KAI Daop 8 Surabaya Berkomitmen Memberikan Perjalanan Aman, Nyaman, dan Sehat Tanpa Asap Rokok

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya kembali menegaskan komitmennya dalam menciptakan perjalanan yang aman, nyaman, dan sehat bagi seluruh pelanggan untuk menciptakan lingkungan transportasi publik yang bebas dari asap rokok.

Sejak tahun 2012, KAI sudah berkomitmen untuk menjadikan setiap perjalanan KA sebagai pengalaman yang nyaman bagi semua pelanggan, dengan mengimplementasikan larangan merokok di seluruh area KA, termasuk di stasiun.

Kebijakan ini merujuk pada UU No. 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan serta peraturan perusahaan yang secara tegas melarang aktivitas merokok, termasuk rokok elektrik (vape) dan produk sejenis, di dalam area transportasi publik. 

Image

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif, menjelaskan bahwa larangan merokok merupakan bagian dari upaya KAI untuk menjaga kualitas udara, mencegah gangguan kenyamanan penumpang lain, serta melindungi fasilitas umum dari risiko kebakaran.

Untuk mendukung kebijakan ini, KAI Daop 8 Surabaya juga telah melakukan sejumlah langkah, antara lain : memasang rambu larangan merokok secara jelas di rangkaian kereta dan area stasiun, menyediakan smoking area khusus di beberapa stasiun untuk penumpang yang ingin merokok, menginstruksikan petugas untuk melakukan pengawasan aktif dan memberikan teguran langsung kepada pelanggar, serta menerapkan sanksi tegas berupa penurunan penumpang di stasiun terdekat tanpa pengembalian bea jika ditemukan merokok di atas kereta api.

KAI Daop 8 Surabaya juga terus melakukan edukasi kepada pelanggan melalui berbagai kanal, termasuk media sosial, pengumuman di dalam kereta dan stasiun, serta penyuluhan langsung oleh petugas. Dengan volume penumpang yang tinggi dan latar belakang pelanggan yang beragam, menciptakan ruang publik yang bebas dari asap rokok merupakan bentuk tanggung jawab KAI Daop 8 Surabaya sebagai penyedia transportasi moderen dan terpercaya.

Bagi penumpang yang ingin merokok, beberapa stasiun di wilayah KAI Daop 8 Surabaya telah menyediakan smoking area khusus. Penumpang dihimbau untuk menggunakan fasilitas tersebut jika ingin merokok.

KAI Daop 8 Surabaya mengajak seluruh pelanggan untuk bersama-sama mendukung kebijakan ini demi kenyamanan bersama. Disiplin dan kepedulian dari setiap penumpang akan membantu menciptakan suasana perjalanan yang aman, nyaman, dan layak bagi semua usia, termasuk anak-anak dan lansia.

Image

Untuk informasi lebih lanjut, masyarakat dapat menghubungi Customer Service di stasiun atau melalui Contact Center KAI 121.

  • Related Posts

    Kebun Kopi Ijen, Warisan yang Terus Menghidupi

    Tahun 1890-an, Gerhard David Birnie, seorang pengusaha asal Belanda membangun kebun kopi arabika di Lereng Gunung Ijen, Bondowoso, Jawa Timur. Beberapa literatur menyebut pengusaha yang datang sebagai bagian dari misi…

    Anjing Samoyed, Ciri Karakter dan Cara Merawatnya

    Pawfriends, siapa yang tak terpesona pada kegagahan dan “senyuman” khas Samoyed? Berbulu lebat seperti awan putih, anabul ini sangat setia dan menggemaskan. Namun, sebelum memeliharanya, kenali dulu karakter asli dan…

    You Missed

    Kebun Kopi Ijen, Warisan yang Terus Menghidupi

    Kebun Kopi Ijen, Warisan yang Terus Menghidupi

    Anjing Samoyed, Ciri Karakter dan Cara Merawatnya

    Anjing Samoyed, Ciri Karakter dan Cara Merawatnya

    FUGUKU Perkenalkan “GROUND ZERO” di PILLAR Plaza Indonesia

    FUGUKU Perkenalkan “GROUND ZERO” di PILLAR Plaza Indonesia

    COLES REVEALS AUSTRALIA’S FOOTY FOOD DIVIDE AHEAD OF GRAND FINAL

    COLES REVEALS AUSTRALIA’S FOOTY FOOD DIVIDE AHEAD OF GRAND FINAL

    RACTIVE DIGITAL HƯỚNG TỚI THỊ TRƯỜNG VIỆT NAM TRONG KHUÔN KHỔ CHIẾN LƯỢC TĂNG TRƯỞNG TẠI ĐÔNG NAM Á

    RACTIVE DIGITAL HƯỚNG TỚI THỊ TRƯỜNG VIỆT NAM TRONG KHUÔN KHỔ CHIẾN LƯỢC TĂNG TRƯỞNG TẠI ĐÔNG NAM Á

    RPN, Anak Usaha Holding Perkebunan Nusantara, Perkuat Riset dan Inovasi untuk Dukung Swasembada Gula Nasional

    RPN, Anak Usaha Holding Perkebunan Nusantara, Perkuat Riset dan Inovasi untuk Dukung Swasembada Gula Nasional