Kementerian PU Telah Bangun 53 Bendungan Beri Manfaat Layanan di 67 Daerah Irigasi

Jakarta, 29 September 2025 – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) telah menyelesaikan pembangunan 53 bendungan di sejumlah wilayah Indonesia sejak tahun 2015 hingga 2024, untuk meningkatkan ketahanan air dan pangan secara nasional. Pembangunannya tidak hanya berhenti pada pembangunan fisik bendungan, tetapi juga telah diintegrasikan dengan pengembangan dan pengelolaan jaringan irigasi untuk memastikan air mengalir langsung ke lahan-lahan pertanian dan menyejahterakan para petani.

Menteri PU, Dody
Hanggodo, menegaskan pentingnya integrasi antara bendungan dan jaringan irigasi
yang terhubung. Menurutnya, suplai air yang berkelanjutan adalah kunci utama
untuk meningkatkan produktivitas pertanian.

“Pembangunan
bendungan harus dibarengi pembangunan saluran konektivitas dan rehabilitasi
jaringan irigasi. Dengan suplai irigasi yang terus berkelanjutan, harapannya
air bisa mengalir ke sawah-sawah sehingga produktivitas petani juga meningkat,
petani semakin sejahtera,” ungkap Menteri Dody.

Diungkapkan pula,
Kementerian PU saat ini juga tengah fokus menyelesaikan 15 bendungan lainnya
yang sedang dalam tahap konstruksi (ongoing) dan ditargetkan tuntas sebelum
tahun 2029. Proyek ini diproyeksikan akan memberikan layanan irigasi bagi lahan
seluas 184.515 hektare. Dengan adanya pasokan air dari 15 bendungan ini, luas
tanam diperkirakan akan meningkat signifikan dari semula 277.775 hektare
menjadi 483.163 hektare. Dampak positif lainnya adalah peningkatan
produktivitas panen dari 1.403.300 ton per hektare menjadi 2.343.289 ton per
hektare.

Image

Selain itu,
keberlanjutan pasokan air ini akan mengubah pola tanam petani yang sebelumnya
bergantung pada tadah hujan. Indeks Pertanaman (IP) diperkirakan akan naik dari
150% menjadi 262%, yang memungkinkan petani untuk panen dua hingga tiga kali
dalam setahun, dari yang sebelumnya hanya sekali setahun.

Program pembangunan
bendungan hingga jaringan irigasinya merupakan kelanjutan dari komitmen
pemerintah untuk mewujudkan swasembada pangan, yang juga menjadi bagian dari
program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Sebagai catatan, sejak tahun 1902
hingga 2014, telah dibangun sebanyak 187 bendungan. Kemudian, pada periode
2015–2024, pemerintah telah berhasil menyelesaikan 53 bendungan baru.

Ke-53 bendungan yang
telah tuntas tersebut kini memberikan manfaat layanan irigasi yang tersebar di
67 Daerah Irigasi (DI). Dari jumlah tersebut, 7 Daerah Irigasi mendapatkan
pasokan air melalui saluran baru yang dibangun dari outlet bendungan, seperti di
DI Baro Raya, DI Tugu Sistem, DI Tukul, DI Budong-Budong, DI Way Apu Sistem, DI
Pidekso, dan DI Rababaka Kompleks (DI Tanju-DI Rababaka).

Sementara itu, 60
Daerah Irigasi lainnya mendapatkan manfaat melalui program pembangunan,
rehabilitasi, atau peningkatan sistem irigasi yang sudah ada. Beberapa di
antaranya adalah DI Krueng Pase di Aceh, DI Bandar Sidoras di Sumatera Utara,
DI Komering di Sumatera Selatan, DI Rentang di Jawa Barat, DI Gondang di Jawa
Tengah, DI Bendo di Jawa Timur, DI Lolak Atas di Sulawesi Utara, DI Gilireng di
Sulawesi Selatan, dan DI Rotiklot di Nusa Tenggara Timur.

Image

Secara keseluruhan,
53 bendungan yang telah selesai dibangun ditargetkan mampu menyuplai air
irigasi untuk lahan pertanian seluas 310.170 hektare. Inisiatif ini
diperkirakan akan meningkatkan total luas tanam dari 502.403 hektare menjadi
798.263 hektare, serta mendongkrak total produktivitas pertanian dari 3.122.418
ton per tahun menjadi 4.789.582 ton per tahun.

Melalui penyelesaian
pembangunan bendungan yang terintegrasi di berbagai wilayah, Kementerian
Pekerjaan Umum (PU) optimistis dapat membantu petani lepas dari ketergantungan
pada tadah hujan, sekaligus memperkuat ketahanan air dan pangan secara
nasional.

Program kerja ini merupakan
bagian dari “Setahun Bekerja, Bergerak – Berdampak” dalam menjalankan ASTA CITA
dari Presiden Prabowo Subianto.

#SigapMembangunNegeriUntukRakyat

#SetahunBerdampak

  • Related Posts

    Rayakan HUT ke-70, SUCOFINDO Hadirkan Perluas Akses Air Bersih bagi Masyarakat Kepahiang, Bengkulu

    Bengkulu, (27/10) – Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) bersama PT SUCOFINDO (PERSERO) meresmikan sumur air bersih di Panti Asuhan Al-Kahfi, Desa Weskust, Kabupaten Kepahiang, Bengkulu. Peresmian ini merupakan bagian…

    Parkland Podomoro Karawang Resmikan Lumiere Clubhouse, Fasilitas Resort Mewah Resmi Dibuka

    Parkland Podomoro Karawang, kawasan hunian premium yang dikembangkan oleh Agung Podomoro Land (APL), resmi menghadirkan Lumiere Clubhouse, fasilitas clubhouse pertama bagi penghuni yang berlokasi di Klaster Evergreen, pada Sabtu (24/10/2026).…

    You Missed

    Hilton Tokyo Odaiba to Renovate 26 Executive Rooms and Suites, Including the Presidential Terrace Bath Suite

    Hilton Tokyo Odaiba to Renovate 26 Executive Rooms and Suites, Including the Presidential Terrace Bath Suite

    Rayakan HUT ke-70, SUCOFINDO Hadirkan Perluas Akses Air Bersih bagi Masyarakat Kepahiang, Bengkulu

    Rayakan HUT ke-70, SUCOFINDO Hadirkan Perluas Akses Air Bersih  bagi Masyarakat Kepahiang, Bengkulu

    3rd Space Studios has officially opened in Pioneer, Mandaluyong City, offering an Intimate Setting for Creative Collaborations, Corporate Events, Private Bookings, and Co-Creating Sessions

    3rd Space Studios has officially opened in Pioneer, Mandaluyong City, offering an Intimate Setting for Creative Collaborations, Corporate Events, Private Bookings, and Co-Creating Sessions

    Parkland Podomoro Karawang Resmikan Lumiere Clubhouse, Fasilitas Resort Mewah Resmi Dibuka

    Parkland Podomoro Karawang Resmikan Lumiere Clubhouse, Fasilitas Resort Mewah Resmi Dibuka

    Tips Memilih Peralatan Elektronik yang Hemat Listrik agar Tagihan Bulanan Lebih Terkendali

    Tips Memilih Peralatan Elektronik yang Hemat Listrik agar Tagihan Bulanan Lebih Terkendali

    Dari Depot Yamie Ayam Anugerah, Ibu Lili Rasakan Kemudahan QRIS BRI

    Dari Depot Yamie Ayam Anugerah, Ibu Lili Rasakan Kemudahan QRIS BRI