Perkuat Keselamatan Jelang Lebaran 2026, Manajemen KAI Petakan Titik Rawan di Jalur Daop 9 Jember

Menjelang masa Angkutan Lebaran (Angleb) 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) melakukan langkah proaktif untuk menjamin keselamatan perjalanan kereta api. Jajaran Manajemen KAI melakukan inspeksi menyeluruh ke berbagai wilayah operasional menggunakan Kereta Inspeksi (KAIS), termasuk menyisir jalur di wilayah Daop 9 Jember pada hari ini.

JEMBER, 12 Februari 2026 – Menjelang masa Angkutan Lebaran (Angleb) 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) melakukan langkah proaktif untuk menjamin keselamatan perjalanan kereta api. Jajaran Manajemen KAI melakukan inspeksi menyeluruh ke berbagai wilayah operasional menggunakan Kereta Inspeksi (KAIS), termasuk menyisir jalur di wilayah Daop 9 Jember pada hari ini.

Inspeksi tersebut diikuti oleh jajaran pimpinan PT KAI (Persero), antara lain jajaran Dewan Komisaris dan Direksi, perwakilan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), Direktorat Jenderal Perkeretaapian, serta Balai Teknik Perkeretaapian Kelas 1 Surabaya.

Manager Hukum dan Humasda Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro menyebut inspeksi Kereta Api Inspeksi (KAIS) adalah langkah pengendalian risiko. Upaya preventif ini memastikan seluruh aspek pelayanan dan keselamatan siap menghadapi lonjakan mobilitas masyarakat secara nasional.

Angkutan Lebaran memiliki kompleksitas operasi yang tinggi. Melalui KAIS, KAI memastikan kesiapan lintas, sarana, SDM, serta pengamanan dilakukan secara menyeluruh berbasis kondisi lapangan,” ujar Cahyo.

Sebagai bagian dari langkah mitigasi risiko nasional, KAI menetapkan sejumlah titik strategis sebagai Daerah Pemantauan Khusus (Dapsus). Di wilayah Daop 9 Jember, terdapat dua lokasi yang mendapatkan perhatian ekstra karena karakteristik kontur alam dan potensi gangguannya:

• Km 76+000 s.d 76+800 (Antara Rejoso – Grati): Tergolong area tanah labil. Upaya mitigasi dilakukan melalui perbaikan tubuh baan dan penguatan dinding penahan tanah.

• BH 93 Km 18+670 (Antara Banyuwangi – Ketapang): Lokasi rawan banjir yang diantisipasi dengan normalisasi saluran air secara berkala.

Guna menjamin kelancaran operasional, KAI juga menyiagakan Alat Material Untuk Siaga (AMUS) yang terdiri dari stok pasir, bantalan rel, hingga batu balas di delapan stasiun strategis, yakni: Pasuruan, Probolinggo, Klakah, Tanggul, Jember, Kalisat, Kalibaru, dan Ketapang. Langkah ini memastikan respon cepat tim lapangan jika terjadi gangguan prasarana di titik-titik tersebut.

Melalui KAIS, KAI Daop 9 Jember tidak hanya memastikan kesiapan teknis, tetapi juga menyatukan persepsi dan soliditas seluruh Insan KAI dan stakeholder. Fokus kami adalah menjaga keselamatan, keandalan perjalanan, dan kenyamanan pelanggan selama Angkutan Lebaran,” kata Cahyo.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Related Posts

    Waskita Beton Precast Laksanakan RUPSLB, Bahas Langkah Perseroan ke Depan

    Jakarta, Oktober 2026 – PT Waskita Beton Precast Tbk melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) dengan agenda pengukuhan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham sebelumnya terkait konversi utang menjadi…

    Kementerian PU Bersama PTPP Tangani 31 Titik Longsoran di Sumatera Utara, Progres Lampaui Target

    Jakarta, 22 Oktober 2026 – PT PP (Persero) Tbk (“PTPP”), perusahaan konstruksi dan investasi nasional di bawah naungan Danantara Indonesia, terus berkontribusi dalam pemulihan infrastruktur jalan terdampak bencana alam melalui…

    You Missed

    Waskita Beton Precast Laksanakan RUPSLB, Bahas Langkah Perseroan ke Depan

    Waskita Beton Precast Laksanakan RUPSLB, Bahas Langkah Perseroan ke Depan

    Kementerian PU Bersama PTPP Tangani 31 Titik Longsoran di Sumatera Utara, Progres Lampaui Target

    Kementerian PU Bersama PTPP Tangani 31 Titik Longsoran di Sumatera Utara,  Progres Lampaui Target

    SUCOFINDO Goes to Campus, Dorong Mahasiswa Siap Bersaing di Era Teknologi

    SUCOFINDO Goes to Campus, Dorong Mahasiswa Siap Bersaing di Era Teknologi

    Tanda Tangan Elektronik Bukan Cuma Urusan Kantor, Ini Gunanya bagi Warga

    Tanda Tangan Elektronik Bukan Cuma Urusan Kantor, Ini Gunanya bagi Warga

    His Dad Needed a Treadmill Repair. This 11-Year-Old Started No DIY.

    His Dad Needed a Treadmill Repair. This 11-Year-Old Started No DIY.

    Kenneth Kwan: The Global Keynote Speaker Helping Leaders Turn Change into Results

    Kenneth Kwan: The Global Keynote Speaker Helping Leaders Turn Change into Results