Holding Perkebunan Nusantara Dorong Sinergi Riset dan Industri, PT RPN Jalin Kemitraan Strategis dengan Pascal Biotech

Bogor – PT Riset Perkebunan Nusantara (RPN), salah satu entitas dari Holding Perkebunan Nusantara, resmi menjalin mitra kerja sama strategis dengan PT Pascal Biotech Indonesia melalui penandatanganan Nota Kesepahaman dalam bidang inovasi dan pengembangan. Penandatanganan yang dihadiri oleh jajaran manajemen kedua belah pihak, ini berlangsung di Kantor Direksi PT RPN, Kota Bogor.

Kerja sama ini bertujuan untuk memperkuat sinergi kolaborasi antara dunia riset dan industri, khususnya dalam pengembangan inovasi berbasis bioteknologi di sektor perkebunan. Fokus kolaborasi mencakup penguatan penelitian, pengembangan teknologi aplikatif, serta hilirisasi hasil riset untuk meningkatkan nilai tambah komoditas perkebunan nasional.

SEVP Riset, Inovasi dan Sustainability, Tjahjono Herawan menyampaikan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah strategis dalam menjawab tantangan industri perkebunan yang semakin kompleks.

“Penandatanganan MoU ini mencerminkan komitmen kami untuk memperkuat sinergi antara riset dan industri. Di tengah dinamika sektor perkebunan yang disrupsi, kolaborasi berbasis ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi menjadi kunci untuk menghadirkan solusi yang berkelanjutan dan bernilai tambah tinggi,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa PT RPN memiliki peran penting dalam mendorong pengembangan riset dan inovasi di bidang perkebunan nasional, khususnya dalam meningkatkan produktivitas, efisiensi, dan meningkatkan daya saing komoditas global.

Sementara itu, Direktur Utama PT Pascal Biotech Indonesia, Miftachul Anwar, menilai kerja sama ini membuka peluang besar dalam pengembangan bioteknologi yang aplikatif dan berdampak luas.

“Kami melihat kolaborasi ini sebagai momentum penting untuk mengintegrasikan keunggulan riset dengan solusi bioteknologi yang kami kembangkan. Harapannya, kerja sama ini tidak hanya menghasilkan inovasi, tetapi juga mampu memberikan manfaat nyata bagi industri perkebunan dan masyarakat secara luas,” kata Miftachul Anwar.

Kedua belah pihak sepakat bahwa kerja sama ini akan ditindaklanjuti melalui program-program konkret, terukur, dan berkelanjutan. Melalui kemitraan ini, diharapkan lahir berbagai terobosan inovatif yang mampu mendorong kemajuan industri perkebunan dan bioteknologi di Indonesia.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Related Posts

    Punya Kemampuan Bahasa Jepang atau Mandarin? Cek 3 Peluang Kerja di Bidang Customer Experience

    Jakarta, 30 Oktober 2026 – Pengalaman memesan perjalanan secara online tidak selalu berjalan mulus. Dalam laporan Booking Burnout: Indonesia Travel Stress Report 2025, YouGov menemukan bahwa 54% orang Indonesia yang…

    Mahasiswi Visual Communication Design BINUS @Bandung Tekuni Passion Kreatif Lewat Study Abroad di Korea Selatan

    Bandung, 29 September 2026 – Belajar di luar negeri menjadi impian banyak mahasiswa yang ingin memperluas wawasan, mengenal budaya baru, serta merasakan pengalaman belajar dalam lingkungan internasional. Selain menambah pengetahuan…

    You Missed

    TripZilla Excellence Awards 2026: Recognising the Travel Brands Travellers Trust in the Age of AI

    TripZilla Excellence Awards 2026: Recognising the Travel Brands Travellers Trust in the Age of AI

    Punya Kemampuan Bahasa Jepang atau Mandarin? Cek 3 Peluang Kerja di Bidang Customer Experience

    Punya Kemampuan Bahasa Jepang atau Mandarin? Cek 3 Peluang Kerja di Bidang Customer Experience

    Mahasiswi Visual Communication Design BINUS @Bandung Tekuni Passion Kreatif Lewat Study Abroad di Korea Selatan

    Mahasiswi Visual Communication Design BINUS @Bandung Tekuni Passion Kreatif Lewat Study Abroad di Korea Selatan

    Salurkan Kredit untuk Pedagang Sayur 24 Jam di Pasar Lontar Kramat Jaya, Bukti Nyata Dukungan BRI terhadap UMKM

    Salurkan Kredit untuk Pedagang Sayur 24 Jam di Pasar Lontar Kramat Jaya, Bukti Nyata Dukungan BRI terhadap UMKM

    Kaya Aset Belum Tentu Kaya Kas: Pelajaran Likuiditas dari Barang Mewah

    Kaya Aset Belum Tentu Kaya Kas: Pelajaran Likuiditas dari Barang Mewah

    Pertamina SMEXPO Regional Bekasi 2026 Hadirkan 50 UMKM dan Luncurkan Katalog Digital PFpreneur, Perluas Akses Pasar Produk Lokal

    Pertamina SMEXPO Regional Bekasi 2026 Hadirkan 50 UMKM dan Luncurkan Katalog Digital PFpreneur, Perluas Akses Pasar Produk Lokal