Respons Penghentian Insentif Motor Listrik, BRI Finance Perkuat Strategi dan Program Pembiayaan

Jakarta, 17 Februari 2026 – Penghentian insentif kendaraan motor listrik sejak Desember 2025 oleh Pemerintah Indonesia menjadi perhatian industri pembiayaan nasional. Kebijakan tersebut mendorong terjadinya penyesuaian harga di pasar yang berujung pada potensi pengaruh daya beli masyarakat, serta dinamika pertumbuhan pembiayaan di segmen kendaraan listrik.

Direktur Utama BRI Finance, Wahyudi Darmawan, menilai berakhirnya insentif ini tentunya dapat memberikan tekanan terhadap minat masyarakat dalam jangka pendek, seiring kenaikan harga kendaraan listrik di pasaran. Namun demikian, ia memastikan bahwa dampaknya terhadap kinerja perseroan tetap terkelola. Hingga Januari 2026, pembiayaan motor listrik berkontribusi lebih dari 10% terhadap total pembiayaan sepeda motor BRI Finance.

“Pembiayaan motor listrik belum menjadi kontributor utama dalam portofolio pembiayaan konsumer di BRI Finance, sehingga kebijakan ini tidak berdampak langsung pada kesehatan portofolio pembiayaan motor listrik. Tentunya segmen ini masih memiliki potensi pertumbuhan jangka menengah dan panjang, terutama seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap kendaraan yang lebih efisien dan ramah lingkungan.” ujar Wahyudi.

Untuk menjaga momentum pertumbuhan pembiayaan kendaraan roda dua secara keseluruhan, PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) menghadirkan program pembiayaan Motor Baru Premium dengan bunga mulai dari 0,7% per bulan menggunakan skema ADDM (Angsuran Dibayar di Muka). Program ini dirancang untuk memberikan fleksibilitas sekaligus mendorong daya beli masyarakat, khususnya pada segmen motor premium yang tetap menunjukkan permintaan stabil.

Selain itu, BRI Finance terus memperkuat kolaborasi dengan dealer dan produsen melalui partisipasi aktif dalam berbagai pameran otomotif serta program promosi bersama. Strategi tersebut menjadi bagian dari upaya perseroan menjaga kualitas pertumbuhan pembiayaan secara sehat dan berkelanjutan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Related Posts

    Tren Kerja Online dan Kerja Sampingan Menguat, NambahCuan Tawarkan Tiga Jenis Tugas Tanpa Jam Kerja Mengikat

    Dulu, brand yang mau kontennya ramai di media sosial biasanya cuma punya dua pilihan: kerjakan sendiri lewat tim internal, atau sewa agency dengan biaya yang tidak murah, terutama berat untuk…

    Jaga Kenyamanan Bersama, LRT Jabodebek Ingatkan Etika Selama Perjalanan

    Untuk menciptakan perjalanan yang selamat, nyaman, tertib, dan aman, LRT Jabodebek mengajak seluruh pengguna untuk memahami serta mematuhi sejumlah ketentuan yang berlaku selama berada di stasiun maupun di dalam kereta.…

    You Missed

    Tren Kerja Online dan Kerja Sampingan Menguat, NambahCuan Tawarkan Tiga Jenis Tugas Tanpa Jam Kerja Mengikat

    Tren Kerja Online dan Kerja Sampingan Menguat, NambahCuan Tawarkan Tiga Jenis Tugas Tanpa Jam Kerja Mengikat

    English, but make it TikTok: how social media is reshaping language

    English, but make it TikTok: how social media is reshaping language

    Jaga Kenyamanan Bersama, LRT Jabodebek Ingatkan Etika Selama Perjalanan

    Jaga Kenyamanan Bersama, LRT Jabodebek Ingatkan Etika Selama Perjalanan

    9th Hospitality Philippines Conference (HPC2026) Concludes with Resounding Success, Setting the Blueprint for the Future of Philippine Hospitality

    9th Hospitality Philippines Conference (HPC2026) Concludes with Resounding Success, Setting the Blueprint for the Future of Philippine Hospitality

    PTPP Masuki Tahap Implementasi Restrukturisasi melalui Penandatanganan Master Restructuring Agreement (MRA)

    PTPP Masuki Tahap Implementasi Restrukturisasi melalui Penandatanganan  Master Restructuring Agreement (MRA)

    Filipino Child Singer Kara Lopez Performs Original Songs for Little Elara: The Butterfly Feeling

    Filipino Child Singer Kara Lopez Performs Original Songs for Little Elara: The Butterfly Feeling