Investor Indonesia Adaptif di Tengah Krisis, CEO Bittime Soroti Tren USDT hingga Bitcoin

Jakarta, 23 April 2026 – Di tengah tekanan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dan meningkatnya ketidakpastian global, perilaku investor Indonesia menunjukkan pergeseran yang semakin strategis. CEO Bittime, Ryan Lymn, mengungkapkan bahwa mayoritas investor kini memilih berinvestasi pada aset-aset kripto yang cenderung lebih stabil seperti Tether ($USDT), Bitcoin ($BTC), dan Emas Tether ($XAUT) berdasarkan hasil voting Bittime di platform Instagram.

Lebih lanjut, aset kripto $USDT yang memberikan eksposur 1:1 terhadap dolar AS, menjadikannya instrumen yang relevan di tengah gejolak ketegangan geopolitik Amerika-Iran. Apalagi, $USDT bersifat fraksional sehingga dapat diakses atau dibeli dengan harga fleksibel di tengah kondisi depresiasi pada nilai tukar Rupiah. 

Fenomena ini sejalan dengan meningkatnya minat investor terhadap pasangan USDT/IDR di platform Bittime. Di mana, berdasarkan hasil voting yang digelar Bittime di akun Instagram miliknya, 57% dari masyarakat memilih berinvestasi pada aset $USDT saat gajian.

CEO Bittime, Ryan Lymn, menjelaskan bahwa pergerakan tren strategi investasi yang terjadi saat ini, menunjukkan peningkatan kesadaran masyarakat terhadap nilai investasi dan pentingnya mengamankan nilai aset di tengah volatilitas pasar ekonomi yang terjadi.

“Kami melihat pergeseran pada pola investasi masyarakat yang sebelumnya cenderung berinvestasi terhadap aset-aset kripto berbasis aset alternatif, kini bergeser pada aset-aset dengan pergerakan yang cenderung stabil seperti $USDT,$ XAUT, dan $BTC. Hal ini didukung dengan hasil voting yang kami lakukan melalui platform Instagram di mana masyarakat memilih untuk menginvestasikan gaji nya pada $USDT” Ungkap Ryan.

Di sisi lain, minat terhadap aset kripto berpotensi tinggi juga terus meningkat. Tercatat, volume trading BTC/IDR pada platform Bittime melonjak hingga 27% per-WoW mencerminkan meningkatnya optimisme investor terhadap aset $BTC.

Hal ini dipicu kondisi psikologis pasar yang memandang depresiasi nilai aset $BTC saat ini sebagai momentum untuk menambah jumlah aset nya. Di mana, 6 bulan lalu nilai aset $BTC berada di kisaran $115.000-$120.000, dan dipercaya berpotensi untuk kembali bergerak ke level tersebut.

Selain kedua aset tersebut, aset kripto berbasis aset tradisional (TradFi) seperti Emas Tether ($XAUT) dan Silver ($SLVON) juga merupakan aset-aset yang paling banyak diperdagangkan dalam 24 jam terakhir pada platform Bittime. Sebagai aset-aset yang bergerak lebih stabil dibanding aset kripto lainnya, Emas dan Silver dinilai dapat menjadi “safe haven”, apalagi Bittime menghadirkan staking $XAUT dan $SLVON dengan imbal hasil tahunan (APY) hingga 10% bagi pengguna baru.

Bertepatan dengan pergeseran pola investasi masyarakat saat ini, sebagai platform Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan, Bittime menggelar program Bittime Mining Points.

Di mana, program tersebut memberikan insentif berupa poin bagi para investor berdasarkan pada aktivitas trading dan referral pada platform Bittime. Ini ditujukan sebagai bentuk dukungan dan apresiasi bagi para investor yang memanfaatkan aset kripto sebagai pilihan aset diversifikasi di tengah volatilitas pasar dampak ketegangan geopolitik yang terjadi saat ini.

Tentu perlu dipahami bahwa investasi sebaiknya tidak berdasar pada tren, melainkan pemahaman dan fundamental di baliknya.

Oleh karena itu, edukasi berkelanjutan mengenai manajemen risiko dan analisis fundamental makro ekonomi menjadi pondasi utama dalam membangun portofolio investasi yang sehat dan berkelanjutan di era digital ini.

Tentu, perlu dipahami bahwa aset kripto mengandung risiko tinggi yang termasuk fluktuasi harga, kehilangan modal, risiko likuiditas, teknologi, dan regulasi yang menjadi tanggung jawab pribadi pengguna. Karena itu sangat penting untuk terus melakukan riset, dan diskusi dengan komunitas-komunitas terpercaya. 

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Related Posts

    Resmi Buka Kampus Baru, BINUS ASO Siapkan Talenta Engineering untuk Industri Masa Depan

    Kampus baru BINUS ASO di Kawasan Ekonomi Khusus D-HUB mengedepankan pembelajaran berbasis praktik, inovasi mahasiswa, dan kolaborasi pendidikan Indonesia–Jepang BINUS ASO School of Engineering resmi membuka kampus baru di Kawasan…

    Jasa Buzzer Adalah Promosi dengan Ketentuan dan Risiko Menurut JasaViral

    Jasa buzzer adalah promosi berbayar di media sosial untuk produk atau kampanye, dan perannya berbeda dari KOL maupun pendengung politik. JasaViral, platform social media marketing yang beroperasi sejak 2015, menguraikan…

    You Missed

    Get your gloves on Australia! Registrations for Clean Up Australia Day 2027 are now open

    Get your gloves on Australia! Registrations for Clean Up Australia Day 2027 are now open

    Resmi Buka Kampus Baru, BINUS ASO Siapkan Talenta Engineering untuk Industri Masa Depan

    Resmi Buka Kampus Baru, BINUS ASO Siapkan Talenta Engineering untuk Industri Masa Depan

    Jasa Buzzer Adalah Promosi dengan Ketentuan dan Risiko Menurut JasaViral

    Jasa Buzzer Adalah Promosi dengan Ketentuan dan Risiko Menurut JasaViral

    MEDIA ALERT: RECAP OF HIGHLIGHTS – PURANA AT SOLO BATIK FASHION X SOLO FASHION WEEK 2026

    MEDIA ALERT: RECAP OF HIGHLIGHTS – PURANA AT SOLO BATIK FASHION X SOLO FASHION WEEK 2026

    TOMOHON JAZZ FESTIVAL 2026 SUKSES DIGELAR DUA HARI DAN CATAT SEJARAH FESTIVAL BARU DI SULAWESI UTARA

    TOMOHON JAZZ FESTIVAL 2026 SUKSES DIGELAR DUA HARI DAN CATAT SEJARAH FESTIVAL BARU DI SULAWESI UTARA

    Jaga Kesehatan Pekerja, LRT Jabodebek Perkuat Fondasi Pelayanan Transportasi Publik

    Jaga Kesehatan Pekerja, LRT Jabodebek Perkuat Fondasi Pelayanan Transportasi Publik