Philippine Poultry Show & ILDEX Philippines 2026 Soroti Peluang Pertumbuhan Industri Peternakan dan Perunggasan Filipina

Industri peternakan dan perunggasan Filipina tengah membuka peluang bisnis yang semakin menarik. Pertumbuhan kebutuhan protein, modernisasi produksi ternak, serta tuntutan untuk meningkatkan produktivitas mendorong kebutuhan baru akan teknologi, keahlian, dan investasi.

Peluang tersebut akan menjadi fokus utama Philippine Poultry Show & ILDEX Philippines 2026 yang berlangsung pada 26–28 Agustus 2026 di SMX Convention Center Manila. Selama tiga hari, pameran ini mempertemukan produsen, pelaku agribisnis, pembeli, penyedia teknologi, dan profesional industri untuk mencari solusi, berbagi pengetahuan, membangun jaringan, dan mengembangkan bisnis.

Edisi 2026 hadir dengan area pameran gross seluas 8.000 m², lebih besar dibandingkan edisi sebelumnya. Sebanyak 173 perusahaan peserta telah dikonfirmasi—67 perusahaan lokal dan 106 perusahaan internasional—yang mewakili 22 negara, serta paviliun internasional dari Jepang, Uni Eropa, dan Tiongkok.

Pasar yang Tumbuh Membuka Peluang Bisnis Baru

Data resmi terbaru menunjukkan momentum positif sektor perunggasan Filipina. Menurut Philippine Statistics Authority (PSA), produksi unggas mencapai 3,21 juta metrik ton pada 2025, naik 9,1% dibandingkan 2024, sementara produksi ayam tumbuh 9,8%. Tren positif berlanjut pada kuartal pertama 2026, ketika produksi unggas meningkat 7,0% secara tahunan. Dari sisi nilai, produksi unggas tumbuh 7,1% dan nilai produksi peternakan meningkat 5,1% pada periode yang sama.

“Filipina merupakan pasar yang patut diperhatikan oleh perusahaan peternakan internasional. Produksi unggas terus tumbuh, sementara produsen juga menghadapi tekanan untuk meningkatkan efisiensi, mengendalikan biaya, memperkuat kesehatan hewan dan biosekuriti, serta memodernisasi operasional. Kondisi ini menciptakan peluang nyata bagi perusahaan yang mampu menghadirkan teknologi dan solusi praktis yang tepat,” ujar Kevin Zhao, Senior Project Manager, VNU Asia Pacific.

“Dengan 173 perusahaan peserta dari 22 negara, termasuk partisipasi internasional yang kuat dan paviliun dari Jepang, Uni Eropa, dan Tiongkok, Philippine Poultry Show & ILDEX Philippines 2026 dirancang untuk mempertemukan inovasi global dengan kebutuhan nyata pasar Filipina. Bagi perusahaan internasional, pameran ini bukan hanya tempat memperkenalkan produk, tetapi juga kesempatan untuk memahami pasar, bertemu calon distributor dan mitra bisnis, serta membangun hubungan jangka panjang di Filipina.”

Tantangan Industri Menjadi Peluang bagi Teknologi dan Investasi

Industri masih menghadapi kenaikan biaya pakan dan produksi, risiko penyakit hewan, tekanan perubahan iklim, persaingan produk impor, fluktuasi harga di tingkat peternak, serta perubahan kebutuhan konsumen. Kondisi ini mempercepat permintaan terhadap solusi yang mampu meningkatkan efisiensi pakan, kesehatan hewan, biosekuriti, otomatisasi, manajemen peternakan, dan kinerja pengolahan.

Bagi pemasok internasional, peluang tersedia di seluruh rantai nilai: bahan baku dan aditif pakan; kesehatan hewan dan solusi veteriner; genetika, breeding dan hatchery; sistem kandang, pemberian pakan dan minum, serta kontrol iklim; otomatisasi dan produksi berbasis data; hingga teknologi pengolahan, penanganan, dan pengemasan telur serta unggas. Pasar ini juga membuka ruang untuk membangun jaringan distribusi, representasi lokal, kemitraan teknologi, dan hubungan jangka panjang dengan produsen serta perusahaan agribisnis Filipina.

Teknologi Global Bertemu Agribisnis Filipina

Berdasarkan profil peserta saat ini, tiga segmen terbesar adalah Feed Ingredients & Additives (38,3%), Farm Production (29,8%), dan Animal Health (27,2%).

Di sektor kesehatan hewan, pakan, dan nutrisi, peserta mencakup DSM-Firmenich, Kemin, ADM, PhilNutri Corporation, Philchema Inc., Pure Bioscience, Elanco, Angel Yeast, Arm & Hammer Animal Nutrition, dan Zinpro Animal Nutrition. Untuk breeding dan hatchery terdapat Aviagen, Hubbard, Emka Hatchery, dan Tetra Poultry Genetics, sementara sektor teknologi pakan menghadirkan antara lain New Hope, Alltech, BMEG, CPF Philippines, UNAHCO, Vitarich Corporation, dan Kasetphand Phils. Corp.

