Penerima Beasiswa Pertamina Diperkuat Pelatihan Kebencanaan untuk Aksi Sobat Bumi

Merespons meningkatnya kejadian bencana alam yang terjadi di berbagai wilayah Indonesia, PT Pertamina (Persero) melalui Pertamina Foundation mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) yang tanggap dan siap merespons bencana melalui pelatihan kesiapsiagaan bencana dan trauma healing bagi penerima Beasiswa Sobat Bumi (SoBI).

Bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Sumatera Utara (Sumut), pelatihan diberikan secara daring. Pelatihan ini juga diberikan untuk membekali para penerima beasiswa dengan pengetahuan dan keterampilan dasar penanganan kebencanaan yang akan diimplementasikan dalam Aksi Sobat Bumi jilid kedua dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-68 Pertamina.

Dalam pelatihan ini, para penerima beasiswa diberikan pemahaman menyeluruh mengenai siklus manajemen bencana, mulai dari pra-bencana, saat tanggap darurat, hingga pascabencana. Mereka juga diperkenalkan pada konsep kesiapsiagaan bencana, termasuk pengenalan risiko, mitigasi, sistem peringatan dini, hingga peran yang bisa mereka lakukan untuk mengurangi dampak bencana.

Selain itu, mereka juga mendapatkan materi trauma healing pascabencana melalui pendekatan Pertolongan Pertama Psikologis (Psychological First Aid/PFA). Materi ini mengajarkan tentang pentingnya mendukung proses pemulihan psikososial agar penyintas dapat kembali menjalani kehidupan secara lebih normal dengan nilai-nilai sosial dan budaya masyarakat setempat, serta menempatkan relawan sebagai pendamping yang humanis dan beretika.

Ketua Bidang Anggota dan Sukarelawan PMI Provinsi Sumatera Utara, Muhammad Fitri Rahmadana, menegaskan bahwa kesiapan relawan muda menjadi elemen penting dalam penanganan bencana yang berkelanjutan.

“Dalam penanganan bencana, relawan tidak hanya dituntut sigap secara fisik, tetapi juga mampu memberikan dukungan psikologis awal kepada penyintas. Melalui pelatihan ini, penerima Beasiswa Sobat Bumi dibekali pemahaman kesiapsiagaan bencana serta keterampilan dasar trauma healing agar dapat hadir secara empatik, tepat, dan tidak memperburuk kondisi psikologis korban,” ujar Fitri, Rabu (17/10).

Aksi Sobat Bumi jilid kedua dikemas dalam dua rangkaian kegiatan utama, yaitu Aksi Pulihkan Bumi dan Aksi Tanam Pohon. Dalam Aksi Pulihkan Bumi, para penerima Beasiswa Sobat Bumi akan mengimplementasikan langsung hasil pelatihan dengan memberikan trauma healing kepada korban terdampak bencana serta melakukan edukasi kesiapsiagaan bencana ke sekolah-sekolah.

Sementara itu, Aksi Tanam Pohon dilaksanakan sebagai upaya mitigasi dan pencegahan bencana, khususnya untuk mengurangi risiko banjir dan tanah longsor, sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan dengan menanam pohon penyerap karbon dan mangrove.

President Director Pertamina Foundation, Agus Mashud S. Asngari, menyampaikan bahwa Aksi Sobat Bumi jilid kedua ini dirancang untuk menumbuhkan kepedulian sekaligus memperkuat upaya pencegahan bencana.

“Aksi Sobat Bumi jilid kedua ini mendorong kepekaan dan kepedulian para penerima Beasiswa Sobat Bumi terhadap korban bencana, sekaligus memperkuat upaya pencegahan agar bencana serupa tidak kembali terjadi. Melalui trauma healing, edukasi kesiapsiagaan bencana, dan aksi tanam pohon secara serentak, kami ingin memastikan pemulihan dan pencegahan berjalan beriringan,” tutup Agus.

Agustus lalu, Aksi Sobat Bumi jilid pertama, HUT ke-80 Republik Indonesia, mengusung semangat ketahanan pangan. Selain menanam 6460 bibit pohon mangrove dan daratan serta aksi pungut sampah 921 kilogram, para penerima beasiswa juga mewujudkan kemandirian pangan melalui instalasi 204 budi daya ikan dalam ember dengan 12.035 bibit ikan lele dan 5.123 benih sayur.

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES

  • Related Posts

    Material Besi Sampai di Proyek, Siapa yang Memeriksa Sebelum Dibongkar?

    Pemeriksaan jumlah, jenis, dan kondisi material besi sebelum pembongkaran sangat penting untuk memastikan barang sesuai pesanan dan menghindari kerugian. Dengan menunjuk petugas pemeriksa serta menerapkan prosedur penerimaan yang jelas, proyek…

    Tren Futures Kripto Global Meningkat, Bittime Tekankan Pentingnya Manajemen Risiko

    Bittime Futures menawarkan 49 pasangan perdagangan, posisi long dan short, serta leverage hingga 25x. Seiring tren Futures kripto global, Bittime menekankan pentingnya manajemen risiko, pemahaman leverage, margin, dan likuidasi agar…

    You Missed

    Material Besi Sampai di Proyek, Siapa yang Memeriksa Sebelum Dibongkar?

    Material Besi Sampai di Proyek, Siapa yang Memeriksa Sebelum Dibongkar?

    Tren Futures Kripto Global Meningkat, Bittime Tekankan Pentingnya Manajemen Risiko

    Tren Futures Kripto Global Meningkat, Bittime Tekankan Pentingnya Manajemen Risiko

    Metranet Perkuat Pengelolaan Data Terintegrasi Berbasis AI di DPR RI untuk Peningkatan Akurasi dalam Fungsi Legislasi

    Metranet Perkuat Pengelolaan Data Terintegrasi Berbasis AI di DPR RI untuk Peningkatan Akurasi dalam Fungsi Legislasi

    Furniture Kantor Custom atau Beli Jadi, Mana yang Masuk Akal?

    Furniture Kantor Custom atau Beli Jadi, Mana yang Masuk Akal?

    Sira Village Hadirkan Fashion Show dengan Konsep Sustainability melalui Labdanation Fashion Week Season III

    Sira Village Hadirkan Fashion Show dengan Konsep Sustainability melalui Labdanation Fashion Week Season III

    Trainocate Malaysia Launches AI Training Roadmap 2026, a 7-Level Framework to Close the Enterprise AI Skills Gap

    Trainocate Malaysia Launches AI Training Roadmap 2026, a 7-Level Framework to Close the Enterprise AI Skills Gap