Kementerian PU Gerak Cepat Tangani Banjir di Banjar, Menteri Dody: Fokus Pulihkan Akses dan Lindungi Warga

BANJAR, 10 Januari 2026 – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) merespons cepat kondisi darurat banjir yang melanda Desa Keramat, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan. Langkah ini diambil guna memitigasi dampak bencana serta mempercepat pemulihan aktivitas sosial ekonomi masyarakat di wilayah terdampak.

Menteri
Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, menegaskan bahwa prioritas utama penanganan saat
ini adalah pemulihan konektivitas dan perlindungan keselamatan warga.

“Kementerian PU bergerak cepat agar akses logistik dan
mobilitas warga segera pulih. Kita semua ingin memastikan warga terdampak
bencana tidak berlama-lama dalam kondisi sulit,” ujar Menteri Dody saat
meninjau langsung lokasi banjir di Kabupaten Banjar, Jumat (9/1/2026).

Berdasarkan data lapangan, banjir di Kecamatan Sungai
Tabuk, Kabupaten Banjar, dipicu oleh curah hujan tinggi yang mencapai
intensitas 95,8 hingga 135 mm/hari, yang diperparah oleh fenomena pasang air
Sungai Barito.

Kondisi hidrologis tersebut mengakibatkan genangan di
sejumlah wilayah di Provinsi Kalimantan Selatan, meliputi Kabupaten Banjar,
Tapin, Tabalong, Balangan, Hulu Sungai Utara, Hulu Sungai Tengah, Hulu Sungai
Selatan, Tanah Laut, serta Kota Banjarbaru. Dampak banjir dilaporkan telah
menggenangi kawasan permukiman, lahan persawahan, hingga sejumlah fasilitas
umum vital.

Sebagai langkah tanggap darurat, Kementerian PU melalui
Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan III telah memobilisasi satu unit
ekskavator ke lokasi. Alat berat ini difungsikan untuk melakukan pembersihan
dan normalisasi aliran sungai, mulai dari bagian hulu hingga hilir.

Tim di lapangan juga melakukan pembersihan material
penghambat aliran air, seperti sampah, tanaman eceng gondok, dan ranting pohon
yang kerap memperparah luapan air saat intensitas hujan meningkat. Upaya ini
bertujuan memperlancar debit air dan mengurangi durasi serta ketinggian
genangan.

Selain penanganan darurat, Menteri Dody menekankan
pentingnya infrastruktur pengendali banjir jangka panjang. Saat ini,
Kementerian PU tengah mempercepat pembangunan Bendungan Riam Kiwa sebagai
solusi strategis untuk mereduksi risiko banjir berulang di masa depan.

“Kita percepat pembangunan Bendungan Riam Kiwa yang
ditargetkan mampu mengurangi potensi banjir tahunan di Kabupaten Banjar dan
Barito Kuala hingga sekitar 70 persen,” tambah Menteri Dody.

Bendungan Riam Kiwa didesain memiliki volume tampungan
sebesar 69 juta meter kubik dengan tinggi bendungan mencapai 51 meter.
Bendungan ini diproyeksikan memberikan manfaat reduksi banjir Sungai Martapura
bagi area permukiman seluas 2.736 hektare dan persawahan seluas 14.999 hektare.

Selain fungsi pengendalian banjir, bendungan ini juga
memiliki potensi irigasi seluas 1.800 hektare, penyediaan air baku sebesar
1.000 liter/detik, serta potensi Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA).

Kementerian PU berkomitmen untuk terus melakukan
percepatan penanganan infrastruktur terdampak bencana dengan mengedepankan
aspek keselamatan, pemulihan konektivitas, serta keberlanjutan logistik demi
menopang kembali roda perekonomian masyarakat Kalimantan Selatan.

Program kerja ini merupakan bagian dari “Setahun Bekerja,
Bergerak – Berdampak” dalam menjalankan ASTA CITA dari Presiden Prabowo
Subianto.

#SigapMembangunNegeriUntukRakyat

#SetahunBerdampak

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Related Posts

    BMW Motorrad Days Bali 2026 Hadirkan Semangat Berkendara Global di Pulau Dewata

    Nusa Dua, Bali – 14, September 2026 – BMW Motorrad Days Bali 2026 akan menghadirkan salah satu ajang komunitas sepeda motor ternama dunia ke Indonesia untuk pertama kalinya. Festival yang…

    Jadi Gerbang Utama Ekspor-Impor, Pelabuhan Tanjung Emas Didorong Naik Kelas

    Pelabuhan Tanjung Emas Semarang didorong naik kelas menjadi gerbang utama aktivitas ekspor-impor di Jawa Tengah (Jateng). Peningkatan kapasitas dinilai mendesak seiring pesatnya investasi dan perkembangan aktivitas logistik di wilayah tersebut.…

    You Missed

    BMW Motorrad Days Bali 2026 Hadirkan Semangat Berkendara Global di Pulau Dewata

    BMW Motorrad Days Bali 2026 Hadirkan Semangat Berkendara Global di Pulau Dewata

    Jadi Gerbang Utama Ekspor-Impor, Pelabuhan Tanjung Emas Didorong Naik Kelas

    Jadi Gerbang Utama Ekspor-Impor, Pelabuhan Tanjung Emas Didorong Naik Kelas

    Indonet Gabungkan Internet dan AI Credit dalam Satu Layanan untuk Dukung Aktivitas Bisnis

    Indonet Gabungkan Internet dan AI Credit dalam Satu Layanan untuk Dukung Aktivitas Bisnis

    Prediksi Harga Emas Hari Ini: Dupoin Futures Proyeksikan XAUUSD Menuju 4.388–4.421

    Prediksi Harga Emas Hari Ini: Dupoin Futures Proyeksikan XAUUSD Menuju 4.388–4.421

    LA TRỊNH ATELIER BRINGS “GODS WITHIN HER” TO MILAN, TELLING A STORY OF FEMININITY AND VIETNAMESE CULTURE

    LA TRỊNH ATELIER BRINGS “GODS WITHIN HER” TO MILAN, TELLING A STORY OF FEMININITY AND VIETNAMESE CULTURE

    Harga Drone Pertanian DJI Agras 2026: Bandingkan T25P, T55, T70P, dan T100 Sebelum Beli

    Harga Drone Pertanian DJI Agras 2026: Bandingkan T25P, T55, T70P, dan T100 Sebelum Beli