Pastikan Keselamatan dan Keandalan Jalur, Jajaran Divre IV Tanjungkarang Cek Lintas Rejosari–Branti

Jajaran PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divre IV Tanjungkarang melaksanakan kegiatan cek lintas dengan berjalan kaki menelusuri rute Stasiun Rejosari – Branti.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Executive Vice President Divre IV Tanjungkarang Mohamad Ramdany sebagai upaya KAI Divre IV Tanjungkarang dalam menjaga kesiapan jalur operasional agar perjalanan kereta api di wilayah Lampung dapat berjalan aman, lancar, dan tepat waktu.

Pemeriksaan lintas dilakukan untuk memantau secara langsung kondisi infrastruktur seperti rel, bantalan, jembatan, drainase, serta kondisi lingkungan sekitar jalur kereta api.

Mohamad Ramdany menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah rutin namun strategis untuk memastikan seluruh elemen operasional tetap dalam kondisi terbaik.

“Keselamatan perjalanan kereta api menjadi prioritas utama KAI. Melalui kegiatan cek lintas ini, kami ingin memastikan seluruh prasarana, mulai dari rel hingga fasilitas pendukung lainnya, berada dalam kondisi andal dan siap melayani masyarakat,” ujar Ramdany.

Selain memeriksa kondisi fisik jalur, tim juga melakukan pengecekan terhadap kesiapsiagaan petugas di lapangan, termasuk penjaga perlintasan sebidang dan petugas pemeliharaan jalan rel. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa aspek keselamatan diterapkan secara menyeluruh, baik dari sisi prasarana maupun sumber daya manusia.

Lebih lanjut, Ramdany menambahkan bahwa hasil pengecekan di lapangan akan menjadi bahan evaluasi dan tindak lanjut bagi unit terkait di Divre IV Tanjungkarang.

“Kami terus mendorong seluruh jajaran agar proaktif dalam menjaga standar keselamatan kerja dan pelayanan kepada masyarakat. KAI berkomitmen memberikan layanan transportasi yang tidak hanya nyaman, tetapi juga selamat dan andal,” tambahnya.

Selain itu, kegiatan cek lintas ini juga menjadi momen untuk memperkuat koordinasi antar-unit kerja di lingkungan Divre IV Tanjungkarang, khususnya dalam hal pemeliharaan preventif dan perbaikan berkelanjutan di jalur operasional.

Dengan langkah-langkah ini, KAI Divre IV Tanjungkarang berkomitmen untuk terus menjaga keselamatan perjalanan kereta api, sekaligus mendukung misi perusahaan dalam menggerakkan transportasi berkelanjutan, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Image

  • Related Posts

    Di Tengah Pesatnya Tokenisasi Aset, Bittime Buka Akses Tokenisasi Saham AS bagi Investor Indonesia

    Bittime menyoroti perkembangan tokenisasi aset global yang membuka peluang baru bagi investor Indonesia untuk memperoleh eksposur terhadap pasar saham AS melalui Tokenized US Stocks Bittime. Di tengah meningkatnya adopsi tokenisasi…

    Melangkah ke Rusia dan Membuka Perspektif Dunia, Inilah Kisah Study Abroad William Budihartos

    Melihat dunia luar secara langsung seringkali memberikan perspektif yang jauh lebih luas dibandingkan apa yang tertulis di dalam buku teks. Inilah yang dirasakan oleh William Budiharto, mahasiswa program studi Information…

    You Missed

    Where MOLD Manila Began: Baesa Branch Continues to Serve North Quezon City

    Where MOLD Manila Began: Baesa Branch Continues to Serve North Quezon City

    From Finding Answers to Getting Things Done: How AI Assistants Are Changing Everyday Life

    From Finding Answers to Getting Things Done: How AI Assistants Are Changing Everyday Life

    From Setback to Second Chance: Cebuana Lhuillier Authorized Agent Turns Adversity into Opportunity

    From Setback to Second Chance: Cebuana Lhuillier Authorized Agent Turns Adversity into Opportunity

    Di Tengah Pesatnya Tokenisasi Aset, Bittime Buka Akses Tokenisasi Saham AS bagi Investor Indonesia

    Di Tengah Pesatnya Tokenisasi Aset, Bittime Buka Akses Tokenisasi Saham AS bagi Investor Indonesia

    Melangkah ke Rusia dan Membuka Perspektif Dunia, Inilah Kisah Study Abroad William Budihartos

    Melangkah ke Rusia dan Membuka Perspektif Dunia, Inilah Kisah Study Abroad William Budihartos

    75 ECOMAX modules, 250 MW: Italian AB’s Power&Cooling application for U.S. Data Centers – and why ANKA wants to bring that model to the Philippines

    75 ECOMAX modules, 250 MW: Italian AB’s Power&Cooling application for U.S. Data Centers – and why ANKA wants to bring that model to the Philippines