Siswa Kelas 7 BINUS SCHOOL Surabaya Raih Silver Medal di NASPO Lewat Inovasi Pangan Darurat dan AI Pemilah Sampah

Siswa kelas 7 BINUS SCHOOL Surabaya hadirkan solusi inovatif yang berfokus pada isu lingkungan dan ketahanan pangan.

Surabaya, 20 Februari 2026 – Siswa kelas 7 BINUS SCHOOL Surabaya kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih Silver Medal dalam ajang National Applied Science Project Olympiad (NASPO) 2025. Kompetisi sains terapan ini menjadi wadah bagi pelajar untuk mengembangkan solusi berbasis riset terhadap berbagai tantangan nyata di masyarakat. 

Dalam kompetisi tersebut, dua tim yang beranggotakan Caylee, Haven, Clarissa, Sophia, Keenan, Eldric, Wang, dan Kevin berhasil menghadirkan dua inovasi, yaitu “Makanan Pengganti Saat Bencana” serta alat “Pemilahan Sampah Berbasis AI”.

Tunjukkan Kepedulian Sosial dan Lingkungan

Terinspirasi dari isu banjir akibat deforestasi di Sumatra, para siswa mengembangkan solusi yang berfokus pada keberlanjutan lingkungan dan ketahanan pangan. Proyek “Makanan Pengganti Saat Bencana” lahir dari ide untuk menciptakan sumber nutrisi yang praktis, tahan lama, dan mudah dikonsumsi tanpa memerlukan proses pengolahan yang rumit di tengah keterbatasan fasilitas. Sementara itu, proyek “Pemilahan Sampah Berbasis AI” berfokus pada penggunaan teknologi kecerdasan buatan dalam membantu proses pemilahan sampah secara otomatis di lingkungan masyarakat, sehingga dapat menjadi solusi masa depan untuk mempermudah pengelolaan limbah serta mendorong gaya hidup yang lebih berkelanjutan.

Hadapi Tantangan dalam Proses Riset

Mengikuti ajang NASPO menjadi tantangan baru bagi para siswa untuk mengubah isu di sekitar mereka menjadi karya ilmiah. Guru pendamping mereka, Denok Wulandari, menceritakan bahwa ide ini lahir dari serangkaian diskusi panjang sampai para siswa dapat menemukan fokus penelitian yang tepat. “Selain tantangan teknis, menjaga konsistensi para siswa juga adalah hal yang sangat penting karena mereka tidak hanya membuat produk, tetapi juga harus menyusun laporan ilmiah mendalam,” tambah Denok.

Semangat para peneliti muda ini terlihat dari ketekunan mereka menyelesaikan setiap tahapan riset. Meski banyak siswa yang belum terbiasa melakukan kegiatan teknis seperti menyiapkan sampel menggunakan pisau, mereka tetap berupaya menyelesaikannya dengan baik. Salah satu perwakilan siswa, Eldric, menambahkan, “Kami bangga bisa mengeksplorasi dan menyelesaikan gagasan inovatif ini. Semoga solusi kami dapat berkontribusi dalam menjaga kelestarian lingkungan dan membantu kehidupan banyak orang.”

Maknai Pembelajaran Melalui Inovasi Nyata

Bagi para siswa, pengalaman ini bukan sekadar soal menang atau kalah. Caylee merasa bahwa proyek ini menyadarkan bahwa pelajaran di sekolah benar benar dapat membantu banyak orang. “Bagi kami, proses penelitian ini memberikan perspektif baru bahwa inovasi yang dibuat harus memiliki manfaat nyata bagi orang lain. Dengan dasar dan metode yang tepat, sebuah langkah sederhana dapat berdampak besar bagi sekitar,” ujar Caylee.

Kepala Sekolah BINUS SCHOOL Surabaya, Alexandre Trespach Nenes, turut mengapresiasi pencapaian ini. “Keberhasilan ini merupakan perwujudan visi sekolah 

dalam memberikan ruang bagi siswa untuk mengeksplorasi ide kreatif mereka. Kami sangat mengapresiasi semangat murid untuk menciptakan inovasi yang bermanfaat bagi banyak orang,” ungkapnya. 

Keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi siswa lainnya untuk terus bereksplorasi dan berinovasi demi kemajuan ilmu pengetahuan di Indonesia.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Related Posts

    Tren Kerja Online dan Kerja Sampingan Menguat, NambahCuan Tawarkan Tiga Jenis Tugas Tanpa Jam Kerja Mengikat

    Dulu, brand yang mau kontennya ramai di media sosial biasanya cuma punya dua pilihan: kerjakan sendiri lewat tim internal, atau sewa agency dengan biaya yang tidak murah, terutama berat untuk…

    Jaga Kenyamanan Bersama, LRT Jabodebek Ingatkan Etika Selama Perjalanan

    Untuk menciptakan perjalanan yang selamat, nyaman, tertib, dan aman, LRT Jabodebek mengajak seluruh pengguna untuk memahami serta mematuhi sejumlah ketentuan yang berlaku selama berada di stasiun maupun di dalam kereta.…

    You Missed

    Tren Kerja Online dan Kerja Sampingan Menguat, NambahCuan Tawarkan Tiga Jenis Tugas Tanpa Jam Kerja Mengikat

    Tren Kerja Online dan Kerja Sampingan Menguat, NambahCuan Tawarkan Tiga Jenis Tugas Tanpa Jam Kerja Mengikat

    English, but make it TikTok: how social media is reshaping language

    English, but make it TikTok: how social media is reshaping language

    Jaga Kenyamanan Bersama, LRT Jabodebek Ingatkan Etika Selama Perjalanan

    Jaga Kenyamanan Bersama, LRT Jabodebek Ingatkan Etika Selama Perjalanan

    9th Hospitality Philippines Conference (HPC2026) Concludes with Resounding Success, Setting the Blueprint for the Future of Philippine Hospitality

    9th Hospitality Philippines Conference (HPC2026) Concludes with Resounding Success, Setting the Blueprint for the Future of Philippine Hospitality

    PTPP Masuki Tahap Implementasi Restrukturisasi melalui Penandatanganan Master Restructuring Agreement (MRA)

    PTPP Masuki Tahap Implementasi Restrukturisasi melalui Penandatanganan  Master Restructuring Agreement (MRA)

    Filipino Child Singer Kara Lopez Performs Original Songs for Little Elara: The Butterfly Feeling

    Filipino Child Singer Kara Lopez Performs Original Songs for Little Elara: The Butterfly Feeling