Punya Kinerja Korporasi Positif, Entitas Grup MIND ID Dipresiasi DPR

JAKARTA — Pimpinan Komisi VI DPR RI, Nurdin Halid, memberikan apresiasi atas kinerja korporasi sejumlah entitas tambang yang tergabung dalam holding MIND ID sepanjang 2025. Apresiasi ini disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang membahas evaluasi kinerja PT Inalum, PT Bukit Asam Tbk, PT Timah Tbk, dan PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM).

“Kami memberikan apresiasi atas capaian kinerja korporasi tahun 2025 dari keempat entitas tersebut yang tetap mampu menjaga kinerja positif meskipun menghadapi tekanan harga komoditas global,” ujar Nurdin dalam RDP dengan Komisi VI DPR RI, Selasa (31/3/2026).

Ia menegaskan, sektor pertambangan memiliki peran strategis dalam mendorong hilirisasi mineral dan transformasi ekonomi nasional berbasis nilai tambah. Keempat entitas tersebut dinilai menjadi tulang punggung dalam membangun rantai pasok industri dari hulu hingga hilir.

Lebih lanjut, DPR juga mengingatkan pentingnya penguatan fundamental industri. Menurut Nurdin, kinerja yang ada saat ini masih didominasi bisnis berbasis komoditas, sementara kontribusi sektor industri hilir terhadap profitabilitas belum optimal.

“Selain itu, percepatan pembangunan smelter dan refinery dinilai perlu diimbangi dengan kesiapan cadangan, integrasi hulu-hilir, serta ketahanan keuangan,” ujar Nurdin.

Direktur Utama PT Aneka Tambang Tbk, Untung Budiharto, mengungkapkan bahwa kinerja ANTAM hingga kuartal III 2025 menunjukkan penguatan signifikan.

“Pendapatan mencapai Rp72 triliun atau naik 67 persen secara tahunan, didorong oleh peningkatan volume bijih nikel dan harga emas yang solid,” ujarnya.

Laba bersih ANTAM meningkat dari Rp2,2 triliun menjadi Rp6,6 triliun. Dari sisi operasional, produksi bijih nikel mencapai 12,6 juta wet metric ton (WMT), sementara produksi alumina mencapai 134 ribu ton atau tumbuh 27 persen.

Selain itu, produksi bauksit juga meningkat signifikan menjadi 2,3 juta WMT. ANTAM menargetkan peningkatan produksi lebih lanjut pada 2026 seiring penguatan hilirisasi.

Direktur Utama PT Bukit Asam Tbk, Arsal Ismail, menyampaikan bahwa perusahaan tetap mampu mencatatkan kinerja positif meski harga batu bara mengalami normalisasi.

“Perusahaan menerapkan strategi pemasaran yang tepat sehingga tetap mencatat pendapatan positif di tengah pelemahan harga,” kata Arsal.

Pendapatan PTBA tercatat meningkat secara kuartalan menjadi Rp10,88 triliun pada kuartal III 2025. Secara tahunan, pendapatan juga tumbuh menjadi Rp31,33 triliun. Kinerja ini ditopang oleh peningkatan volume penjualan, khususnya pada segmen high-calorie value (HCV).

Meski demikian, harga jual rata-rata mengalami penurunan sekitar 6 persen secara tahunan, seiring turunnya indeks harga batubara global seperti ICI-3 dan HPB.

Dalam kesempatan tersebut, Direktur Utama PT Indonesia Asahan Aluminium, Melati Sarnita, memaparkan bahwa kinerja keuangan konsolidasi perseroan menunjukkan tren positif.

“Laba bersih tahun 2025 mencapai 142,8 juta dolar AS, meningkat 15 persen dibandingkan tahun sebelumnya, didorong oleh peningkatan kinerja produksi dan penjualan serta efisiensi biaya,” ujarnya.

Pendapatan perusahaan tercatat meningkat menjadi 785,7 juta dolar AS, sementara EBITDA melonjak signifikan menjadi 208,7 juta dolar AS. Selain itu, net profit margin juga meningkat dari 17,3 persen menjadi 18,2 persen.

