Konektivitas Medan Kian Menguat, Penumpang KA Srilelawangsa Tembus 358 Ribu di Januari 2026

PT Railink (KAI Bandara) mencatat kinerja positif layanan KA Srilelawangsa di wilayah Medan sepanjang Januari 2026. Total jumlah penumpang KA Srilelawangsa mencapai sekitar 358 ribu orang, meningkat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat sebanyak 357 ribu penumpang. Capaian ini menunjukkan peran strategis KA Srilelawangsa dalam memperkuat konektivitas masyarakat menuju Bandara Internasional Kualanamu sekaligus mendukung mobilitas harian di wilayah Sumatera Utara.

Direktur Utama PT Railink, Porwanto Handry Nugroho, menyampaikan bahwa pertumbuhan penumpang KA Srilelawangsa mencerminkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan kereta bandara yang aman, tepat waktu, dan nyaman. Ia menegaskan bahwa KAI Bandara akan terus meningkatkan kualitas layanan melalui penguatan operasional, pemanfaatan teknologi digital, serta integrasi antarmoda guna memberikan kemudahan akses transportasi bagi masyarakat.

Pada Januari 2026, jumlah penumpang KA Srilelawangsa relasi Medan–Kualanamu tercatat sekitar 137 ribu orang, sementara relasi Medan–Binjai melayani sekitar 220 ribu penumpang. Stabilnya volume penumpang ini menunjukkan bahwa KA Srilelawangsa tidak hanya menjadi pilihan utama menuju bandara, tetapi juga telah menjadi bagian penting dari transportasi publik masyarakat di kawasan Medan dan sekitarnya.

KAI Bandara berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan yang andal, aman, dan berkelanjutan guna mendukung konektivitas wilayah serta pertumbuhan ekonomi di Sumatera Utara.

KAI Bandara juga mengimbau penumpang untuk menjaga barang bawaan selama perjalanan. Apabila terdapat barang yang tertinggal atau ditemukan oleh petugas, perusahaan telah menyiapkan layanan lost and found. Selain itu, penumpang diharapkan datang lebih awal ke bandara, yaitu 3 jam sebelum keberangkatan internasional dan 2 jam sebelum keberangkatan domestik.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai jadwal, tarif, dan pemesanan tiket KAI Bandara, masyarakat dapat mengakses situs resmi PT Railink di www.railink.co.id, atau melalui media sosial resmi di Instagram @kabandararailink, Facebook @KABandaraRailink, Twitter @KAIBandara, serta melalui email di humas@railink.co.id

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Related Posts

    70 tahun mengabdi, SUCOFINDO hadir melalui penyediaan Sarana Air Bersih di Sulawesi Selatan

    Makassar, (25/10) – PT SUCOFINDO (PERSERO) kembali menyelenggarakan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat berupa bantuan pembangunan sumur…

    Dr. Dhiraj Kelly Sawlani Tekankan Manajemen Risiko Finansial Dalam Kolaborasi Edukasi di Universitas Sahid

    Praktisi bisnis dan edukator finansial Dr. Dhiraj Kelly Sawlani menggarisbawahi pentingnya manajemen risiko dan pemahaman strategi keuangan bagi mahasiswa dalam seminar literasi keuangan di Universitas Sahid, Jakarta. Kegiatan ini diselenggarakan…

    You Missed

    Mulai.com Named Finalist in MAS Global FinTech Hackcelerator 2026 Out of 195 Global Applicants

    Mulai.com Named Finalist in MAS Global FinTech Hackcelerator 2026 Out of 195 Global Applicants

    70 tahun mengabdi, SUCOFINDO hadir melalui penyediaan Sarana Air Bersih di Sulawesi Selatan

    70 tahun mengabdi, SUCOFINDO hadir melalui penyediaan Sarana Air Bersih di Sulawesi Selatan

    Dr. Dhiraj Kelly Sawlani Tekankan Manajemen Risiko Finansial Dalam Kolaborasi Edukasi di Universitas Sahid

    Dr. Dhiraj Kelly Sawlani Tekankan Manajemen Risiko Finansial Dalam Kolaborasi Edukasi di Universitas Sahid

    Cara Buat Nabung Emas Lebih Menyenangkan

    Cara Buat Nabung Emas Lebih Menyenangkan

    Perkuat Sinergi Bancassurance, BSI dan Prudential Syariah Dorong Gaya Hidup Sehat dan Kesiapan Finansial Nasabah di BSI International Expo 2026

    Perkuat Sinergi Bancassurance, BSI dan Prudential Syariah Dorong Gaya Hidup Sehat dan Kesiapan Finansial Nasabah di BSI International Expo 2026

    Bangunan Sudah Jadi, Tapi Belum Boleh Dipakai. Kenapa?

    Bangunan Sudah Jadi, Tapi Belum Boleh Dipakai. Kenapa?