Warga Wonorejo Bangkitkan Ekonomi Lewat Rehabilitasi Mangrove Bersama LindungiHutan

Surabaya, 28 Agustus 2025 — Sejak 2008, masyarakat di kawasan Ekowisata Mangrove Wonorejo, Surabaya, aktif melakukan rehabilitasi mangrove secara swadaya. Namun, keterbatasan dana membuat upaya tersebut berjalan lambat, hingga akhirnya pada 2021 mereka menjalin kolaborasi dengan platform konservasi LindungiHutan.

“Awalnya kami bergerak tanpa dana APBD, hanya atas dasar kepedulian dari masyarakat. Tantangan terbesar ya pendanaan. Kehadiran LindungiHutan membantu membuka akses,” kata Ahmad David (37), pegiat lingkungan dan mitra petani mangrove Wonorejo, Jumat (26/8).

David menyebutkan, sejak program berjalan, masyarakat merasakan manfaat ganda. Ekonomi lokal tumbuh lewat usaha penyemaian bibit, penanaman, dan pengolahan buah mangrove menjadi sirup maupun dodol. “Dampak sosialnya, warga makin peduli lingkungan. Gotong royong lebih kuat,” ujarnya.

Warga Wonorejo bergotong royong menanam mangrove (Foto: Tim LindungiHutan)

Secara ekologis, kondisi pesisir juga membaik. Abrasi berkurang, udara lebih bersih, dan keanekaragaman hayati meningkat, termasuk munculnya kembali burung migran Great Egret (Ardea alba). Burung berleher panjang berwarna putih itu dikenal sebagai spesies migran yang melintasi jalur East Asian–Australasian Flyway, dari Asia Timur hingga Australia.

Kehadirannya menjadi tanda penting, termasuk habitat pesisir kembali sehat. “Great Egret datang karena ada makanan yang cukup. Akar mangrove jadi tempat ikan dan udang berkembang biak, dan itu menarik burung pemangsa seperti egret. Artinya rantai makanan kita sudah mulai pulih,” jelas David.

Kendati demikian, tantangan masih ada, terutama sampah plastik dan limbah industri yang memengaruhi kualitas air, termasuk meninggalkan bau dan warna hitam pekat. “Kalau pohon bisa tumbuh, sampah masih jadi musuh utama,” tutur David.

CEO LindungiHutan, Miftachur “Ben” Robani, menegaskan bahwa keterlibatan warga lokal menjadi kunci keberlanjutan program. “Restorasi bukan hanya menanam pohon, tapi juga melibatkan masyarakat dalam pemantauan jangka panjang. Ketika warga merasa memiliki, hutan akan terjaga,” katanya.

Penelitian menyebutkan mangrove menyimpan 3–5 kali lebih banyak karbon per unit area dibanding hutan daratan tropis. Dalam hal perlindungan pesisir, mangrove bisa mengurangi energi gelombang hingga 66% dalam 100 m area, atau 75% dalam 200 m, tergantung kepadatan dan struktur fisiknya.

David berharap kolaborasi ini diperkuat dengan pelatihan dan pendampingan keterampilan. “Kami ingin keberlanjutan, bukan hanya menanam. Untuk donatur juga kami harap terus mendukung karena dampaknya nyata bagi ekonomi dan lingkungan,” tutupnya.

  • Related Posts

    Rekomendasi Aplikasi Trading Terbaik 2026, Mengapa HSB Investasi #JadiPilihan?

    Catatkan 17 juta unduhan, HSB Investasi #JadiPilihan trader Indonesia lewat integrasi izin BAPPEBTI, fitur Instant WD, dan teknologi AI trading terkini. Di tengah maraknya  platform keuangan digital saat ini, HSB…

    10 Motor Matic Paling Irit 2026, Cocok untuk Mobilitas Sehari-hari

    Cari motor matic irit 2026? Simak 10 rekomendasi motor matic hemat bensin untuk aktivitas harian Harga bahan bakar dan tingginya mobilitas membuat konsumsi BBM menjadi salah satu pertimbangan utama ketika…

    You Missed

    Rekomendasi Aplikasi Trading Terbaik 2026, Mengapa HSB Investasi #JadiPilihan?

    Rekomendasi Aplikasi Trading Terbaik 2026, Mengapa HSB Investasi #JadiPilihan?

    10 Motor Matic Paling Irit 2026, Cocok untuk Mobilitas Sehari-hari

    10 Motor Matic Paling Irit 2026, Cocok untuk Mobilitas Sehari-hari

    Filipina Physician-Scientist Named National Finalist for 2026 ASEAN–U.S. Science Prize for Women

    Filipina Physician-Scientist Named National Finalist for 2026 ASEAN–U.S. Science Prize for Women

    Everything You Need to Know Before Joining TradingPRO’s 10th Anniversary Trading Contest

    Everything You Need to Know Before Joining TradingPRO’s 10th Anniversary Trading Contest

    Ginto Privilege Club Opens One-Off GPC Packs Starting at ₱49; First Draw Set for October 1

    Ginto Privilege Club Opens One-Off GPC Packs Starting at ₱49; First  Draw Set for October 1

    Perkuat Keandalan Jalan Tol, PT Jasamarga Tollroad Maintenance Laksanakan Rekonstruksi Perkerasan di Ruas Tol Jagorawi

    Perkuat Keandalan Jalan Tol, PT Jasamarga Tollroad Maintenance Laksanakan Rekonstruksi Perkerasan di Ruas Tol Jagorawi