Indonesia Naik Kelas: FisTx Bawa Teknologi Tambak Nasional ke Pasar Asia Selatan dan Timur Tengah

Startup teknologi akuakultur asal Yogyakarta, FisTx, menandatangani kerja sama distribusi eksklusif dengan perusahaan Pakistan, menandai pergeseran Indonesia dari pengekspor komoditas perikanan menjadi pengekspor teknologi budidaya.

PT Aditya Inovasi Makmur (FisTx), perusahaan teknologi akuakultur asal Yogyakarta, resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Pak Gharo Agri & Livestock Farms, perusahaan konsultan dan pengembang proyek akuakultur komersial asal Pakistan. Melalui kerja sama ini, Pak Gharo ditetapkan sebagai Perwakilan Resmi dan Distributor Eksklusif FisTx  untuk pasar Pakistan, dengan cakupan yang dapat meluas ke Asia Selatan dan Timur Tengah.

Kerja sama ini menjadi penanda baru bagi industri perikanan nasional. Selama ini Indonesia dikenal sebagai pengekspor komoditas udang dan ikan, namun kali ini yang diekspor adalah teknologi dan pengetahuan budidayanya. Setelah lima tahun beroperasi di 25 provinsi dan tiga negara mulai dari Kuwait, Timor-Leste, dan Bahrain, FisTx mencatat lebih dari 40.000 produk terdistribusi, menjangkau 1.500 lebih pembudidaya, dengan peningkatan tingkat keberhasilan budidaya hingga 83,6 persen melalui adopsi teknologinya.

“Kemitraan ini membuktikan teknologi biosekuriti akuakultur karya anak bangsa mampu bersaing di pasar global. Pakistan adalah gerbang strategis kami menuju Asia Selatan dan Timur Tengah, kawasan dengan kebutuhan pangan akuatik yang terus tumbuh,” ujar Rico Wisnu Wibisono, Founder & CEO FisTx.

Kerja sama ini mencakup lima solusi terintegrasi FisTx: teknologi sterilisasi air, nutrisi ikan dan udang (AquaSupport), perencanaan dan konstruksi tambak modern (Aquadex), pendampingan budidaya (Program TAMPAN), serta pelatihan dan kemitraan strategis. Pendekatan menyeluruh dari hulu ke hilir ini yang dinilai menjadi pembeda FisTx di pasar internasional.

Ujung tombak ekspansi adalah FisTx Disinfection System (FDS), sistem biosekuriti berlapis untuk air tambak yang memadukan tiga teknologi: Baskara UV dengan sinar UV-C 253,7 nanometer untuk sterilisasi air masuk, Cakra Elektrolisis berbasis oksidasi elektrokimia dengan efektivitas 80–90 persen, serta Nano Disinfektan berbahan 150.000 ppm ion nano tembaga yang terbukti mengendalikan bakteri, virus, dan Vibrio hingga 90 persen tanpa resiko resistensi. FDS menjawab persoalan klasik tambak udang di banyak negara: biaya disinfeksi kimia yang tinggi, residu berbahaya, dan patogen yang resisten.

“Sektor akuakultur Pakistan membutuhkan solusi biosekuriti yang teruji di lapangan. Teknologi FisTx melengkapi keahlian kami, dan kami optimistis kemitraan ini mempercepat adopsi budidaya berkelanjutan di kawasan,” kata Arshad Aziz, CEO Pak Gharo Agri & Livestock Farms.

Tentang FisTx Indonesia

Tentang FisTx

FisTx (PT Aditya Inovasi Makmur) adalah perusahaan teknologi akuakultur asal Yogyakarta yang menyediakan solusi terintegrasi biosekuriti air, nutrisi budidaya, konstruksi tambak, dan pendampingan lapangan bagi pelaku perikanan budidaya di Indonesia dan mancanegara.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

  • Related Posts

    Saham Alibaba Anjlok 10%, Investor Soroti Aksi Penggalangan Dana US$10,2 Miliar untuk AI

    Saham Alibaba Group mengalami tekanan tajam pada perdagangan Senin (24/8/2026) setelah perusahaan mengumumkan aksi penempatan saham senilai HK$80 miliar atau sekitar US$10,2 miliar. Dana tersebut akan digunakan untuk memperkuat investasi…

    Philippine Poultry Show & ILDEX Philippines 2026 Soroti Peluang Pertumbuhan Industri Peternakan dan Perunggasan Filipina

    Industri peternakan dan perunggasan Filipina tengah membuka peluang bisnis yang semakin menarik. Pertumbuhan kebutuhan protein, modernisasi produksi ternak, serta tuntutan untuk meningkatkan produktivitas mendorong kebutuhan baru akan teknologi, keahlian, dan…

    You Missed

    Saham Alibaba Anjlok 10%, Investor Soroti Aksi Penggalangan Dana US$10,2 Miliar untuk AI

    Saham Alibaba Anjlok 10%, Investor Soroti Aksi Penggalangan Dana US,2 Miliar untuk AI

    Philippine Poultry Show & ILDEX Philippines 2026 Soroti Peluang Pertumbuhan Industri Peternakan dan Perunggasan Filipina

    Philippine Poultry Show & ILDEX Philippines 2026 Soroti Peluang Pertumbuhan Industri Peternakan dan Perunggasan Filipina

    Gratitude Inc Opens MyGlit Recruitment Operating System to External Hiring Teams Across the Philippines, India and Malaysia

    Gratitude Inc Opens MyGlit Recruitment Operating System to External Hiring Teams Across the Philippines, India and Malaysia

    Zeinab Harake Parks Brings Fun to Kadayawan 2026 as Casino Plus Draws Nearly 2,000 Revelers to Davao Whisky Park

    Zeinab Harake Parks Brings Fun to Kadayawan 2026 as Casino Plus Draws Nearly 2,000 Revelers to Davao Whisky Park

    Idesia by P.A. Properties Hankyu Hanshin wins three major titles at the 14th PropertyGuru Philippines Property Awards

    Idesia by P.A. Properties Hankyu Hanshin wins three major titles at the 14th PropertyGuru Philippines Property Awards

    Grand Indonesia – PURANA 17 “Renjana Perca” Ditutup Anggun dengan Peluncuran PURANA KIDS SS27: Hadirkan Perpaduan Motif Purana x Afganial dan Regal Bloom

    Grand Indonesia – PURANA 17 “Renjana Perca” Ditutup Anggun dengan Peluncuran PURANA KIDS SS27: Hadirkan Perpaduan Motif Purana x Afganial dan Regal Bloom