KAI Apresiasi Kerja Sama Pengguna LRT Jabodebek dalam Proses Evakuasi Terkendali

KAI menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang sempat dialami pengguna LRT Jabodebek pada Sabtu, 25 Oktober 2025, saat sistem proteksi aktif dan bekerja memutus aliran listrik di jalur LRT Jabodebek sehingga perjalanan LRT Jabodebek harus terhenti sementara mulai pukul 08.41 – 10.50 WIB.

Dalam situasi tersebut, KAI memahami bahwa pengalaman berjalan di pinggir jalur LRT Jabodebek bukanlah hal yang mudah bagi pengguna. Karena itu, kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pengguna yang telah tetap tenang serta mengikuti arahan petugas selama proses evakuasi berlangsung. Berkat kerja sama pengguna, seluruh proses evakuasi dapat berjalan dengan aman dan terkendali hingga seluruh penumpang tiba di stasiun terdekat dengan kondisi selamat.

Apresiasi juga disampaikan kepada seluruh petugas, baik di rangkaian kereta maupun petugas stasiun, yang telah menjalankan prosedur tanggap darurat sesuai SOP. Setiap langkah dilakukan secara hati-hati dan terkoordinasi secara terpusat dengan Operations Control Centre (OCC) untuk memastikan keselamatan pengguna tetap menjadi prioritas utama.

Prosedur evakuasi di LRT Jabodebek telah disusun dengan memperhatikan standar keamanan baik untuk pengguna maupun petugas. Sebelum evakuasi dimulai, aliran listrik dari third rail dipastikan telah padam sepenuhnya untuk menjamin keselamatan pengguna dan petugas. Dalam situasi tertentu ketika rangkaian tidak dapat melanjutkan perjalanan, pengguna diarahkan menuju stasiun terdekat melalui walkway dengan pendampingan dari petugas.

Selain itu, LRT Jabodebek juga memiliki prosedur alternatif menggunakan kereta lain (shuttle) yang ditempatkan berdekatan dengan rangkaian yang mengalami kendala. Skema ini dapat diterapkan apabila kereta yang mengalami kendala tidak dapat melanjutkan perjalanan, sehingga evakuasi dapat dilakukan dengan cara berpindah dari kereta yang mengalami gangguan ke kereta shuttle. Namun, pada kejadian kemarin, kereta shuttle tidak dapat dioperasikan karena aliran listrik di seluruh lintasan dalam kondisi padam, sehingga seluruh rangkaian kereta LRT Jabodebek tidak dapat dioperasikan.

Manager Public Relations LRT Jabodebek, Mahendro Trang Bawono, menjelaskan bahwa keselamatan dan keamanan pengguna dan petugas selalu menjadi fokus utama KAI dalam setiap langkah penanganan keadaan darurat.

“Kami berterima kasih kepada seluruh pengguna yang telah mengikuti arahan petugas selama proses evakuasi, serta kepada seluruh petugas yang sigap menjalankan tugasnya di lapangan. Kami memahami kondisi tersebut tidak mudah, dan karena itu kami terus berkomitmen menjaga kesiapsiagaan dalam menghadapi berbagai situasi darurat,” ujar Mahendro.

Sebagai bagian dari langkah mitigasi agar kejadian serupa tidak terulang, KAI melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem dan prosedur operasional, termasuk aspek kelistrikan, sistem proteksi, serta koordinasi komunikasi antar tim. Evaluasi ini menjadi dasar dalam penyempurnaan sistem keandalan operasional ke depan.

KAI juga secara rutin melaksanakan pelatihan dan simulasi penanganan keadaan darurat di sejumlah lokasi, seperti Stasiun Kuningan, Ciracas, dan Bekasi Barat. Kegiatan ini memastikan seluruh petugas memiliki kecepatan tanggap dan kemampuan koordinasi yang baik dalam menghadapi situasi darurat.

“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kesiapan petugas, sistem, dan infrastruktur agar pelayanan semakin andal. Setiap kejadian menjadi bahan evaluasi bagi kami untuk memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap LRT Jabodebek,” tambah Mahendro.

KAI mengajak masyarakat untuk terus menggunakan transportasi umum sebagai pilihan mobilitas yang efisien, aman, dan ramah lingkungan. Dengan dukungan dan kepercayaan masyarakat, KAI melalui LRT Jabodebek berkomitmen menghadirkan layanan yang semakin baik dan menjadi bagian dari solusi mobilitas yang berkelanjutan.

KAI berterima kasih atas kepercayaan masyarakat yang terus menggunakan layanan LRT Jabodebek sebagai moda transportasi andalan, dan memastikan bahwa setiap operasional selalu dijalankan dengan mengedepankan aspek keselamatan dan keamanan pengguna.

  • Related Posts

    BRI BO Yogyakarta Cik Ditiro Dorong Digitalisasi UMKM Pasar Kranggan Melalui QRIS, Transaksi Belanja Makin Praktis

    BRI BO Yogyakarta Cik Ditiro saat melakukan sosialisasi penggunaan QRIS BRI kepada pedagang di Pasar Kranggan Yogyakarta YOGYAKARTA – Digitalisasi pembayaran semakin dekat dengan aktivitas masyarakat di pasar tradisional. Di…

    Anggaran Renovasi Selalu Meleset? Pos Ini Sering Terlupa

    Anggaran renovasi sering membengkak karena sejumlah biaya penting tidak diperhitungkan sejak awal, sehingga kualitas material dan pekerjaan finishing terpaksa dikurangi. Perencanaan anggaran yang matang bersama kontraktor berpengalaman dapat membantu mengantisipasi…

    You Missed

    BRI BO Yogyakarta Cik Ditiro Dorong Digitalisasi UMKM Pasar Kranggan Melalui QRIS, Transaksi Belanja Makin Praktis

    BRI BO Yogyakarta Cik Ditiro Dorong Digitalisasi UMKM Pasar Kranggan Melalui QRIS, Transaksi Belanja Makin Praktis

    Anggaran Renovasi Selalu Meleset? Pos Ini Sering Terlupa

    Anggaran Renovasi Selalu Meleset? Pos Ini Sering Terlupa

    BRI Branch Office Yogyakarta Cik Ditiro Hadirkan BRICafe, Layanan Perbankan dan Kafe dalam Satu Ruang

    BRI Branch Office Yogyakarta Cik Ditiro Hadirkan BRICafe, Layanan Perbankan dan Kafe dalam Satu Ruang

    Bittime Soroti Pelemahan Harga Bitcoin di Tengah Tekanan Pasar Global

    Bittime Soroti Pelemahan Harga Bitcoin di Tengah Tekanan Pasar Global

    Ajinomoto Philippines Supports Healthier Coastal Communities Through Dampalit Cleanup Drive

    Ajinomoto Philippines Supports Healthier Coastal Communities Through Dampalit Cleanup Drive

    INCHEM TOKYO 2027, Japan’s Largest Chemical and Plant Engineering Exhibition, Opens Applications to International Exhibitors

    INCHEM TOKYO 2027, Japan’s Largest Chemical and Plant Engineering Exhibition, Opens Applications to International Exhibitors