Hisense Group Berkomitmen Menjalin Kemitraan Jangka Panjang dengan Indonesia

BPI Danantara dan Hisense Group Holding menandatangani Nota Kesepahaman untuk menjajaki kerja sama luas di bidang industri, teknologi, dan riset di Indonesia

Jakarta,
16 Mei 2026
– Badan
Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (“BPI Danantara”), sebagai badan
pengelola investasi milik negara Republik Indonesia, hari ini (16/05)
menandatangani Nota Kesepahaman dengan Hisense Group Holding Co. Ltd. (“Hisense
Group”), salah satu grup teknologi dan industri terbesar yang berkantor pusat
di China. Penandatanganan ini disaksikan oleh Prabowo Subianto, Presiden
Republik Indonesia Prabowo Subianto serta Shaoqian Jia, Chairman Hisense Group
Holdings.

Kesepakatan
ini menetapkan kerangka kerja sama komprehensif jangka panjang di berbagai
sektor industri, teknologi, dan inovasi di Indonesia. Nota Kesepahaman ini
mencerminkan komitmen strategis Hisense Group untuk memperdalam kehadirannya di
Indonesia dan berpartisipasi dalam transformasi industri nasional bersama
institusi-institusi Indonesia.

Dalam
kerangka kerja sama ini, Hisense Group berencana memperluas aktivitasnya di
Indonesia melalui berbagai lini bisnis serta mengembangkan area investasi baru
secara bertahap. Para pihak sepakat untuk bersama-sama menjajaki peluang di
bidang manufaktur maju, lokalisasi teknologi, penelitian dan pengembangan,
serta penguatan kapabilitas industri di Indonesia. Kerja sama ini akan
dirancang untuk mendukung pembentukan pusat riset teknologi yang bermakna di
Indonesia, aktivitas pengembangan teknologi, pengembangan keterampilan tenaga
kerja lokal, serta keberlanjutan jejak industri Hisense Group di dalam negeri.

Penandatanganan
ini mencerminkan keputusan strategis Hisense Group untuk menjadikan Indonesia
sebagai pasar strategis jangka panjang sekaligus pusat masa depan untuk
inovasi, penelitian dan pengembangan, serta aktivitas industri bernilai tinggi.
Para pihak memandang kerja sama ini sebagai awal dari kemitraan multi-tahun dan
multi-sektor, bukan sekadar transaksi tunggal.

Para
pihak juga menegaskan bahwa Nota Kesepahaman ini akan ditindaklanjuti melalui
berbagai program kerja terstruktur guna mengidentifikasi dan mengembangkan
inisiatif kerja sama yang lebih spesifik, termasuk aktivitas penelitian dan
pengembangan khusus serta investasi Hisense Group di Indonesia, sejalan dengan
prioritas industrialisasi dan inovasi Pemerintah Indonesia.

Penandatanganan
ini menjadi salah satu wujud paling substantif hingga saat ini dari perusahaan
global terkemuka yang melihat Indonesia bukan hanya sebagai pasar, tetapi juga
sebagai destinasi investasi strategis, teknologi, dan kemitraan jangka panjang.

Hisense
Group menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Indonesia atas kesempatan untuk
berpartisipasi dalam program digitalisasi pendidikan nasional pada tahun lalu,
dan akan terus mendukung penuh perluasan program tersebut pada tahun ini maupun
di tahun-tahun mendatang.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Related Posts

    Tingkatkan Keandalan Jalan Tol, PT Jasamarga Tollroad Maintenance Laksanakan Pekerjaan Preservasi di Ruas Jalan Tol Semarang

    Jakarta, 26 Juli 2026 – PT Jasamarga Tollroad Maintenance (PT JMTM) melaksanakan pekerjaan preservasi jalan tol melalui metode Scrapping, Filling and Overlay (SFO) serta rekonstruksi rigid pavement di Ruas Jalan…

    Bitcoin Sentuh Level Tertinggi 5 Minggu, FLOQ Lihat Momentum Positif Masih Terbuka

    Jakarta, 26 Juli 2026 — Harga Bitcoin bergerak fluktuatif setelah sempat menyentuh level tertinggi dalam lima minggu di kisaran US$66.400–US$66.500 pada 21 Juli 2026. Namun, penguatan tersebut tertahan setelah BTC terkoreksi ke area US$65.600–US$65.700 pada 22 Juli 2026.  Koreksi terjadi seiring lonjakan harga minyak dunia, dengan WTI menembus US$85 per barel dan Brent mendekati US$90 per barel. Kondisi ini kembali memicu kekhawatiran pasar terhadaptekanan inflasi global dan arah kebijakan suku bunga The Fed.  CEO dan Founder FLOQ, Yudhono Rawis, menilai koreksi Bitcoin tidak serta-merta menghapus peluang penguatan, tetapi pasar membutuhkan konfirmasi yang lebih kuat dari faktor makro dan arus dana institusional.  “Koreksi setelah Bitcoin menyentuh level tertinggi lima minggu adalah hal yang wajar, terutama ketika pasar menghadapi tekanan dari harga minyak dan geopolitik. Peluang penguatan tetap terbuka, tetapi pasar membutuhkan dukungan yang lebih solid, baik dari stabilisasi makro, meredanya risiko energi, maupun keberlanjutan inflow institusional,” ujar Yudho. …

    You Missed

    Tingkatkan Keandalan Jalan Tol, PT Jasamarga Tollroad Maintenance Laksanakan Pekerjaan Preservasi di Ruas Jalan Tol Semarang

    Tingkatkan Keandalan Jalan Tol, PT Jasamarga Tollroad Maintenance Laksanakan Pekerjaan Preservasi di Ruas Jalan Tol Semarang

    Bitcoin Sentuh Level Tertinggi 5 Minggu, FLOQ Lihat Momentum Positif Masih Terbuka

    Bitcoin Sentuh Level Tertinggi 5 Minggu, FLOQ Lihat Momentum Positif Masih Terbuka

    Aceh Tegaskan Peran dalam Ekonomi Maritim Dunia, Dua Komoditas Unggulan Berlayar dari Pelabuhan Krueng Geukueh

    Aceh Tegaskan Peran dalam Ekonomi Maritim Dunia, Dua Komoditas Unggulan Berlayar dari Pelabuhan Krueng Geukueh

    Cara Memilih Obat Diare Kucing yang Aman dan Efektif

    Cara Memilih Obat Diare Kucing yang Aman dan Efektif

    Kenapa Finance di International Undergraduate Program Banyak Diminati

    Kenapa Finance di International Undergraduate Program Banyak Diminati

    Lions Blood Heroes Central Park 2 Luncurkan Sistem Pendaftaran Online Berbasis Slot Waktu MyLBH, Distrik 307 A1 Targetkan 10.000 Kantong Darah

    Lions Blood Heroes Central Park 2 Luncurkan Sistem Pendaftaran Online Berbasis Slot Waktu MyLBH, Distrik 307 A1 Targetkan 10.000 Kantong Darah