Kementerian PU: Kapasitas Air Waduk Kedungombo Cukup untuk Dukung Musim Tanam 2025/2026 Di Lima Kabupaten

GROBOGAN, 26 Agustus 2025 – Kapasitas air di Waduk Kedungombo dipastikan dalam kondisi siap untuk menyuplai kebutuhan irigasi seluas puluhan ribu hektare lahan pertanian pada Masa Tanam (MT) I 2025/2026. Dengan stok air mencapai 472,39 juta meter kubik, waduk strategis ini menjadi tumpuan utama bagi para petani di Kabupaten Grobogan, Kudus, Pati, Demak, dan Jepara.

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menegaskan
bahwa pasokan air dari bendungan yang terletak di perbatasan Kabupaten Grobogan
ini akan mulai dialirkan pada 1 September 2025. Upaya ini merupakan bagian dari
komitmen pemerintah untuk mewujudkan swasembada pangan, sejalan dengan program
Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

Menteri PU, Dody Hanggodo, mengatakan bahwa
Waduk Kedungombo adalah bagian integral dari sistem irigasi modern yang
dirancang untuk memastikan pasokan air tersalurkan secara efisien hingga ke
lahan pertanian.

“Air yang
dikelola dengan baik akan meningkatkan indeks pertanaman,” kata Menteri Dody.

Berdasarkan hasil
koordinasi antara berbagai pihak, telah disepakati bahwa rilis air dari Waduk
Kedungombo untuk kebutuhan irigasi selama Masa Tanam 2025/2026 (MT 1, MT 2, dan
MT 3) akan mencakup total lahan seluas 72.664 hektare (ha).

Proyek Waduk Kedungombo oleh Kementerian PU

Kesepakatan ini
melibatkan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana, Pemerintah Provinsi
Jawa Tengah, pemerintah kabupaten/kota terkait, serta perwakilan petani melalui
Induk Perkumpulan Petani Pemakai Air (IP3A) dan Gabungan Perkumpulan Petani Pemakai
Air (GP3A).

Adapun rincian
alokasi air irigasi melalui Jaringan Irigasi Waduk Kedungombo adalah sebagai
berikut:

•⁠  ⁠Daerah
Irigasi (DI) Sidorejo dan pompanisasi: 6.512 ha

•⁠  ⁠DI
Sidorejo Kiri/Lanang: 1.900 ha

•⁠  ⁠DI
Sedadi dan pompanisasi: 16.548 ha

•⁠  ⁠Klambu
Kiri dan Luas Tambah Tanam (LTT) Demak: 26.826 ha

•⁠  ⁠DI
Klambu Kanan dan Tambakromo: 9.904 ha

•⁠  ⁠DI
Klambu Wilalung: 7.457 ha

•⁠  ⁠PAT
(Pajale, Tebu): 3.517 ha

Kementerian PU
memastikan debit air yang tersedia di Waduk Kedungombo lebih dari cukup untuk
memenuhi kebutuhan sesuai jadwal tanam yang telah disetujui. Saat ini, tinggi
muka air waduk berada pada elevasi 87,67 meter dengan volume air tersedia
mencapai 472,39 juta meter kubik dari kapasitas tampung normal 561,2 juta meter
kubik.

Kepala BBWS
Pemali Juana, Sudarto, menegaskan komitmen pihaknya untuk menghormati Surat
Keputusan Pola Tanam yang telah dikeluarkan pemerintah daerah. Meskipun
distribusi diatur secara ketat, ia memastikan tetap ada ruang fleksibilitas
untuk petani.

“Apabila ada
petani yang membutuhkan air irigasi, Bendungan Kedungombo siap menyuplai,
dengan catatan koordinasi harus dilakukan bersama Balai PSDA Seluna, IP3A,
GP3A, Dinas PU dan Dinas Pertanian yang merupakan anggota Komisi Irigasi,” ujar
Sudarto.

Proyek Waduk Kedungombo oleh Kementerian PU

Prinsip pembagian
air ini didasarkan pada keseimbangan antara kebutuhan irigasi yang telah
ditetapkan dan ketersediaan debit air di bendungan secara optimal.

Dengan kapasitas
yang terjaga dan pola distribusi yang terencana, kesiapan Waduk Kedungombo
sebagai pemasok utama air irigasi diharapkan dapat menopang keberhasilan panen
dan produktivitas pertanian di wilayah sekitarnya untuk musim tanam 2025/2026.

#SigapMembangunNegeriUntukRakyat

  • Related Posts

    Kebun Kopi Ijen, Warisan yang Terus Menghidupi

    Tahun 1890-an, Gerhard David Birnie, seorang pengusaha asal Belanda membangun kebun kopi arabika di Lereng Gunung Ijen, Bondowoso, Jawa Timur. Beberapa literatur menyebut pengusaha yang datang sebagai bagian dari misi…

    Anjing Samoyed, Ciri Karakter dan Cara Merawatnya

    Pawfriends, siapa yang tak terpesona pada kegagahan dan “senyuman” khas Samoyed? Berbulu lebat seperti awan putih, anabul ini sangat setia dan menggemaskan. Namun, sebelum memeliharanya, kenali dulu karakter asli dan…

    You Missed

    Kebun Kopi Ijen, Warisan yang Terus Menghidupi

    Kebun Kopi Ijen, Warisan yang Terus Menghidupi

    Anjing Samoyed, Ciri Karakter dan Cara Merawatnya

    Anjing Samoyed, Ciri Karakter dan Cara Merawatnya

    FUGUKU Perkenalkan “GROUND ZERO” di PILLAR Plaza Indonesia

    FUGUKU Perkenalkan “GROUND ZERO” di PILLAR Plaza Indonesia

    COLES REVEALS AUSTRALIA’S FOOTY FOOD DIVIDE AHEAD OF GRAND FINAL

    COLES REVEALS AUSTRALIA’S FOOTY FOOD DIVIDE AHEAD OF GRAND FINAL

    RACTIVE DIGITAL HƯỚNG TỚI THỊ TRƯỜNG VIỆT NAM TRONG KHUÔN KHỔ CHIẾN LƯỢC TĂNG TRƯỞNG TẠI ĐÔNG NAM Á

    RACTIVE DIGITAL HƯỚNG TỚI THỊ TRƯỜNG VIỆT NAM TRONG KHUÔN KHỔ CHIẾN LƯỢC TĂNG TRƯỞNG TẠI ĐÔNG NAM Á

    RPN, Anak Usaha Holding Perkebunan Nusantara, Perkuat Riset dan Inovasi untuk Dukung Swasembada Gula Nasional

    RPN, Anak Usaha Holding Perkebunan Nusantara, Perkuat Riset dan Inovasi untuk Dukung Swasembada Gula Nasional