Pemilik peternakan dan integrator juga dapat mengeksplorasi teknologi produksi dari Big Dutchman, SKOV, LUBING, Salmet-Fienhage, dan Qingdao Retech Farming Technology. Untuk solusi processing dan handling, perusahaan yang hadir antara lain MOBA, Nabel, Sanovo, dan Ovotherm Asia Pacific.

Teknologi + Pengetahuan + Koneksi Bisnis

Selain sourcing produk dan teknologi, edisi 2026 menghadirkan Poultry Forum untuk berbagi pengetahuan dan perkembangan industri, dilengkapi kegiatan networking. Hosted Buyer Programme akan membantu mempertemukan qualified buyers dengan perusahaan peserta, membuka peluang untuk menemukan pemasok, pelanggan, distributor, dan mitra potensial.

Pameran ini relevan bagi pemilik dan operator peternakan unggas, usaha broiler, layer dan breeder, integrator komersial, produsen ternak independen, peternak babi, sapi dan dairy, operator akuakultur, pemilik feed mill, produsen pakan, importir bahan baku pakan, nutritionist, formulator, dan grain trader.

Bagi peserta pameran, platform ini membuka peluang untuk meluncurkan produk, meningkatkan penjualan, memperluas pasar, dan membangun kemitraan. Bagi pengunjung, ini adalah kesempatan untuk mencari dan membandingkan solusi, belajar, berinvestasi, memperluas jaringan, dan mengembangkan bisnis.

Gerbang Menuju Pasar Filipina

Philippine Poultry Show & ILDEX Philippines diposisikan sebagai platform pengembangan bisnis yang menghubungkan kebutuhan pasar Filipina dengan inovasi dan keahlian internasional. Bagi produsen Filipina, acara ini memberikan akses langsung ke teknologi yang dapat meningkatkan produktivitas dan profitabilitas. Bagi perusahaan internasional, acara ini menjadi kesempatan untuk memahami kebutuhan pembeli, menemukan mitra lokal, dan menjajaki ekspansi jangka panjang di Filipina.

Tanggal: 26–28 Agustus 2026
Lokasi: SMX Convention Center Manila, Filipina
Jam buka: 10.00–18.00
Penyelenggara: Deltaman dan VNU Asia Pacific | Powered by VIV worldwide

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

  • Related Posts

    Transformasi Tata Kelola PAD: Sinergi Sanggabiz dan Pemkot Yogyakarta Wujudkan AiTax untuk Kemandirian Fiskal Daerah

    PT Sangga Bisnis Anda (Sanggabiz) dan Pemerintah Kota Yogyakarta menginisiasi AiTax, sebuah platform inovatif berbasis kecerdasan buatan (AI), data analytics, dan machine learning untuk mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Menjawab…

    BRIDS Masuk 16 Besar CX100 Danantara 2026, Peringkat Kedua di Industri Sekuritas dan Manajemen Investasi

    Jakarta, 16 Oktober 2026 – PT BRI Danareksa Sekuritas (BRIDS) menempati peringkat ke-16 dalam Danantara Indonesia CX100 Award 2026, sekaligus menjadi perusahaan dengan peringkat tertinggi kedua di antara perusahaan sekuritas…

    You Missed

    Transformasi Tata Kelola PAD: Sinergi Sanggabiz dan Pemkot Yogyakarta Wujudkan AiTax untuk Kemandirian Fiskal Daerah

    Transformasi Tata Kelola PAD: Sinergi Sanggabiz dan Pemkot Yogyakarta Wujudkan AiTax untuk Kemandirian Fiskal Daerah

    BRIDS Masuk 16 Besar CX100 Danantara 2026, Peringkat Kedua di Industri Sekuritas dan Manajemen Investasi

    BRIDS Masuk 16 Besar CX100 Danantara 2026, Peringkat Kedua di Industri Sekuritas dan Manajemen Investasi

    Jemput Pelaku Usaha Sejak Pagi, BRI Dorong Digitalisasi Transaksi di Pasar dan Kawasan Unggulan

    Jemput Pelaku Usaha Sejak Pagi, BRI Dorong Digitalisasi Transaksi di Pasar dan Kawasan Unggulan

    FisTx Indonesia Luncurkan KSO Budidaya Udang, Pertemukan Investor, Pemilik Lahan, dan Operator Berpengalaman di Sektor Pangan Strategis

    FisTx Indonesia Luncurkan KSO Budidaya Udang, Pertemukan Investor, Pemilik Lahan, dan Operator Berpengalaman di Sektor Pangan Strategis

    VRITIMES Exhibits at EdTek Con 2026 to Support Innovation in Education Technology

    VRITIMES Exhibits at EdTek Con 2026 to Support Innovation in Education Technology

    HSB Investasi Jadi Broker Pertama di Indonesia dengan Asuransi Perlindungan Dana Nasabah

    HSB Investasi Jadi Broker Pertama di Indonesia dengan Asuransi Perlindungan Dana Nasabah