WSBP Catat Pendapatan Usaha Rp395,10 miliar pada Triwulan I/2026

Jakarta, April 2026 — PT Waskita Beton Precast Tbk (kode saham: WSBP) mencatatkan
Pendapatan Usaha sebesar Rp395,10 miliar. Perolehan ini didukung oleh kontribusi dari tiga lini bisnis
utama Perseroan, yaitu segmen Beton Precast, Beton Readymix and Quarry, serta Jasa Konstruksi
yang menjadi penggerak operasional perusahaan.

Kontribusi terbesar terhadap Pendapatan Usaha berasal dari segmen Beton Precast sebesar Rp142,86 miliar atau 36,16%, segmen Beton Readymix and Quarry sebesar Rp96,77 miliar atau 24,49%, dan segmen Jasa Konstruksi sebesar Rp155,46 miliar atau 39,35%. Sejalan dengan capaian tersebut, WSBP juga membukukan Laba Kotor sebesar Rp49,39 miliar.

“WSBP terus menjaga kinerja operasional yang optimal melalui penerapan efisiensi secara konsisten di seluruh lini usaha,” ujar Fandy Dewanto, Kepala Divisi Corporate Secretary WSBP.

Pendapatan Usaha Perseroan dihasilkan dari kontribusi pada berbagai proyek strategis di Indonesia, di antaranya Pembangunan Gedung Kuliah Jurusan Kesehatan Politeknik Negeri Madura TA 2025, Proyek Jalan Tol Palembang-Betung Seksi 1 dan Seksi 2, Proyek Marunda Expansion Phase 3, serta Proyek Pembangunan Jalan Tol Probolinggo-Banyuwangi Paket 3.

Selain itu, Perseroan terus menjalankan berbagai langkah efisiensi biaya untuk memperkuat kinerja keuangan. WSBP berhasil menurunkan Beban Penjualan sebesar Rp23,44 miliar atau turun 20,99% secara tahunan. Perseroan juga mencatatkan penurunan Beban Umum dan Administrasi sebesar Rp82,73 miliar atau turun 22,34% secara tahunan.

Lebih lanjut, ia menambahkan, “Dengan portofolio proyek yang berjalan serta optimalisasi aset yang dimiliki, WSBP berkomitmen untuk mempertahankan produktivitas dan memberikan nilai tambah bagi pembangunan infrastruktur nasional.”

Ke depan, WSBP akan terus berfokus pada peningkatan produktivitas, optimalisasi aset produksi, serta pelaksanaan proyek secara tepat waktu dan berkualitas. Perseroan juga konsisten menerapkan prinsip Tata Kelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance/GCG) dan manajemen risiko yang terukur sebagai bagian dari komitmen menjaga keberlanjutan usaha.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Related Posts

    SATU University Hadirkan Program Studi Baru di Palembang dan Pontianak, Siapkan Talenta Digital untuk Masa Depan

    Perkembangan teknologi digital terus mengubah cara dunia bekerja, berbisnis, dan berinteraksi. Kebutuhan industri terhadap talenta yang tidak hanya memahami teknologi, tetapi juga mampu menggabungkannya dengan perspektif bisnis dan manusia, semakin…

    Kembangkan Usaha Toko Pakaian dan Layani Kebutuhan Transaksi Masyarakat melalui BRILink

    Kutoarjo, November 2026 – BRI Branch Office Kutoarjo terus memperkuat komitmennya dalam mendorong inklusi keuangan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui jaringan BRILink Agen. Kehadiran BRILink Agen menjadi salah satu upaya…

    You Missed

    SATU University Hadirkan Program Studi Baru di Palembang dan Pontianak, Siapkan Talenta Digital untuk Masa Depan

    SATU University Hadirkan Program Studi Baru di Palembang dan Pontianak, Siapkan Talenta Digital untuk Masa Depan

    Kembangkan Usaha Toko Pakaian dan Layani Kebutuhan Transaksi Masyarakat melalui BRILink

    Kembangkan Usaha Toko Pakaian dan Layani Kebutuhan Transaksi Masyarakat melalui BRILink

    OJK Amankan Rp 825 Miliar Dana Korban Penipuan, Investor Kripto Waspadai Modus Scam

    OJK Amankan Rp 825 Miliar Dana Korban Penipuan, Investor Kripto Waspadai Modus Scam

    Tutor City Nominated for Best Tuition Centre & Agency at theAsianparent Awards Singapore 2026

    Tutor City Nominated for Best Tuition Centre & Agency at theAsianparent Awards Singapore 2026

    Bukan Sekadar Toko Resmi, Ini Alasan Hoops Indonesia Beda dari yang Lain

    Bukan Sekadar Toko Resmi, Ini Alasan Hoops Indonesia Beda dari yang Lain

    TripZilla Excellence Awards 2026: Recognising the Travel Brands Travellers Trust in the Age of AI

    TripZilla Excellence Awards 2026: Recognising the Travel Brands Travellers Trust in the Age of AI