Dari sisi operasional, produksi aluminium mencapai 280 ribu ton, naik dibandingkan tahun sebelumnya. Peningkatan ini didorong oleh implementasi proyek pot upgrading yang meningkatkan kapasitas dan efisiensi teknologi smelter.

Direktur Utama PT Timah Tbk, Restu Wibowo, menyampaikan bahwa kinerja operasional perusahaan tetap solid.

Produksi bijih timah pada 2025 mencapai 18.635 ton, sementara produksi logam timah sebesar 17.815 metrik ton. Penjualan logam timah juga tercatat sebesar 16.634 metrik ton.

“Kinerja ini menunjukkan ketahanan operasional perusahaan di tengah dinamika industri global, sekaligus hasil dari perbaikan tata kelola dan efisiensi,” ujar Restu.

Komisi VI DPR RI menegaskan pentingnya penataan roadmap hilirisasi yang berbasis cadangan dan kebutuhan pasar, serta penguatan integrasi antar entitas dalam holding MIND ID.

Selain itu, DPR juga mendorong kehati-hatian dalam pengambilan keputusan investasi, serta membuka ruang pembahasan terkait wacana moratorium pembangunan smelter alumina dan aluminium agar lebih selektif dan berkelanjutan.

Dengan capaian kinerja yang tetap positif di tengah tekanan global, DPR berharap entitas MIND ID mampu memperkuat kontribusi terhadap ekonomi nasional sekaligus meningkatkan nilai tambah industri pertambangan Indonesia.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Related Posts

    INTI 2026: Pameran B2B Teknologi & Inovasi Terbesar di Indonesia Kembali Hadir Agustus Ini di Jakarta International Expo

    Jakarta, INTI – Indonesia Technology & Innovation 2026 (INTI 2026), pameran teknologi dan inovasi B2B terbesar di Indonesia, akan diselenggarakan pada 11–13 Agustus 2026 di Jakarta International Expo. Untuk penyelenggaraan…

    Tangguh di Tengah Dinamika Global, Integrated Auto Solutions Mendorong Pertumbuhan Berkelanjutan pada Kinerja Keuangan IPCC Semester I 2026

    Jakarta, Juli 2026 – PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IDX:IPCC), sebagai anak usaha PT Pelindo Multi Terminal dan satu-satunya operator terminal kendaraan dalam ekosistem kepelabuhanan terintegrasi Pelindo, mencatatkan kinerja keuangan…

    You Missed

    INTI 2026: Pameran B2B Teknologi & Inovasi Terbesar di Indonesia Kembali Hadir Agustus Ini di Jakarta International Expo

    INTI 2026: Pameran B2B Teknologi & Inovasi Terbesar di Indonesia Kembali Hadir Agustus Ini di Jakarta International Expo

    Tangguh di Tengah Dinamika Global, Integrated Auto Solutions Mendorong Pertumbuhan Berkelanjutan pada Kinerja Keuangan IPCC Semester I 2026

    Tangguh di Tengah Dinamika Global, Integrated Auto Solutions Mendorong Pertumbuhan Berkelanjutan pada Kinerja Keuangan IPCC Semester I 2026

    Gugik.id Hadirkan Layanan Jual Beli Server Bekas dan Upgrade Server untuk Optimalkan Investasi IT

    Gugik.id Hadirkan Layanan Jual Beli Server Bekas dan Upgrade Server untuk Optimalkan Investasi IT

    Jaga Likuiditas Tetap Optimal, BRI Finance Siap Penuhi Kewajiban Obligasi Juli 2026

    Jaga Likuiditas Tetap Optimal, BRI Finance Siap Penuhi Kewajiban Obligasi Juli 2026

    South Korea’s SONO Signals Expansion Into Australia and Singapore

    South Korea’s SONO Signals Expansion Into Australia and Singapore

    Experience the Real Japan

    Experience the Real Japan