Jelang Lebaran 2026, BRI Finance Tangkap Peluang Pembiayaan Kendaraan Bekas

Jakarta, 6 Maret 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) melihat momentum menjelang Lebaran 2026 sebagai periode yang berpotensi mendorong peningkatan permintaan pembiayaan kendaraan, khususnya pada segmen kendaraan bekas. Secara historis, periode menjelang Hari Raya Idul Fitri identik dengan meningkatnya mobilitas masyarakat, baik untuk keperluan mudik, aktivitas keluarga, maupun kebutuhan operasional usaha.

Dalam situasi tersebut, kendaraan bekas kerap menjadi pilihan yang relevan bagi masyarakat karena menawarkan harga yang relatif lebih terjangkau dibandingkan kendaraan baru. Dengan demikian, kebutuhan mobilitas tetap dapat terpenuhi tanpa memberikan tekanan berlebih terhadap kemampuan finansial masyarakat. Kondisi ini turut mendorong meningkatnya minat terhadap pembiayaan kendaraan bekas.

Direktur Utama BRI Finance, Wahyudi Darmawan, menyampaikan, “Menjelang Lebaran, biasanya terjadi peningkatan kebutuhan kendaraan seiring dengan aktivitas mudik dan kegiatan ekonomi masyarakat. Segmen kendaraan bekas menjadi alternatif yang cukup diminati karena lebih terjangkau, namun tetap mampu menjawab kebutuhan mobilitas.”

Kendati demikian, BRI Finance terus berupaya menangkap peluang tersebut dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam penyaluran pembiayaan. BRI Finance berkomitmen untuk tetap menerapkan prinsip prudent lending dalam setiap penyaluran pembiayaan. Hal ini penting untuk memastikan kualitas portofolio tetap terjaga, sekaligus mendukung pertumbuhan bisnis yang sehat dan berkelanjutan.”

Untuk mengoptimalkan peluang tersebut, BRI Finance juga memperkuat kolaborasi dengan berbagai dealer dan mitra penjual kendaraan di berbagai daerah. Selain itu, perusahaan meningkatkan aktivitas pemasaran melalui berbagai kanal distribusi yang dimiliki guna memperluas jangkauan layanan kepada masyarakat.

“Kami terus mendorong proses pembiayaan yang lebih cepat, mudah, dan efisien, sehingga masyarakat dapat memperoleh akses pembiayaan kendaraan secara lebih praktis. Melalui berbagai upaya ini, BRI Finance berharap dapat terus mendukung kebutuhan mobilitas masyarakat sekaligus memperkuat peran perusahaan dalam ekosistem pembiayaan otomotif nasional,” tutup Wahyudi.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Related Posts

    Di Balik Infrastruktur Energi, Ada Semangat Muda yang Terus Menyala

    Jakarta-Momentum Hari Sumpah Pemuda menjadi pengingat bahwa kemajuan bangsa membutuhkan generasi yang mampu beradaptasi, berkolaborasi, dan memberikan kontribusi nyata. Di lingkungan PLN NPC, semangat tersebut tercermin melalui keterlibatan insan perusahaan…

    PLN NPC Perkuat Kepedulian Sosial melalui Penyerahan Bantuan Paket Kesehatan dan Gizi Anak

    Jakarta- PLN Nusantara Power Construction (PLN NPC) menyalurkan bantuan 100 Paket Kesehatan dan 100 Paket Gizi Anak dalam Kegiatan Bakti Sosial dan Layanan Kesehatan Keliling (KESLING) Gratis bersama Yayasan Yatim…

    You Missed

    Di Balik Infrastruktur Energi, Ada Semangat Muda yang Terus Menyala

    Di Balik Infrastruktur Energi, Ada Semangat Muda yang Terus Menyala

    PLN NPC Perkuat Kepedulian Sosial melalui Penyerahan Bantuan Paket Kesehatan dan Gizi Anak

    PLN NPC Perkuat Kepedulian Sosial melalui Penyerahan Bantuan Paket Kesehatan dan Gizi Anak

    SWM Returns to EICMA with Four World Premieres “Smart Evolution · Boundless Adventure”

    SWM Returns to EICMA with Four World Premieres “Smart Evolution · Boundless Adventure”

    Casino Plus makes history with Evolution’s first-ever offline collaboration in the Philippines

    Casino Plus makes history with Evolution’s first-ever offline collaboration in the Philippines

    ‘It’s an equity issue’: State and territory health ministers stand up for dying Australians as pressure grows for VAD telehealth reform

    ‘It’s an equity issue’: State and territory health ministers stand up for dying Australians as pressure grows for VAD telehealth reform

    Saham Alphabet Anjlok 12,6%, Kapitalisasi Pasar Terpangkas US$482 Miliar dalam Sehari

    Saham Alphabet Anjlok 12,6%, Kapitalisasi Pasar Terpangkas US2 Miliar dalam Sehari