Holding Perkebunan Nusantara Dorong Kolaborasi Global, PT RPN Gelar Rubber Week 2025 dengan Technobiz Thailand

Bogor – PT Riset Perkebunan Nusantara (RPN), nak perusahaan Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) berkolaborasi dengan TechnoBiz Thailand menyelenggarakan Rubber and Tire Technology Conference 2025 di Swiss-Belhotel Bogor, Jawa Barat, pada 2-3 September 2025.

Konferensi internasional ini mengangkat tema “The Future of Rubber: Trends, Technologies, and Sustainability” (Masa Depan Karet: Tren, Teknologi, dan Keberlanjutan), sebagai platform strategis untuk berbagi pengetahuan, membangun strategi, dan mendorong inovasi dalam industri karet global.

Konferensi ini digelar sebagai respons terhadap berbagai tantangan serius yang dihadapi industri karet alam. Selama lebih dari satu dekade, harga karet terus mengalami tekanan. Selain itu, produktivitas menurun akibat serangan penyakit tanaman, dan tingkat konsumsi karet alam di dalam negeri masih tergolong rendah, hanya sekitar 20%. Situasi ini cukup mengkhawatirkan, bahkan menyebabkan sejumlah perkebunan karet beralih fungsi menjadi perkebunan kelapa sawit. Oleh karena itu, diperlukan inovasi yang cepat, alih teknologi, dan kerja sama strategis guna meningkatkan pemanfaatan karet alam di pasar domestik.

Melalui serangkaian presentasi, diskusi, dan sesi kolaboratif, konferensi ini bertujuan memberikan wawasan berharga tentang teknologi karet terdepan, material berkelanjutan, dan pengujian karet canggih untuk menghadapi tantangan industri karet global. Para peserta akan mendapatkan alat praktis untuk mengembangkan produk berbasis karet baru yang dapat memperkuat industri sekaligus meningkatkan daya saing di pasar internasional.

“Industri karet bukan hanya pilar ekonomi tetapi juga sumber penghidupan jutaan orang di seluruh dunia. Menghadapi perubahan teknologi yang cepat, tuntutan lingkungan yang meningkat, dan pasar global yang terus berkembang, sangat penting bagi kita untuk bersatu dalam berbagi pengetahuan, membangun strategi, dan mendorong inovasi untuk membentuk masa depan karet yang lebih berkelanjutan dan tangguh,” ujar Iman Yani Harahap, Direktur PT RPN.

Perwakilan dari Technobiz Thailand juga menyampaikan rasa bahagia dan terima kasihnya. “Saya sangat senang berada di sini karena karet adalah komoditas favorit saya. Saya juga sangat berterima kasih kepada seluruh tim yang telah menyelenggarakan acara ini dengan sangat baik,” ujar Peram Prasada Rao dalam sambutannya.

Konferensi yang dilaksanakan selama dua hari ini diharapkan dapat menjadi inspirasi baru, memicu kolaborasi yang bermakna, dan menghasilkan ide-ide inovatif yang dapat ditransformasikan menjadi solusi nyata untuk kepentingan industri, masyarakat, dan lingkungan. Dengan menggabungkan keahlian dari Indonesia dan Thailand, acara ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat posisi Asia Tenggara sebagai pusat industri karet dunia.

  • Related Posts

    Selamat Hari Raya Deepavali dari Sanct Social: Episode 9 Pertemukan Dua Ibu yang Belum Pernah Bertemu dalam Satu Percakapan, Sekaligus Panduan Fitur Baru Versi 1.2

    Sanct Social, aplikasi sosial untuk sahabat dekat dan keluarga yang didirikan Sion Abednego, founder asal Indonesia, menayangkan Episode 9 dari seri film pendeknya, “Two mothers.”, di YouTube pada Sabtu (7/11),…

    Tips agar Pembalut Tidak Bergeser Saat Tidur Semalaman

    Tidur nyenyak saat haid sering terganggu oleh satu masalah klasik, yaitu pembalut geser. Bangun tidur dengan pembalut yang sudah berpindah posisi, lalu menemukan noda di sprei,  pasti bikin setiap wanita…

    You Missed

    Sanct Social sets its ninth short film in a Johor Bahru home on Deepavali eve and uses it to teach four new features: Sancty’s schedule, community guest links, sleep music and Re-live

    Sanct Social sets its ninth short film in a Johor Bahru home on Deepavali eve and uses it to teach four new features: Sancty’s schedule, community guest links, sleep music and Re-live

    Happy Deepavali from Sanct Social: the app’s ninth short film brings two mothers who have never met into one chat, and shows what is new in version 1.2

    Happy Deepavali from Sanct Social: the app’s ninth short film brings two mothers who have never met into one chat, and shows what is new in version 1.2

    Selamat Hari Raya Deepavali dari Sanct Social: Episode 9 Pertemukan Dua Ibu yang Belum Pernah Bertemu dalam Satu Percakapan, Sekaligus Panduan Fitur Baru Versi 1.2

    Selamat Hari Raya Deepavali dari Sanct Social: Episode 9 Pertemukan Dua Ibu yang Belum Pernah Bertemu dalam Satu Percakapan, Sekaligus Panduan Fitur Baru Versi 1.2

    Tips agar Pembalut Tidak Bergeser Saat Tidur Semalaman

    Tips agar Pembalut Tidak Bergeser Saat Tidur Semalaman

    Transaksi Derivatif Aset Keuangan Digital di Indonesia Tumbuh, Bittime Soroti Perkembangan Pasar

    Transaksi Derivatif Aset Keuangan Digital di Indonesia Tumbuh, Bittime Soroti Perkembangan Pasar

    Bukan Hanya Merek, Ini Faktor yang Memengaruhi Nilai Gadai Jam Tangan Mewah

    Bukan Hanya Merek, Ini Faktor yang Memengaruhi Nilai Gadai Jam Tangan Mewah