Mahasiswa School of Computer Science BINUS University Tampil di Ajang Internasional AI in Healthcare Hackathon 2026 di Uzbekistan

Jakarta, 30 April 2026, – Perkembangan artificial intelligence (AI) telah membawa transformasi besar di berbagai sektor industri, termasuk dunia kesehatan. Teknologi seperti machine learning, computer vision, hingga predictive analytics kini memainkan peran penting dalam membantu tenaga medis mengambil keputusan yang lebih cepat, akurat, dan berbasis data. Di tengah meningkatnya kebutuhan global terhadap inovasi teknologi kesehatan, generasi muda dituntut untuk tidak hanya memiliki kemampuan teknis yang kuat, tetapi juga mampu menghadirkan solusi digital yang relevan terhadap tantangan kemanusiaan dan kesehatan global.

Menjawab tantangan tersebut, School of Computer Science BINUS University kembali menunjukkan kiprahnya di tingkat internasional melalui partisipasi mahasiswa dalam ajang bergengsi CAU Tech Hack 26 – AI in Healthcare Hackathon 2026 yang diselenggarakan pada 26–29 Maret 2026 di Central Asian University, Tashkent, Uzbekistan. Kompetisi internasional ini mempertemukan mahasiswa dari berbagai negara untuk mengembangkan solusi inovatif berbasis artificial intelligence dalam menjawab berbagai permasalahan klinis dan tantangan di sektor healthcare.

Mengusung konsep hackathon intensif selama kurang lebih 36 jam, kompetisi ini menantang para peserta untuk merancang solusi teknologi berbasis AI menggunakan pendekatan seperti machine learning dan computer vision. Tidak hanya menguji kemampuan teknis, kompetisi ini juga mengasah kreativitas, kemampuan problem solving, kolaborasi lintas disiplin, hingga ketahanan peserta dalam bekerja di bawah tekanan waktu yang tinggi sebelum akhirnya mempresentasikan solusi mereka di hadapan para pakar teknologi dan kesehatan global.

Partisipasi mahasiswa BINUS University dalam ajang ini menjadi bukti nyata bagaimana pendidikan teknologi saat ini tidak lagi hanya berorientasi pada penguasaan teori di dalam kelas, melainkan juga pada kemampuan menghadirkan solusi inovatif yang mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat global.

Dalam kompetisi tersebut, BINUS University diwakili oleh dua tim unggulan, yakni Tim Retivue dan Tim Orca, yang menghadirkan kombinasi kompetensi teknologi, riset, dan kolaborasi lintas program studi.

Tim Retivue yang mewakili Computer Science BINUS @Malang beranggotakan Andreas Edward Putra Jatmiko, Laura Marcella Pratama, Stella Olivia Setiadi, dan Komang Samuel Arie Wicaksana di bawah bimbingan Ir. Simeon Yuda Prasetyo, S.Kom., M.Kom., IPP., CSCU. Sementara itu, Tim Orca merupakan representasi kolaborasi lintas disiplin yang terdiri dari Jason Alexander Harris, Owen Putra Halim, dan Muhammad Reza Alghifari dari Artificial Intelligence Program, bersama Mathilda Rafaella Christy Nugroho dari Computer Science BINUS @Kemanggisan, dengan pendampingan Stefanus Benhard, S.Kom., M.Kom.

Kehadiran kedua tim ini menjadi refleksi dari ekosistem pembelajaran di BINUS University yang mendorong kolaborasi lintas kampus, lintas disiplin, dan lintas kompetensi sebagai bagian dari pengembangan talenta digital masa depan. Pendekatan collaborative learning tersebut dinilai penting untuk membentuk mahasiswa yang mampu bekerja dalam dinamika industri global yang semakin multidisipliner.

Dean School of Computer Science BINUS University, Prof. Derwin Suhartono, menyampaikan bahwa partisipasi mahasiswa dalam kompetisi internasional seperti CAU Tech Hack menjadi bagian penting dalam membangun pengalaman global sekaligus memperkuat kesiapan mahasiswa menghadapi tantangan industri berbasis AI di masa depan.

