ITECH Season 9: AI Center Bandung Dorong Inovator AI dari Sekolah

Bersama dosen STMIK LIKMI, AI Center Bandung menghadirkan perspektif industri dalam penjurian kompetisi AI bertema AI Playground: Battle of Creators.

Bandung, 11 April 2026 — Komitmen mendorong literasi dan talenta kecerdasan buatan sejak usia sekolah kembali ditunjukkan AI Center Bandung melalui partisipasinya sebagai dewan juri pada ITECH Competition Season 9 di STMIK LIKMI. Mengangkat tema “AI Playground: Battle of Creators”, ajang tahunan ini menjadi ruang eksplorasi bagi pelajar SMA/SMK untuk merancang ide, solusi, dan karya inovatif berbasis Artificial Intelligence yang relevan dengan persoalan nyata di lingkungan sekolah. Setiap tim tidak hanya mempresentasikan konsep solusi, tetapi juga mendemonstrasikan model AI menggunakan Teachable Machine, memperlihatkan bahwa teknologi AI kini semakin mudah diakses dan dipahami oleh generasi muda.

Proses penjurian dilakukan secara kolaboratif oleh Djajasukma Tjahjadi, S.E., M.T. selaku Wakil Ketua I, dan Dhanny Setiawan, S.T., M.T. selaku Kepala UP Prodi Teknik Informatika dari STMIK LIKMI, bersama Lusia Elsa Dika Damayanty, Business and Community Lead Telkom AI Connect Bandung, yang menghadirkan perspektif industri dalam penilaian. Sinergi antara akademisi dan praktisi ini memperkaya sudut pandang penilaian, tidak hanya dari sisi teknis dan akademik, tetapi juga dari sisi relevansi implementasi solusi di dunia nyata.

Dalam proses penjurian, AI Center Bandung menitikberatkan pada bagaimana peserta memposisikan AI sebagai alat pemecah masalah yang kontekstual, sederhana, dan berdampak. Aspek kreativitas, relevansi solusi, kejelasan penyampaian ide, hingga potensi pengembangan menjadi perhatian utama. Dinamika sesi presentasi dan tanya jawab menunjukkan kemampuan berpikir kritis peserta dalam menjawab isu pendidikan, keamanan sekolah, kesehatan siswa, kebersihan lingkungan, hingga aktivitas organisasi sekolah melalui pendekatan AI.

Dari puluhan ide yang dipresentasikan, terlihat pola menarik bahwa para pelajar sudah mampu mengaitkan teknologi AI dengan kebutuhan sehari-hari di sekolah. Mereka tidak lagi melihat AI sebagai teknologi yang kompleks, melainkan sebagai tools yang dapat dilatih, diuji, dan diimplementasikan untuk menjawab masalah sederhana di sekitar mereka. Pendekatan ini selaras dengan semangat kompetisi yang mendorong creative thinking dan problem solving melalui AI.

Tiga tim terbaik kemudian terpilih dengan gagasan yang dinilai paling aplikatif dan berdampak. SMA Santa Angela Bandung meraih posisi juara melalui ide AI Teachable Machine for Public Speaking, sebuah model AI yang membantu siswa melatih kemampuan berbicara di depan umum melalui pengenalan gestur dan ekspresi. SMA Santo Aloysius Bandung menghadirkan Bullying Detector berbasis AI untuk mendeteksi potensi perundungan di lingkungan sekolah sebagai upaya preventif menciptakan ruang belajar yang aman. Sementara itu, SMKN 1 Cimahi menawarkan Tracker Konsumsi, solusi untuk memantau pola konsumsi siswa guna mendukung kebiasaan hidup sehat.

Lusia Elsa Dika Damayanty, Business and Community Lead AI Connect Bandung, menyampaikan apresiasinya terhadap kualitas ide para peserta. “Yang paling menarik dari kompetisi ini adalah bagaimana siswa mampu melihat AI bukan sebagai sesuatu yang rumit, tetapi sebagai alat bantu yang bisa mereka latih sendiri untuk menyelesaikan masalah di sekolah. Ini menunjukkan bahwa pendekatan pembelajaran AI yang aplikatif sangat efektif untuk membangun pemahaman sejak dini,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa ide-ide yang muncul menunjukkan pola pikir solutif yang biasanya ditemukan pada level mahasiswa atau bahkan startup tahap awal.

Partisipasi AI Center Bandung dalam ajang ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk mengawal pertumbuhan ekosistem talenta AI sejak bangku sekolah. Dengan menghadirkan sudut pandang praktisi industri dalam proses penjurian, peserta tidak hanya mendapatkan apresiasi, tetapi juga wawasan tentang bagaimana ide mereka dapat dikembangkan lebih jauh menjadi solusi yang lebih matang. Momentum ini memperlihatkan bahwa masa depan inovasi AI tidak hanya lahir di laboratorium atau perusahaan teknologi, tetapi juga mulai tumbuh dari ruang-ruang kelas sekolah menengah.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Related Posts

    Mengawal Anggaran Pendidikan, Komisi X Perjuangkan Kesejahteraan Guru dan Pendidikan Tanpa Biaya

    PARLEMENTARIA, Jakarta – Komisi X DPR RI menyetujui pagu anggaran Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) dalam RAPBN Tahun Anggaran 2027 sebesar Rp61,1 triliun. Dalam persetujuan tersebut, Komisi X memberikan…

    Dari Mabar ke Komunitas: Pop Mie Campus Gaming Ground Hadir di IPB, Satukan Mahasiswa Bogor Lewat Esports

    Turnamen terbuka untuk mahasiswa ini hadir di awal tahun akademik. Membuka ruang bagi mahasiswa baru untuk membanun komunitas, mengasah kemampuan dan mengenal peluang karir di industri esports Bogor, 29 Agustus…

    You Missed

    Trump, Global Tensions and Oil Prices: What Should XRP Holders Watch Next?

    Trump, Global Tensions and Oil Prices: What Should XRP Holders Watch Next?

    Preparing for the biggest night of the year

    Preparing for the biggest night of the year

    Mengawal Anggaran Pendidikan, Komisi X Perjuangkan Kesejahteraan Guru dan Pendidikan Tanpa Biaya

    Mengawal Anggaran Pendidikan, Komisi X Perjuangkan Kesejahteraan Guru dan Pendidikan Tanpa Biaya

    Dari Mabar ke Komunitas: Pop Mie Campus Gaming Ground Hadir di IPB, Satukan Mahasiswa Bogor Lewat Esports

    Dari Mabar ke Komunitas: Pop Mie Campus Gaming Ground Hadir di IPB, Satukan Mahasiswa Bogor Lewat Esports

    Keselamatan Jadi Prioritas, KAI Daop 2 Bandung Tutup Perlintasan Sebidang Rawan dan Bangun Palang Pintu di Sejumlah Lokasi

    Keselamatan Jadi Prioritas, KAI Daop 2 Bandung Tutup Perlintasan Sebidang Rawan dan Bangun Palang Pintu di Sejumlah Lokasi

    PTPN I (Persero, Subholding Perkebunan Nusantara Perkuat Kolaborasi untuk Dukung Swasembada Pangan

    PTPN I (Persero, Subholding Perkebunan Nusantara Perkuat Kolaborasi untuk Dukung Swasembada Pangan