Lintasarta Umumkan Perubahan Direksi sebagai Langkah Strategis Perusahaan untuk Akselerasi Bisnis

Lintasarta mengumumkan perubahan susunan Direksi sebagai bagian dari
hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang diselenggarakan hari ini
(23/4). Dalam keputusan tersebut, perseroan menunjuk Armand Hermawan sebagai
President Director & Chief Executive Officer (PDCEO), menggantikan Bayu
Hanantasena yang telah mengakhiri masa jabatannya, serta mengangkat Hendra
Lesmana sebagai Director & Chief Commercial Officer.

Perseroan
menyampaikan apresiasi atas kontribusi dan kepemimpinan Bayu Hanantasena dalam
memperkuat fondasi bisnis serta mendorong transformasi Lintasarta sebagai
penyedia solusi digital terintegrasi.

Perubahan
ini merupakan langkah strategis perusahaan untuk memastikan kesinambungan
kepemimpinan sekaligus memperkuat eksekusi bisnis di tengah percepatan
transformasi digital dan perkembangan teknologi kecerdasan artifisial (AI).

President
Director & CEO Lintasarta, Armand Hermawan, menyampaikan komitmennya
untuk melanjutkan momentum transformasi perusahaan

“Lintasarta
telah memiliki fondasi yang kuat sebagai penyedia solusi digital dan AI. Ke
depan, kami akan memperkuat eksekusi bisnis dengan mengintegrasikan kapabilitas
4C Services sebagai satu ekosistem end-to-end. Fokus kami adalah memastikan
setiap solusi yang dihadirkan tidak hanya relevan secara teknologi, tetapi juga
memberikan dampak bisnis yang nyata bagi pelanggan dan industri,” ujar Armand.

Armand
Hermawan memiliki pengalaman lebih dari 25 tahun di berbagai sektor strategis,
termasuk telekomunikasi, jasa keuangan, pembiayaan infrastruktur, dan
transformasi digital. Sebelum bergabung dengan Lintasarta, ia menjabat sebagai President
Director & CEO Artajasa
serta pernah memegang sejumlah posisi strategis
di Indosat Ooredoo Hutchison, Angkasa Pura II, dan PT
Penjaminan Infrastruktur Indonesia (Persero)
.

Sebagai Beyond AI Factory di bawah
naungan Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) Group, Lintasarta akan terus memperkuat
perannya dalam mendorong adopsi AI di Indonesia melalui solusi yang
terintegrasi, penguatan kapabilitas, serta kolaborasi lintas sektor.

Perubahan kepemimpinan ini diharapkan semakin
memperkuat posisi Lintasarta dalam menghadirkan solusi digital yang andal,
aman, dan scalable, sekaligus mendukung pertumbuhan ekosistem digital nasional
secara berkelanjutan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Related Posts

    Mengawal Anggaran Pendidikan, Komisi X Perjuangkan Kesejahteraan Guru dan Pendidikan Tanpa Biaya

    PARLEMENTARIA, Jakarta – Komisi X DPR RI menyetujui pagu anggaran Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) dalam RAPBN Tahun Anggaran 2027 sebesar Rp61,1 triliun. Dalam persetujuan tersebut, Komisi X memberikan…

    Dari Mabar ke Komunitas: Pop Mie Campus Gaming Ground Hadir di IPB, Satukan Mahasiswa Bogor Lewat Esports

    Turnamen terbuka untuk mahasiswa ini hadir di awal tahun akademik. Membuka ruang bagi mahasiswa baru untuk membanun komunitas, mengasah kemampuan dan mengenal peluang karir di industri esports Bogor, 29 Agustus…

    You Missed

    Preparing for the biggest night of the year

    Preparing for the biggest night of the year

    Mengawal Anggaran Pendidikan, Komisi X Perjuangkan Kesejahteraan Guru dan Pendidikan Tanpa Biaya

    Mengawal Anggaran Pendidikan, Komisi X Perjuangkan Kesejahteraan Guru dan Pendidikan Tanpa Biaya

    Dari Mabar ke Komunitas: Pop Mie Campus Gaming Ground Hadir di IPB, Satukan Mahasiswa Bogor Lewat Esports

    Dari Mabar ke Komunitas: Pop Mie Campus Gaming Ground Hadir di IPB, Satukan Mahasiswa Bogor Lewat Esports

    Keselamatan Jadi Prioritas, KAI Daop 2 Bandung Tutup Perlintasan Sebidang Rawan dan Bangun Palang Pintu di Sejumlah Lokasi

    Keselamatan Jadi Prioritas, KAI Daop 2 Bandung Tutup Perlintasan Sebidang Rawan dan Bangun Palang Pintu di Sejumlah Lokasi

    PTPN I (Persero, Subholding Perkebunan Nusantara Perkuat Kolaborasi untuk Dukung Swasembada Pangan

    PTPN I (Persero, Subholding Perkebunan Nusantara Perkuat Kolaborasi untuk Dukung Swasembada Pangan

    Why Percentage Return Makes Trading Competitions More Accessible Than Capital-Based Challenges

    Why Percentage Return Makes Trading Competitions More Accessible Than Capital-Based Challenges