“Artificial intelligence saat ini berkembang sangat cepat dan telah menjadi bagian penting dalam transformasi berbagai sektor, termasuk healthcare. Karena itu, mahasiswa perlu memiliki pengalaman global yang tidak hanya mengasah kemampuan teknis, tetapi juga kemampuan berpikir kritis, problem solving, dan kolaborasi lintas budaya. Partisipasi mahasiswa BINUS University di CAU Tech Hack 2026 menjadi bukti bahwa talenta muda Indonesia mampu bersaing, beradaptasi, dan menghadirkan inovasi yang relevan di tingkat internasional,” ujar Prof. Derwin.

Lebih dari sekadar kompetisi, keikutsertaan mahasiswa BINUS University dalam ajang internasional ini juga menjadi sarana untuk memperluas international exposure dan membangun jejaring global dengan mahasiswa, akademisi, serta praktisi teknologi dari berbagai negara. Interaksi lintas budaya dan pertukaran wawasan tersebut memberikan pengalaman berharga dalam memahami bagaimana teknologi dapat dimanfaatkan untuk menjawab tantangan kesehatan secara lebih luas dan kontekstual.

Selain itu, pengalaman bekerja dalam lingkungan hackathon global turut membantu mahasiswa memahami dinamika industri profesional yang menuntut agility, innovation mindset, serta kemampuan beradaptasi secara cepat terhadap perubahan teknologi.

Sebagai institusi pendidikan yang terus mendorong innovation, technology, dan global employability, BINUS University secara konsisten membuka peluang bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman internasional melalui kompetisi, kolaborasi riset, maupun berbagai program global engagement lainnya. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen BINUS University dalam mencetak generasi digital talent yang adaptif, resilien, dan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap perkembangan teknologi global.

Melalui partisipasi dalam CAU Tech Hack 26 – AI in Healthcare Hackathon 2026, School of Computer Science BINUS University kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan ekosistem pembelajaran yang tidak hanya relevan dengan perkembangan industri masa depan, tetapi juga mampu mempersiapkan mahasiswa menjadi inovator teknologi yang berdampak bagi dunia.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Related Posts

    Melalui Program Jaga Air Bersih untuk Desa, SUCOFINDO Perkuat Kontribusi Sosial dan Lingkungan di Cirebon

    Cirebon, (26/10) – Memperingati 70 tahun pengabdiannya, PT SUCOFINDO (PERSERO) Cabang Cirebon terus menunjukkan komitmen dalam meningkatkan akses air bersih bagi masyarakat melalui peresmian fasilitas sumur bor di Pondok Pesantren…

    AsetKu Perkuat Transformasi Digital HR dan Pengembangan Talenta untuk Dukung Pertumbuhan Bisnis

    Jakarta, 23 Oktober 2026. Transformasi digital di industri teknologi finansial (fintech) tidak hanya berkaitan dengan pengembangan produk dan layanan keuangan, tetapi juga dengan kesiapan sumber daya manusia di baliknya. Seiring…

    You Missed

    Melalui Program Jaga Air Bersih untuk Desa, SUCOFINDO Perkuat Kontribusi Sosial dan Lingkungan di Cirebon

    Melalui Program Jaga Air Bersih untuk Desa, SUCOFINDO Perkuat Kontribusi Sosial dan Lingkungan di Cirebon

    AsetKu Perkuat Transformasi Digital HR dan Pengembangan Talenta untuk Dukung Pertumbuhan Bisnis

    AsetKu Perkuat Transformasi Digital HR dan Pengembangan Talenta untuk Dukung Pertumbuhan Bisnis

    PT Jasamarga Tollroad Maintenance Lakukan Preservasi Jalan Tol Jakarta – Cikampek, Pengguna Jalan Diimbau Antisipasi Perjalanan

    PT Jasamarga Tollroad Maintenance Lakukan Preservasi Jalan Tol Jakarta – Cikampek, Pengguna Jalan Diimbau Antisipasi Perjalanan

    Diskon QRIS dan Bayar Tagihan di Flash Diskon Oktober neobank

    Diskon QRIS dan Bayar Tagihan di Flash Diskon Oktober neobank

    Road to Jogja Business & Economic Outlook 2027: 30 Peserta Terpilih Siap Mengikuti Inclusive Business Accelerator Sanggabiz

    Road to Jogja Business & Economic Outlook 2027: 30 Peserta Terpilih Siap Mengikuti Inclusive Business Accelerator Sanggabiz

    Year 12 Past Papers and AI Marking: Check Your Answers

    Year 12 Past Papers and AI Marking: Check Your Answers