Siap Layani Angkutan Nataru, KAI Daop 6 Yogyakarta Gelar Ramp Check Pastikan Seluruh Aspek Optimal

Dalam rangka memastikan kesiapan pelayanan angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 6 Yogyakarta bersama Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan melaksanakan kegiatan rampcheck atau pemeriksaan menyeluruh terhadap sarana dan fasilitas perkeretaapian.

Manajer Humas Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu langkah penting dalam memastikan kelancaran dan keselamatan perjalanan kereta api selama masa angkutan Nataru.

“Keselamatan penumpang adalah prioritas utama kami. Melalui rampcheck bersama DJKA ini, kami memastikan setiap aspek baik sarana dan fasilitas stasiun dalam kondisi terbaik agar perjalanan Nataru tahun ini berjalan aman dan lancar,” ujar Feni.

Feni menambahkan, kegiatan rampcheck ini dilakukan oleh tim gabungan DJKA dan Daop 6 Yogyakarta dengan fokus pada pemeriksaan menyeluruh terhadap sarana perkeretaapian dan fasilitas pelayanan di stasiun. Pemeriksaan dilakukan mengacu pada Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 48 Tahun 2015 tentang Standar Pelayanan Minimum (SPM) untuk Angkutan Kereta Api, guna memastikan seluruh aspek pelayanan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Secara keseluruhan, pemeriksaan dilakukan di sejumlah stasiun antara lain Yogyakarta, Lempuyangan, Wates, Maguwo, Brambanan, Srowot, Klaten, Ceper, Delanggu, Gawok, Purwosari, Solo Balapan, Solo Jebres, Sragen, Jenar, dan Palur. Selain itu, tim juga memeriksa sebanyak 23 rangkaian kereta api yang beroperasi di wilayah Daop 6, termasuk KA Argo Lawu, Argo Dwipangga, Taksaka, Manahan, Lodaya, Fajar Utama, Sancaka, Joglosemarkerto, Progo, Bogowonto, dan KA lainnya.

Pemeriksaan mencakup pengecekan komponen penting seperti sistem pengereman, fasilitas keselamatan, fasilitas di dalam kereta, serta kondisi kebersihan dan kenyamanan penumpang.

Feni menambahkan, kegiatan ini menjadi bentuk sinergi antara KAI dan DJKA dalam menjaga kesiapan operasional serta memastikan pelayanan publik tetap sesuai standar selama masa angkutan Nataru.

“Kegiatan rampcheck ini merupakan bentuk sinergi dan komitmen antara KAI dan DJKA dalam menjamin kesiapan operasional jelang masa angkutan Nataru. Kami ingin memastikan seluruh unsur pelayanan, mulai dari sarana, prasarana hingga petugas, siap mendukung kelancaran mobilitas masyarakat,” imbuhnya.

Lebih lanjut, kegiatan ini tidak hanya berorientasi pada kesiapan teknis jangka pendek, tetapi juga mendukung keberlanjutan pelayanan transportasi kereta api yang andal dan terpercaya.

“Selain memastikan aspek keselamatan, rampcheck juga menjadi bagian dari upaya keberlanjutan pelayanan. Melalui pemeriksaan berkala seperti ini, kami terus menjaga keandalan operasional dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap transportasi kereta api,” tutup Feni.

Dengan dilaksanakannya kegiatan rampcheck ini, Daop 6 Yogyakarta bersama DJKA berharap penyelenggaraan angkutan Nataru 2025/2026 dapat berjalan aman, lancar, dan memberikan pengalaman perjalanan yang berkesan bagi seluruh pelanggan.

  • Related Posts

    Hobi Baru, Pengeluaran Baru: Cara Mengatur Keuangan agar Tetap Bisa Menikmati Hidup

    Punya hobi baru sering kali menjadi cara menyenangkan untuk mengisi waktu luang. Ada yang mulai belajar fotografi, mengikuti kelas memasak, mencoba olahraga baru, hingga merencanakan perjalanan ke tempat yang sudah…

    ASHTA DISTRICT 8 Perluas Pengalaman Seni bersama Ganara Art Space

    ASHTA District 8 memperluas pengalaman seni dan kreativitas melalui kehadiran Ganara Art Space, ruang seni terbaru yang resmi diperkenalkan pada 30 Oktober 2026 dan mulai terbuka untuk publik pada 31…

    You Missed

    Hobi Baru, Pengeluaran Baru: Cara Mengatur Keuangan agar Tetap Bisa Menikmati Hidup

    Hobi Baru, Pengeluaran Baru: Cara Mengatur Keuangan agar Tetap Bisa Menikmati Hidup

    ASHTA DISTRICT 8 Perluas Pengalaman Seni bersama Ganara Art Space

    ASHTA DISTRICT 8 Perluas Pengalaman Seni bersama Ganara Art Space

    Beda Meterai Tempel dan e-Meterai yang Masih Sering Dikira Sama

    Beda Meterai Tempel dan e-Meterai yang Masih Sering Dikira Sama

    Penelitian Universitas Padjadjaran: Beralih dari Kebiasaan Merokok ke Produk Tembakau Alternatif Hasilkan Perbaikan Kesehatan Mulut

    Penelitian Universitas Padjadjaran: Beralih dari Kebiasaan Merokok ke Produk Tembakau Alternatif Hasilkan Perbaikan Kesehatan Mulut

    Ruang Rapat Berisik dan Silau: Dua Hal yang Jarang Dihitung

    Ruang Rapat Berisik dan Silau: Dua Hal yang Jarang Dihitung

    MOLD Manila Highlights Ultraformer III for Non-Surgical Facial Lifting and Skin Tightening

    MOLD Manila Highlights Ultraformer III for Non-Surgical Facial Lifting and Skin Tightening