Taman Safari Indonesia Siap Dukung Transformasi Kebun Binatang Bandung sebagai Lembaga Konservasi Modern

Jakarta, 6 Mei 2026 — Taman Safari Indonesia menyatakan kesiapan untuk berpartisipasi dalam proses lelang pengelolaan Kebun Binatang Bandung sebagai bagian dari komitmen TSI terhadap keberlangsungan fungsi konservasi, kesejahteraan satwa, serta tata kelola lembaga konservasi yang profesional dan berkelanjutan. Sebagai bentuk keseriusan dalam proses tersebut, TSI telah mengikuti tahapan awal yang difasilitasi oleh Pemerintah Kota Bandung, termasuk berpartisipasi dalam forum Market Sounding.

Dalam forum tersebut, Pemerintah Kota Bandung menyampaikan rencana tindak lanjut proses pengelolaan. Namun hingga saat ini, TSI masih menunggu kejelasan resmi mengenai tahapan berikutnya. Sejalan dengan prinsip good corporate governance, TSI berharap proses tersebut dapat berjalan secara transparan, akuntabel, dan memberikan kesempatan yang setara bagi pihak-pihak yang memiliki kapasitas serta komitmen terhadap pengelolaan lembaga konservasi secara profesional dan berkelanjutan.

Aswin Sumampau, Direktur Utama Taman Safari Indonesia menyampaikan, “Bagi kami, pengelolaan lembaga konservasi bukan semata persoalan operasional, tetapi juga amanah jangka panjang yang berkaitan dengan kesejahteraan satwa, aspek edukasi publik, kepatuhan terhadap regulasi, serta keberlanjutan institusi. Karena itu, proses pengelolaan harus dilakukan secara prudent, terukur, dan mengedepankan kepentingan konservasi.”

Sebagai lembaga konservasi, TSI memiliki tanggung jawab untuk memastikan seluruh satwa tersebut memperoleh standar perawatan, kesehatan, dan kesejahteraan yang sesuai dengan prinsip animal welfare serta ketentuan konservasi yang berlaku. Tanggung jawab tersebut bukan semata kewajiban operasional, melainkan kepercayaan yang harus dijaga secara profesional, terukur, dan berkelanjutan.

“Fokus utama kami adalah memastikan bahwa seluruh keputusan yang diambil tetap menempatkan keselamatan, kesehatan, dan kesejahteraan satwa sebagai prioritas utama, dengan tetap menghormati proses, kewenangan regulator, dan ketentuan yang berlaku,” tambah Aswin.

Dengan rekam jejak lebih dari 40 tahun dalam pengelolaan lembaga konservasi di Indonesia, TSI memandang Kebun Binatang Bandung memiliki potensi strategis untuk berkembang menjadi lembaga konservasi modern berstandar internasional, tanpa menghilangkan nilai sejarah dan kedekatannya dengan masyarakat Kota Bandung.

TSI sekaligus menegaskan bahwa kepastian proses pengelolaan menjadi hal yang penting, mengingat saat ini terdapat sejumlah satwa yang dipercayakan negara kepada Taman Safari Indonesia dan ditempatkan di Kebun Binatang Bandung berdasarkan mekanisme yang berlaku. Dalam konteks tersebut, kepastian pengelolaan menjadi syarat utama untuk memastikan keselamatan dan kesejahteraan satwa-satwa tersebut. 

***

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Related Posts

    KAI Logistik Perkuat Angkutan KA Kontainer sebagai Solusi Logistik Berkelanjutan

    PT Kereta Api Logistik (KAI Logistik) terus memperkuat layanan Kereta Api (KA) kontainer sebagai bagian dari pengembangan segmen KA Multikomoditi sekaligus mendukung terciptanya ekosistem logistik nasional yang lebih efisien dan…

    Glow Society Makin Seru di K Mall at Menara Jakarta

    K Mall at Menara Jakarta menghadirkan Glow Society, rangkaian aktivitas yang berlangsung pada 11 September hingga 4 Oktober 2026. Mengusung semangat Discover Your Inner Glow, Glow Society mengajak pengunjung menikmati…

    You Missed

    KAI Logistik Perkuat Angkutan KA Kontainer sebagai Solusi Logistik Berkelanjutan

    KAI Logistik Perkuat Angkutan KA Kontainer sebagai Solusi Logistik Berkelanjutan

    Glow Society Makin Seru di K Mall at Menara Jakarta

    Glow Society Makin Seru di K Mall at Menara Jakarta

    Bea Cukai Indonesia Semakin Digital. Mampukah Sistem Bisnis Mengimbanginya?

    Bea Cukai Indonesia Semakin Digital. Mampukah Sistem Bisnis Mengimbanginya?

    Gelar ICCE 2026, ICCA Hadirkan Konferensi Layanan Pelanggan dan Pameran Teknologi di Jakarta

    Gelar ICCE 2026, ICCA Hadirkan Konferensi Layanan Pelanggan dan Pameran Teknologi di Jakarta

    Laba BRI Finance Melesat 89% hingga Juli 2026

    Laba BRI Finance Melesat 89% hingga Juli 2026

    Laba BRI Finance Melonjak 91,2% hingga Semester I2026, Ditopang Segmen Ini

    Laba BRI Finance Melonjak 91,2% hingga Semester I2026, Ditopang Segmen Ini