KAI Divre IV Tanjungkarang Perkuat Tata Kelola dan Pengamanan Aset Negara

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional IV Tanjungkarang terus memperkuat komitmennya dalam pengelolaan dan pengamanan aset negara di bawah penguasaannya. Langkah ini merupakan bagian dari tanggung jawab KAI sebagai BUMN yang mengelola aset milik negara agar termanfaatkan secara optimal, tertib administrasi, dan memiliki kepastian hukum.

Manager Humas Divre IV Tanjungkarang, Azhar Zaki Assjari, menjelaskan bahwa pengelolaan aset menjadi salah satu pilar penting dalam mendukung operasional dan keberlanjutan layanan transportasi perkeretaapian di Sumatera bagian selatan.

“KAI Divre IV berkomitmen menjalankan pengelolaan aset sesuai peraturan yang berlaku. Kami memastikan aset digunakan sepenuhnya untuk kepentingan publik dan dilindungi dari penguasaan pihak yang tidak berhak,” ujar Zaki.

Sepanjang tahun 2024, KAI Divre IV bersama Kementerian ATR/BPN berhasil mensertifikasi lahan seluas 1.298.691 m², yang tersebar di wilayah OKU, Lampung Selatan, Lampung Utara, dan Kota Bandar Lampung. Sementara hingga Oktober 2025, telah dituntaskan sertifikasi tambahan seluas 1.173.103 m² di wilayah OKU, Lampung Utara, dan Bandar Lampung.

Selain sertifikasi, KAI juga aktif melakukan penertiban aset yang dikuasai atau dimanfaatkan tanpa izin, dengan pendekatan persuasif dan berlandaskan asas musyawarah.

“Kami tidak hanya menjaga aset negara, tetapi juga memastikan pemanfaatannya memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam peningkatan layanan transportasi,” tambah Zaki.

KAI Divre IV Tanjungkarang berkomitmen menjaga tata kelola aset yang profesional, transparan, dan berintegritas, sehingga setiap aset negara yang dipercayakan dapat mendukung pembangunan berkelanjutan dan pelayanan publik yang efisien.

Image

  • Related Posts

    DJKA dan LRT Jabodebek Periksa Kesiapan Fasilitas Sarana & Prasarana Jelang Angkutan Nataru 2026/2027

    Untuk menjaga keselamatan dan keamanan pengguna, sekaligus langkah persiapan menjelang masa Angkutan Natal 2026 dan Tahun Baru 2027 (Nataru), LRT Jabodebek bersama Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan dan Balai…

    Selamat Hari Raya Deepavali dari Sanct Social: Episode 9 Pertemukan Dua Ibu yang Belum Pernah Bertemu dalam Satu Percakapan, Sekaligus Panduan Fitur Baru Versi 1.2

    Sanct Social, aplikasi sosial untuk sahabat dekat dan keluarga yang didirikan Sion Abednego, founder asal Indonesia, menayangkan Episode 9 dari seri film pendeknya, “Two mothers.”, di YouTube pada Sabtu (7/11),…

    You Missed

    DJKA dan LRT Jabodebek Periksa Kesiapan Fasilitas Sarana & Prasarana Jelang Angkutan Nataru 2026/2027

    DJKA dan LRT Jabodebek Periksa Kesiapan Fasilitas Sarana & Prasarana Jelang Angkutan Nataru 2026/2027

    Sanct Social sets its ninth short film in a Johor Bahru home on Deepavali eve and uses it to teach four new features: Sancty’s schedule, community guest links, sleep music and Re-live

    Sanct Social sets its ninth short film in a Johor Bahru home on Deepavali eve and uses it to teach four new features: Sancty’s schedule, community guest links, sleep music and Re-live

    Happy Deepavali from Sanct Social: the app’s ninth short film brings two mothers who have never met into one chat, and shows what is new in version 1.2

    Happy Deepavali from Sanct Social: the app’s ninth short film brings two mothers who have never met into one chat, and shows what is new in version 1.2

    Selamat Hari Raya Deepavali dari Sanct Social: Episode 9 Pertemukan Dua Ibu yang Belum Pernah Bertemu dalam Satu Percakapan, Sekaligus Panduan Fitur Baru Versi 1.2

    Selamat Hari Raya Deepavali dari Sanct Social: Episode 9 Pertemukan Dua Ibu yang Belum Pernah Bertemu dalam Satu Percakapan, Sekaligus Panduan Fitur Baru Versi 1.2

    Tips agar Pembalut Tidak Bergeser Saat Tidur Semalaman

    Tips agar Pembalut Tidak Bergeser Saat Tidur Semalaman

    Transaksi Derivatif Aset Keuangan Digital di Indonesia Tumbuh, Bittime Soroti Perkembangan Pasar

    Transaksi Derivatif Aset Keuangan Digital di Indonesia Tumbuh, Bittime Soroti Perkembangan Pasar