Mobilitas Ramadan Meningkat, LRT Jabodebek Perbolehkan Penumpang Berbuka Puasa Saat Perjalanan

LRT Jabodebek mencatat peningkatan mobilitas masyarakat selama Ramadan dan memberikan keleluasaan bagi penumpang untuk berbuka puasa di kereta dan stasiun.

Mobilitas masyarakat selama bulan Ramadan terus menunjukkan peningkatan. LRT Jabodebek mencatat jumlah pengguna harian mencapai lebih dari 120 ribu penumpang, mencerminkan tingginya aktivitas masyarakat yang memanfaatkan transportasi publik untuk beraktivitas selama bulan suci.

Seiring dengan tingginya mobilitas tersebut, LRT Jabodebek menghadirkan layanan ramah Ramadan dengan memperbolehkan penumpang berbuka puasa secara sederhana saat berada di dalam kereta maupun di area stasiun.

Manager Public Relations LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, mengatakan kebijakan ini diberikan untuk memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang masih berada dalam perjalanan ketika waktu berbuka tiba.

“Selama Ramadan, banyak pengguna yang masih berada dalam perjalanan menjelang waktu berbuka puasa, khususnya pada jam pulang kerja. Oleh karena itu LRT Jabodebek memberikan keleluasaan bagi penumpang untuk berbuka puasa secara sederhana di dalam kereta maupun di area stasiun,” ujarnya.

Ditambahkannya, bahwa peningkatan mobilitas masyarakat selama Ramadan umumnya terjadi pada sore hingga malam hari, terutama menjelang waktu berbuka puasa. Untuk itu, LRT Jabodebek memastikan kesiapan operasional mulai dari sarana, prasarana, hingga petugas layanan guna memastikan perjalanan pengguna tetap aman dan nyaman.

Meski diperbolehkan berbuka puasa selama perjalanan, LRT Jabodebek tetap mengimbau penumpang agar menjaga kebersihan dan kenyamanan bersama dengan mengonsumsi makanan atau minuman ringan serta tidak meninggalkan sampah di dalam kereta maupun area stasiun.

Melalui layanan ini, LRT Jabodebek berharap masyarakat tetap dapat menjalankan ibadah puasa dengan nyaman sekaligus menikmati perjalanan menggunakan transportasi publik yang aman, tertib, dan efisien.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Related Posts

    Suku Bunga AS Tetap, Mengapa Pasar Kripto Belum Bergerak Positif?

    Jakarta, 29 Oktober 2026 — Bank sentral Amerika Serikat (The Fed), mempertahankan suku bunga acuan pada kisaran 3,75%–4% dalam pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) pada 28 Oktober 2026. Keputusan…

    Biaya Tak Terduga di Tengah Bulan, Ini Cara Menentukan Prioritas Keuangan

    Kendaraan tiba-tiba rusak, peralatan elektronik di rumah perlu diperbaiki, atau ada anggota keluarga yang membutuhkan bantuan mendadak. Situasi seperti ini bisa terjadi kapan saja dan sering kali datang tanpa persiapan.…

    You Missed

    Suku Bunga AS Tetap, Mengapa Pasar Kripto Belum Bergerak Positif?

    Suku Bunga AS Tetap, Mengapa Pasar Kripto Belum Bergerak Positif?

    Biaya Tak Terduga di Tengah Bulan, Ini Cara Menentukan Prioritas Keuangan

    Biaya Tak Terduga di Tengah Bulan, Ini Cara Menentukan Prioritas Keuangan

    Is AI Making Employees More Productive but Less Mentally Healthy? PVP Raises Workplace Concerns

    Is AI Making Employees More Productive but Less Mentally Healthy? PVP Raises Workplace Concerns

    India-Indonesia Jajaki Peluang Investasi di Gujarat Menjelang Vibrant Gujarat Global Summit 2027

    India-Indonesia Jajaki Peluang Investasi di Gujarat Menjelang Vibrant Gujarat Global Summit 2027

    Pasar Keuangan Syariah Indonesia Tembus Rp3.231 Triliun, FLOQ Soroti Peluang Tokenisasi

    Pasar Keuangan Syariah Indonesia Tembus Rp3.231 Triliun, FLOQ Soroti Peluang Tokenisasi

    Stasiun Kuala Bingai Dukung Konektivitas Masyarakat, KA Srilelawangsa Hadirkan Tarif Mulai Rp2.000

    Stasiun Kuala Bingai Dukung Konektivitas Masyarakat, KA Srilelawangsa Hadirkan Tarif Mulai Rp2.000