PTPP Perkuat Fundamental Keuangan melalui Langkah Transformasi dan Penyesuaian Berbasis Prudence

Jakarta, 2 April 2026 – PT PP (Persero) Tbk (“PTPP”) terus memperkuat langkah transformasi bisnis dan fondasi keuangan Perseroan sebagai bagian dari upaya menjaga keberlanjutan kinerja jangka panjang di tengah dinamika industri konstruksi nasional.

Sejalan dengan prinsip tata kelola perusahaan yang baik serta dorongan untuk menghadirkan laporan keuangan yang transparan, akuntabel, dan mencerminkan kondisi secara wajar, Perseroan melakukan penyempurnaan penyajian atas laporan keuangan tahun buku 2024. Langkah tersebut dilakukan berdasarkan hasil penelaahan menyeluruh guna memastikan kesesuaian dengan standar akuntansi yang berlaku serta prinsip Good Corporate Governance, termasuk pencadangan berdasarkan evaluasi atas proses penyelesaian klaim sesuai mekanisme kontraktual.

Selain itu, pada tahun 2025 Perseroan juga melakukan langkah kehati-hatian melalui pengakuan penurunan nilai (impairment) atas asset tertentu pada entitas anak, termasuk pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai (CKPN) atas piutang serta penyesuaian nilai persediaan, sebagai bagian dari penguatan kualitas aset dan penerapan manajemen risiko yang lebih prudent.

Langkah-langkah ini merupakan bagian dari penerapan prinsip kehati-hatian, penguatan tata kelola perusahaan, serta penyesuaian terhadap dinamika industri. Hal ini tidak mencerminkan adanya permasalahan dalam pengelolaan operasional Perseroan.

Kebijakan tersebut memberikan tekanan terhadap kinerja keuangan konsolidasian Perseroan pada periode pelaporan tahun 2025. Namun demikian, manajemen menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari strategi Perseroan untuk memperkuat fundamental keuangan Perseroan dalam jangka panjang.

Langkah ini juga merupakan bagian dari proses penataan dan penguatan struktur keuangan Perseroan secara menyeluruh guna memastikan keberlanjutan usaha serta meningkatkan kualitas kinerja di masa mendatang.

Corporate Secretary PTPP Joko Raharjo menyampaikan bahwa langkah ini sejalan dengan arah Danantara dalam merasionalisasi jumlah BUMN, termasuk inisiatif integrasi BUMN Karya guna memperkuat kapasitas usaha dan meningkatkan stabilitas keuangan industri konstruksi nasional. Selain itu, Perseroan juga mengedepankan prinsip keterbukaan penuh dalam penyajian laporan keuangan sebagai fondasi penting dalam melakukan bisnis konsolidasi tersebut.

“Penyajian kembali dan penyesuaian yang dilakukan Perseroan merupakan langkah yang terukur dan berbasis prinsip kehati-hatian untuk memastikan laporan keuangan mencerminkan kondisi yang wajar dan dapat dipertanggungjawabkan.

Langkah ini bukan sekadar penyesuaian administratif, tetapi bagian dari upaya memperkuat fundamental keuangan dan meningkatkan kualitas bisnis Perseroan secara menyeluruh.

Kami meyakini langkah ini menjadi fondasi penting agar PTPP dapat tumbuh lebih sehat dan berkelanjutan ke depan,” ujar Joko.

Ke depan, Perseroan akan secara konsisten mendorong perbaikan kinerja melalui sejumlah langkah strategis yang terukur, antara lain:

– Fokus pada bisnis inti konstruksi serta melakukan divestasi pada aset-aset tertentu;

– Penguatan arus kas operasional melalui percepatan pencairan piutang usaha guna menjaga cash flow;

– Partisipasi aktif dalam berbagai peluang proyek strategis, termasuk proyek pemerintah, BUMN, dan sektor swasta yang prospektif;

– Penerapan prinsip kehati-hatian dalam pemilihan proyek dan pengelolaan portofolio dengan mengedepankan manajemen risiko.

Dengan langkah-langkah tersebut, Perseroan optimis dapat memperkuat posisi keuangan serta meningkatkan kinerja secara berkelanjutan di masa mendatang. Perseroan akan terus menyampaikan perkembangan informasi secara transparan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

–SELESAI—

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Related Posts

    Semarak Kemerdekaan, Pekerja BRI Region 6 Tampil dalam Balutan Baju Adat dan Wastra Nusantara

    Semangat kemerdekaan terasa semakin meriah saat pekerja BRI Region 6 antusias mengikuti upacara pengibaran bendera Merah Putih dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Mengusung semangat cinta Tanah Air dan…

    BRI Finance Bukukan Pertumbuhan Laba 89% hingga Juli 2026, Perkuat Pertumbuhan Berkualitas

    Jakarta, 21 Agustus 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) mencatatkan pertumbuhan laba sebesar 89% secara year-on-year (YoY) hingga Juli 2026. Kinerja tersebut mencerminkan strategi Perseroan dalam menjaga keseimbangan…

    You Missed

    Female Board-Certified Cosmetic Surgeon Dr. Donna Borres-Eramis Opens Independent Practice in Cebu City

    Female Board-Certified Cosmetic Surgeon Dr. Donna Borres-Eramis Opens Independent Practice in Cebu City

    Semarak Kemerdekaan, Pekerja BRI Region 6 Tampil dalam Balutan Baju Adat dan Wastra Nusantara

    Semarak Kemerdekaan, Pekerja BRI Region 6 Tampil dalam Balutan Baju Adat dan Wastra Nusantara

    BRI Finance Bukukan Pertumbuhan Laba 89% hingga Juli 2026, Perkuat Pertumbuhan Berkualitas

    BRI Finance Bukukan Pertumbuhan Laba 89% hingga Juli 2026, Perkuat Pertumbuhan Berkualitas

    BRI Region 6 Gelar Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia

    BRI Region 6 Gelar Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia

    Perkuat Pembiayaan Produktif, BRI Finance Jaga Kualitas Portofolio

    Perkuat Pembiayaan Produktif, BRI Finance Jaga Kualitas Portofolio

    Jalan-Jalan dengan Mobil Baru, BRI Finance Siap Wujudkan Impianmu dengan Bunga Mulai dari 3,97%

    Jalan-Jalan dengan Mobil Baru, BRI Finance Siap Wujudkan Impianmu dengan Bunga Mulai dari 3,97%