Sinergi KAI Daop 4 Semarang dan Pemkab Pemalang Bahas Rencana Pemberhentian KA di Stasiun Comal untuk Dukung Mobilitas dan Pariwisata Daerah

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang terus memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Pemalang guna meningkatkan pelayanan transportasi kereta api sekaligus mendukung pengembangan wilayah. Komitmen tersebut diwujudkan melalui audiensi antara jajaran KAI Daop 4 Semarang yang dipimpin Deputy Daop 4, Teguh Triyono, bersama Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, S.E., M.M, pada Jumat (30/1) di Kantor Bupati Pemalang.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang terus memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Pemalang guna meningkatkan pelayanan transportasi kereta api sekaligus mendukung pengembangan wilayah. Komitmen tersebut diwujudkan melalui audiensi antara jajaran KAI Daop 4 Semarang yang dipimpin Deputy Daop 4, Teguh Triyono, bersama Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, S.E., M.M, pada Jumat (30/1) di Kantor Bupati Pemalang.

Dalam audiensi tersebut, KAI Daop 4 Semarang memaparkan rencana pengembangan layanan perkeretaapian, khususnya terkait potensi Stasiun Comal sebagai titik pemberhentian kereta api. Pembahasan ini menjadi langkah awal dalam upaya meningkatkan konektivitas wilayah serta memberikan kemudahan akses transportasi bagi masyarakat Pemalang dan sekitarnya.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, menyampaikan bahwa keberadaan layanan kereta api di Stasiun Comal diharapkan mampu memberikan manfaat yang luas.

“Kehadiran layanan kereta api di Stasiun Comal diharapkan dapat meningkatkan mobilitas masyarakat, memperluas konektivitas antarwilayah, serta menjadi pintu masuk bagi wisatawan yang ingin berkunjung dan menikmati berbagai destinasi wisata di Kabupaten Pemalang dan sekitarnya,” ujar Luqman.

Ia menambahkan, audiensi ini juga bertujuan untuk menyamakan persepsi antara KAI dan Pemerintah Kabupaten Pemalang terkait rencana pemberhentian kereta api tersebut.

“Melalui audiensi ini, kami ingin mendengarkan masukan dari pemerintah daerah sekaligus membangun kolaborasi agar rencana pengembangan layanan di Stasiun Comal dapat memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat serta selaras dengan kebutuhan dan arah pengembangan wilayah,” jelasnya.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Pemalang Anom Widiyantoro menyambut baik rencana KAI dan menyatakan dukungan penuh terhadap upaya peningkatan aksesibilitas transportasi bagi masyarakat. Pemerintah Kabupaten Pemalang juga menyatakan kesiapan untuk berkolaborasi dan bersinergi bersama KAI Daop 4 Semarang dalam merealisasikan rencana pemberhentian kereta api di Stasiun Comal, yang dinilai dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan sektor pariwisata daerah.

Luqman menegaskan bahwa layanan kereta api tidak hanya berfungsi sebagai sarana transportasi, tetapi juga memiliki peran strategis dalam mendukung pengembangan pariwisata.

“Dengan adanya pemberhentian kereta api di Stasiun Comal, kereta api diharapkan dapat menjadi gerbang bagi wisatawan untuk berkunjung ke Pemalang, sehingga lebih mudah mengakses berbagai destinasi wisata unggulan yang dimiliki daerah ini. Hal tersebut sejalan dengan komitmen KAI dalam mendukung pengembangan pariwisata dan perekonomian daerah,” tambahnya.

Dengan demikian, KAI Daop 4 Semarang sangat mengapresiasi sambutan positif dan dukungan yang diberikan oleh Bupati Pemalang. Sinergi ini diharapkan menjadi langkah awal dalam menghadirkan layanan kereta api yang semakin optimal, aman, dan nyaman, serta memberikan dampak positif bagi masyarakat dan pembangunan daerah.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Related Posts

    Diskon QRIS dan Bayar Tagihan di Flash Diskon Oktober neobank

    Membayar kebutuhan sehari-hari kini bisa menjadi kesempatan untuk menghemat pengeluaran. Mulai dari transaksi di merchant hingga pembayaran tagihan rutin, promo yang tepat dapat memberikan manfaat tambahan tanpa harus mengubah kebutuhan…

    Road to Jogja Business & Economic Outlook 2027: 30 Peserta Terpilih Siap Mengikuti Inclusive Business Accelerator Sanggabiz

    Sanggabiz memilih 30 entitas bisnis untuk mengikuti program Inclusive Business Accelerator. Program ini berfokus pada pematangan validasi pasar dan operasional bisnis, sekaligus mendemokratisasi akses inovasi bagi wirausaha inklusif. Sebagai bagian…

    You Missed

    Diskon QRIS dan Bayar Tagihan di Flash Diskon Oktober neobank

    Diskon QRIS dan Bayar Tagihan di Flash Diskon Oktober neobank

    Road to Jogja Business & Economic Outlook 2027: 30 Peserta Terpilih Siap Mengikuti Inclusive Business Accelerator Sanggabiz

    Road to Jogja Business & Economic Outlook 2027: 30 Peserta Terpilih Siap Mengikuti Inclusive Business Accelerator Sanggabiz

    Year 12 Past Papers and AI Marking: Check Your Answers

    Year 12 Past Papers and AI Marking: Check Your Answers

    Mulai.com Named Finalist in MAS Global FinTech Hackcelerator 2026 Out of 195 Global Applicants

    Mulai.com Named Finalist in MAS Global FinTech Hackcelerator 2026 Out of 195 Global Applicants

    70 tahun mengabdi, SUCOFINDO hadir melalui penyediaan Sarana Air Bersih di Sulawesi Selatan

    70 tahun mengabdi, SUCOFINDO hadir melalui penyediaan Sarana Air Bersih di Sulawesi Selatan

    Dr. Dhiraj Kelly Sawlani Tekankan Manajemen Risiko Finansial Dalam Kolaborasi Edukasi di Universitas Sahid

    Dr. Dhiraj Kelly Sawlani Tekankan Manajemen Risiko Finansial Dalam Kolaborasi Edukasi di Universitas Sahid