Terus Bertumbuh! Kinerja Angkutan Barang KAI Daop 6 Naik 23% pada 2025

KAI Daerah Operasi 6 Yogyakarta mencatatkan kinerja positif pada layanan angkutan barang sepanjang tahun 2025. Realisasi volume angkutan barang pada tahun 2025 mencapai 380.516 ton, meningkat 23% dibandingkan tahun 2024 yang tercatat sebesar 308.761 ton. Capaian ini menunjukkan kepercayaan pelanggan yang terus tumbuh terhadap moda transportasi kereta api sebagai solusi logistik yang andal, berkapasitas besar, aman, dan berkelanjutan.

Sepanjang tahun 2025, volume angkutan barang tertinggi terjadi pada beberapa bulan strategis. Bulan Mei menjadi periode dengan volume angkut tertinggi dengan total 36.769 ton, disusul bulan Agustus sebesar 35.782 ton, dan bulan Juli dengan volume 35.291 ton. Tingginya volume pada bulan-bulan tersebut mencerminkan meningkatnya aktivitas distribusi dan kebutuhan logistik di wilayah kerja Daop 6.

Dari sisi komoditas, BBM (Bahan Bakar Minyak) masih menjadi komoditas dominan yang diangkut KAI Daop 6 sepanjang tahun 2025 dengan total volume mencapai 328.909 ton. Selain BBM, komoditas lain juga menunjukkan kontribusi signifikan, di antaranya komoditi lain-lain sebesar 34.033 ton, Bahan Hantaran Paket (BHP) sebesar 17.274 ton dan Motis sebanyak 300 ton.

Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih menyampaikan bahwa capaian ini merupakan hasil dari komitmen KAI dalam menghadirkan layanan angkutan barang yang profesional dan berorientasi pada kebutuhan pelanggan dalm mendukung pergerakan rantai distribusi logistik nasional.

“Peningkatan volume angkutan barang pada tahun 2025 menunjukkan bahwa kereta api semakin dipercaya sebagai moda logistik yang profesional, berkapasitas angkut besar, efisien, tepat waktu, dan ramah lingkungan. Dominasi angkutan BBM serta pertumbuhan komoditas lainnya mencerminkan peran strategis KAI dalam mendukung distribusi energi dan juga logistik nasional,” ujar Feni.

Feni menambahkan, KAI Daop 6 akan terus melakukan peningkatan layanan, baik dari sisi sarana, prasarana, maupun sistem operasional, guna memastikan kelancaran distribusi barang serta mendukung pertumbuhan ekonomi regional bahkan nasional.

“Ke depan, KAI Daop 6 berkomitmen untuk terus memperkuat layanan angkutan barang melalui inovasi dan kolaborasi dengan para mitra, sehingga kereta api dapat menjadi pilihan utama dalam sistem logistik yang aman, efisien, dan berkelanjutan,” tutup Feni.

Dengan capaian tersebut, KAI Daop 6 Yogyakarta optimistis dapat terus meningkatkan kontribusinya dalam mendukung kelancaran distribusi barang dan pertumbuhan sektor logistik di wilayah Daop 6 dan sekitarnya.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Related Posts

    Tips Menabung Cepat untuk Membeli HP Keluaran Terbaru

    HP keluaran terbaru sering kali menawarkan peningkatan kamera, performa, kapasitas penyimpanan, dan fitur lainnya. Jika ingin mengganti HP, kamu bisa mulai dengan menyiapkan dana secara bertahap agar pembelian tidak mengganggu…

    Waskita Beton Precast Laksanakan RUPSLB, Bahas Langkah Perseroan ke Depan

    Jakarta, Oktober 2026 – PT Waskita Beton Precast Tbk melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) dengan agenda pengukuhan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham sebelumnya terkait konversi utang menjadi…

    You Missed

    Tips Menabung Cepat untuk Membeli HP Keluaran Terbaru

    Tips Menabung Cepat untuk Membeli HP Keluaran Terbaru

    Waskita Beton Precast Laksanakan RUPSLB, Bahas Langkah Perseroan ke Depan

    Waskita Beton Precast Laksanakan RUPSLB, Bahas Langkah Perseroan ke Depan

    Kementerian PU Bersama PTPP Tangani 31 Titik Longsoran di Sumatera Utara, Progres Lampaui Target

    Kementerian PU Bersama PTPP Tangani 31 Titik Longsoran di Sumatera Utara,  Progres Lampaui Target

    SUCOFINDO Goes to Campus, Dorong Mahasiswa Siap Bersaing di Era Teknologi

    SUCOFINDO Goes to Campus, Dorong Mahasiswa Siap Bersaing di Era Teknologi

    Tanda Tangan Elektronik Bukan Cuma Urusan Kantor, Ini Gunanya bagi Warga

    Tanda Tangan Elektronik Bukan Cuma Urusan Kantor, Ini Gunanya bagi Warga

    His Dad Needed a Treadmill Repair. This 11-Year-Old Started No DIY.

    His Dad Needed a Treadmill Repair. This 11-Year-Old Started No DIY.