Pelindo Multi Terminal Edukasi Program Rumah Kelola Sampah kepada Mahasiswa

Medan, April 2026 – PT Pelindo Multi Terminal (SPMT), subholding PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang bergerak di bidang operasional terminal nonpetikemas, hadir sebagai narasumber dalam Kuliah Umum bertema Corporate Social Responsibility (CSR) yang diselenggarakan oleh Program Studi Kewirausahaan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Satya Bhinneka Medan. Kegiatan ini berlangsung pada Selasa (21/4), bertempat di Auditorium Bung Karno, Universitas Satya Bhinneka.

Kuliah umum ini menghadirkan Finan Syaifullah, Senior Vice President Sekretariat Perusahaan Pelindo Multi Terminal, sebagai pembicara utama. Dalam pemaparannya, Finan membawakan materi seputar perkembangan praktik CSR di lingkungan BUMN, mulai dari landasan regulasi, implementasi program, hingga kaitannya dengan konsep green economy yang tengah menjadi tren global. Ia juga menekankan pentingnya menyederhanakan konsep keberlanjutan seperti SDGs dan triple bottom line agar lebih mudah dipahami dan diterapkan langsung oleh masyarakat di lapangan.

Sebagai wujud nyata program CSR, Pelindo Multi Terminal memfokuskan implementasinya pada tiga bidang utama: pendidikan melalui program Pelindo Mengajar, lingkungan melalui rehabilitasi mangrove dan pengelolaan sampah, serta pemberdayaan UMKM melalui pelatihan dan pendampingan pelaku usaha kecil. Ketiganya mencerminkan komitmen perusahaan bahwa CSR adalah strategi bisnis jangka panjang sekaligus investasi nyata bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional.

Salah satu program yang menjadi sorotan dalam kuliah umum ini adalah Rumah Kelola Sampah (RKS), program unggulan CSR Pelindo Multi Terminal yang mengintegrasikan tiga pihak secara setara: perusahaan, akademisi, dan masyarakat. Melalui RKS, masyarakat diajak memahami pengelolaan sampah dari skala rumah tangga, mulai dari pemilahan, pengolahan sampah organik menjadi pupuk, pengembangan hidroponik, hingga pemanfaatan panel surya—sehingga persoalan lingkungan sekaligus menjadi peluang kewirausahaan yang nyata.

“CSR bukan sekadar kewajiban perusahaan, tetapi strategi berkelanjutan yang membuka peluang besar bagi generasi muda untuk berkontribusi dalam membangun ekonomi yang inklusif dan ramah lingkungan. Rumah Kelola Sampah adalah bukti bahwa ketika perusahaan, akademisi, dan masyarakat bekerja bersama, perubahan nyata bisa terjadi,” ujar Finan Syaifullah

Program RKS juga secara aktif mendorong keterlibatan mahasiswa untuk turun langsung ke lapangan, mengembangkan inovasi berbasis lingkungan, dan membangun komunitas yang berdampak. Ke depan, program ini diharapkan menjadi solusi berkelanjutan untuk permasalahan sampah di Kota Medan sekaligus laboratorium hidup bagi mahasiswa dalam mengimplementasikan ilmu perkuliahan.

Kegiatan ini disambut positif oleh Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Satya Bhinneka, Martin, yang berharap kolaborasi dengan SPMT dapat terus berkembang termasuk dalam mendukung Semarak Bazar Kreasi, program tahunan Prodi Kewirausahaan untuk menumbuhkan jiwa wirausaha mahasiswa.

Bagi Pelindo Multi Terminal, kolaborasi dengan perguruan tinggi ini sejalan dengan keyakinan perusahaan bahwa generasi muda adalah penggerak utama transformasi menuju ekonomi yang berkelanjutan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Related Posts

    Salurkan Kredit untuk Pedagang Sayur 24 Jam di Pasar Lontar Kramat Jaya, Bukti Nyata Dukungan BRI terhadap UMKM

    Di tengah aktivitas masyarakat yang terus berjalan sepanjang waktu, Heri Irawan hadir sebagai sosok pedagang sayuran yang memberikan kemudahan bagi masyarakat di sekitar Pasar Lontar Kramat Jaya, Tanjung Priok, Jakarta…

    Kaya Aset Belum Tentu Kaya Kas: Pelajaran Likuiditas dari Barang Mewah

    Luxury pawn merupakan salah satu alternatif yang memungkinkan aset dijaminkan sementara, dengan kewajiban pelunasan sesuai kesepakatan. Seseorang bisa mempunyai koleksi tas branded atau jam tangan bernilai tinggi tetapi hanya menyimpan…

    You Missed

    Salurkan Kredit untuk Pedagang Sayur 24 Jam di Pasar Lontar Kramat Jaya, Bukti Nyata Dukungan BRI terhadap UMKM

    Salurkan Kredit untuk Pedagang Sayur 24 Jam di Pasar Lontar Kramat Jaya, Bukti Nyata Dukungan BRI terhadap UMKM

    Kaya Aset Belum Tentu Kaya Kas: Pelajaran Likuiditas dari Barang Mewah

    Kaya Aset Belum Tentu Kaya Kas: Pelajaran Likuiditas dari Barang Mewah

    Pertamina SMEXPO Regional Bekasi 2026 Hadirkan 50 UMKM dan Luncurkan Katalog Digital PFpreneur, Perluas Akses Pasar Produk Lokal

    Pertamina SMEXPO Regional Bekasi 2026 Hadirkan 50 UMKM dan Luncurkan Katalog Digital PFpreneur, Perluas Akses Pasar Produk Lokal

    Peringati Hari Sumpah Pemuda, Linknet Tanam Ribuan Pohon Bersama Mahasiswa USU

    Peringati Hari Sumpah Pemuda, Linknet Tanam Ribuan Pohon Bersama Mahasiswa USU

    Harga Minyak WTI Berpotensi Terkoreksi, Resistance US$104,84 Jadi Perhatian

    Harga Minyak WTI Berpotensi Terkoreksi, Resistance US4,84 Jadi Perhatian

    India Berhasil Keluarkan 496 Juta Penduduk dari Kemiskinan dalam 12 Tahun

    India Berhasil Keluarkan 496 Juta Penduduk dari Kemiskinan dalam 12 Tahun