Menjelang Rilis NFP Malam Ini, Harga Emas Masih Bertahan di Jalur Bullish

Harga emas (XAU/USD) kembali menunjukkan penguatan pada perdagangan sesi Amerika Utara hari Rabu (19/11). Meski sempat terkoreksi setelah menguat lebih dari 1% akibat lonjakan tajam Dolar AS, logam mulia ini tetap bertahan di zona positif. Pergerakan pasar mencatat XAU/USD berada di sekitar level $4.081 atau naik sekitar 0,31%, di tengah meningkatnya ketidakpastian ekonomi global serta fokus pelaku pasar menjelang rilis data tenaga kerja AS yang dijadwalkan Kamis malam waktu Indonesia.

Menurut Analis Dupoin Futures Indonesia, Andy Nugraha, pola pergerakan emas dalam beberapa hari terakhir menunjukkan kecenderungan bullish yang semakin solid. Berdasarkan kombinasi sinyal candlestick dan indikator Moving Average, Andy menilai tren penguatan emas terus mendapatkan dorongan dari minat beli yang stabil sejak awal pekan.

Pada pembukaan sesi Asia Kamis pagi (20/11), harga emas bahkan sempat naik hingga menyentuh area $4.110, mengindikasikan bahwa pasar masih mencari aset aman di tengah meningkatnya kewaspadaan. Penundaan rilis data ketenagakerjaan AS akibat gangguan operasional pemerintahan membuat The Fed mendapat lebih sedikit petunjuk mengenai kondisi pasar tenaga kerja, sehingga menambah ketidakpastian dan meningkatkan permintaan emas sebagai safe haven.

Dalam ulasan hariannya, Andy Nugraha memaparkan dua skenario pergerakan emas untuk hari ini. Jika tekanan bullish terus mendominasi, harga XAU/USD berpotensi melanjutkan kenaikan menuju resistance kuat di $4.129 yang menjadi target penguatan berikutnya. Sebaliknya, jika momentum mulai melemah dan terjadi koreksi, emas berpeluang turun menguji support di sekitar $4.057 sebelum menentukan arah baru.

Saat ini, sentimen investor sangat dipengaruhi oleh ekspektasi terhadap rilis data Nonfarm Payrolls (NFP) bulan September. Konsensus pasar memperkirakan pertumbuhan tenaga kerja sekitar 50.000, jauh lebih tinggi daripada 22.000 pada laporan sebelumnya. Jika data keluar lebih lemah dari perkiraan, peluang pemangkasan suku bunga The Fed pada Desember dapat meningkat, yang biasanya menjadi katalis positif bagi emas. Penurunan suku bunga menurunkan biaya kesempatan dalam memegang emas, sehingga harga logam mulia cenderung naik.

Walaupun demikian, peluang penurunan suku bunga The Fed tidak lagi sekuat pekan lalu. Risalah rapat FOMC bulan Oktober memperlihatkan adanya perbedaan pandangan di antara pejabat The Fed mengenai prospek suku bunga, dengan sebagian anggota tidak mendukung kelanjutan siklus penurunan. Kondisi tersebut membuat ekspektasi pasar menurun, dengan probabilitas pemangkasan suku bunga Desember kini berada di sekitar 30%, turun jauh dari hampir 60% pada pekan sebelumnya menurut CME FedWatch.

Sementara itu, Dolar AS terus menunjukkan performa impresif. Indeks Dolar (DXY) naik 0,54% ke level 100,13, tertinggi dalam dua minggu terakhir. Kenaikan dolar umumnya menjadi tekanan bagi harga emas, namun imbal hasil obligasi AS yang stabil dengan yield Treasury 10 tahun bertahan di kisaran 4,11% membantu menahan tekanan tersebut.

Melihat dinamika pasar yang masih sangat responsif terhadap data ekonomi dan arah kebijakan moneter, harga emas diperkirakan bergerak fluktuatif menjelang rilis NFP. Namun selama indikator teknikal masih menunjukkan kecenderungan bullish, peluang kenaikan tetap terbuka sebelum pasar menentukan arah selanjutnya setelah laporan ketenagakerjaan malam ini dirilis.

  • Related Posts

    55 Tahun Bersama Dunia Otomotif Indonesia, Pylox Hadirkan Generasi Baru Lewat Pylox Premium

    Hadir dengan 77 pilihan warna untuk kebutuhan repaint, restore, hingga modifikasi motor Bagi banyak pengguna motor, mengecat ulang kendaraan bukan sekadar mengganti warna. Repaint dapat menjadi cara untuk mengembalikan tampilan…

    Bathymetry Survey dengan ROV: Cara Memetakan Dasar Perairan Secara Akurat

    Bathymetry survey memetakan kedalaman dan bentuk dasar perairan untuk kebutuhan konstruksi, pelabuhan, hingga inspeksi struktur bawah air. Kombinasi unmanned surface vehicle, ROV, dan sensor echosounder membuat pemetaan lebih cepat, aman,…

    You Missed

    Fresh Business Ventures Returns to Philippines as Private Wealth Interest Grows

    Fresh Business Ventures Returns to Philippines as Private Wealth Interest Grows

    55 Tahun Bersama Dunia Otomotif Indonesia, Pylox Hadirkan Generasi Baru Lewat Pylox Premium

    55 Tahun Bersama Dunia Otomotif Indonesia, Pylox Hadirkan Generasi Baru Lewat Pylox Premium

    Kidz and Kitz เสริมทัพพอร์ตฯ ป๊อปคัลเจอร์ คว้าสิทธิ์ MANYC ค่ายการ์ดสะสมระดับพรีเมียม นำเข้า 3 IPs ยักษ์ยอดฮิต จากญี่ปุ่น ลุยตลาดไทย

    Kidz and Kitz เสริมทัพพอร์ตฯ ป๊อปคัลเจอร์ คว้าสิทธิ์ MANYC ค่ายการ์ดสะสมระดับพรีเมียม นำเข้า 3 IPs ยักษ์ยอดฮิต จากญี่ปุ่น ลุยตลาดไทย

    Bathymetry Survey dengan ROV: Cara Memetakan Dasar Perairan Secara Akurat

    Bathymetry Survey dengan ROV: Cara Memetakan Dasar Perairan Secara Akurat

    KAI Daop 2 Bandung Dorong Masyarakat Gunakan Kereta Api untuk Mobilitas

    KAI Daop 2 Bandung Dorong Masyarakat Gunakan Kereta Api untuk Mobilitas

    Menabung buat Self Reward, Boleh Kah? Ini Cara Menyiapkannya Tanpa Mengganggu Keuangan

    Menabung buat Self Reward, Boleh Kah? Ini Cara Menyiapkannya Tanpa Mengganggu Keuangan