakukan melalui aplikasi yang menyediakan fitur pembayaran tagihan. Pastikan nomor peserta atau virtual account yang dimasukkan sudah benar, lalu cek kembali detail tagihan sebelum mengonfirmasi pembayaran. 

5. Simpan Bukti Pembayaran

Setelah pembayaran berhasil, jangan lupa menyimpan bukti transaksi. Bukti tersebut dapat membantu jika suatu saat kamu perlu melakukan pengecekan kembali terhadap pembayaran yang sudah dilakukan.

Bayar Tagihan BPJS Kesehatan di neobank

Membayar iuran secara rutin akan lebih mudah jika kamu sudah mengetahui kapan harus membayar, berapa nominal tagihannya, dan metode pembayaran yang akan digunakan.

Salah satu pilihannya adalah Bayar tagihan BPJS Kesehatan di aplikasi neobank dari Bank Neo Commerce. Fitur Pembayaran Tagihan BPJS Kesehatan tersedia di aplikasi neobank dan dapat digunakan untuk membayar tagihan BPJS secara digital. Melalui aplikasi neobank, pembayaran tagihan BPJS Kesehatan bisa dilakukan di menu Tagihan & Isi Ulang. 

Dengan Fitur Pembayaran Tagihan BPJS Kesehatan di aplikasi neobank dari Bank Neo Commerce, pembayaran tagihan BPJS dapat dilakukan secara digital. Selain BPJS, neobank juga menyediakan berbagai layanan pembayaran tagihan lainnya dalam satu aplikasi.

Jadi, mulai sekarang biasakan mengecek tagihan lebih awal dan menyelesaikan pembayaran sebelum batas waktu agar pengelolaan kebutuhan bulanan menjadi lebih teratur.

***

Jika ingin membayar tagihan BPJS Kesehatan, unduh aplikasi neobank melalui PlayStore atau App Store. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi halaman Tagihan dan Isi Ulang di website resmi Bank Neo Commerce. 

PT Bank Neo Commerce Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), serta merupakan peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Related Posts

    Di tengah Kerumunan Solo Run Fest 2026, BRI Eksis Hadirkan Layanan Perbankan

    Ribuan pelari memadati Kota Surakarta, Jawa Tengah, dalam gelaran Solo Run Fest (SRF) 2026, Minggu (27/9/2026). Di tengah antusiasme sekitar 7.000 peserta dari berbagai daerah di Indonesia hingga mancanegara, PT…

    BINUS @Semarang Hadirkan SEWUNARA 2026, Ruang Kolaborasi Global untuk Membayangkan Kota Masa Depan

    BINUS @Semarang menghadirkan SEWUNARA (Semarang International Art & Design Festival) 2026, sebuah perayaan kreatif berskala internasional yang mempertemukan akademisi, industri, pemerintah, organisasi profesi, desainer profesional, seniman, dan mahasiswa dari berbagai…

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    CAPTCHA


    You Missed

    Di tengah Kerumunan Solo Run Fest 2026, BRI Eksis Hadirkan Layanan Perbankan

    Di tengah Kerumunan Solo Run Fest 2026, BRI Eksis Hadirkan Layanan Perbankan

    2026 Exam Predictions: ATARMAxxing Targets Year 12 Revision Gaps

    2026 Exam Predictions: ATARMAxxing Targets Year 12 Revision Gaps

    How Year 12 students are getting ahead of their peers in 2026

    How Year 12 students are getting ahead of their peers in 2026

    BINUS @Semarang Hadirkan SEWUNARA 2026, Ruang Kolaborasi Global untuk Membayangkan Kota Masa Depan

    BINUS @Semarang Hadirkan SEWUNARA 2026, Ruang Kolaborasi Global untuk Membayangkan Kota Masa Depan

    PTPN Group bersama Satgas Karhutla Kolaborasi Atasi Karhutla

    PTPN Group bersama Satgas Karhutla Kolaborasi Atasi Karhutla

    Bridging the ₱180 Billion Gap: Why Philippine MSMEs Remain Starved of Capital Despite Driving the Economy

    Bridging the ₱180 Billion Gap: Why Philippine MSMEs Remain Starved of Capital Despite Driving the Economy