Harga Emas Perpanjang Reli, Ketegangan Timur Tengah Picu Permintaan Safe Haven

Harga emas dunia kembali menunjukkan penguatan signifikan pada perdagangan hari ini, didorong oleh meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah dan data inflasi Amerika Serikat yang masih berada di level tinggi. Kombinasi faktor tersebut memperkuat daya tarik emas sebagai aset safe haven, sehingga mendorong peningkatan permintaan dari investor global yang mencari perlindungan nilai di tengah ketidakpastian ekonomi dan politik.

Pada awal pekan, emas dibuka dengan gap bullish dan langsung melanjutkan kenaikan hingga mendekati level 5.400. Pergerakan ini mencerminkan respons cepat pasar terhadap eskalasi konflik yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran. Ketegangan tersebut memicu kekhawatiran akan potensi gangguan pasokan energi global, terutama setelah Iran dilaporkan menghentikan sementara pengiriman minyak melalui jalur strategis Selat Hormuz. Kondisi ini menyebabkan lonjakan harga minyak dan meningkatkan ekspektasi inflasi, yang pada akhirnya memberikan sentimen positif bagi harga emas.

Selain faktor geopolitik, tekanan inflasi dari Amerika Serikat juga menjadi pendorong utama penguatan emas. Data Indeks Harga Produsen (PPI) menunjukkan kenaikan tahunan yang melebihi ekspektasi pasar, sementara inflasi inti juga mengalami peningkatan dibandingkan periode sebelumnya. Kondisi ini memperkuat pandangan bahwa tekanan inflasi masih akan bertahan, sehingga meningkatkan minat investor terhadap emas sebagai instrumen lindung nilai terhadap inflasi dan pelemahan nilai mata uang.

Sejalan dengan kondisi tersebut, analis Dupoin Futures, Andy Nugraha, memproyeksikan bahwa harga emas masih memiliki potensi untuk melanjutkan tren kenaikan dalam jangka pendek. Berdasarkan analisis teknikal pada timeframe H1, Andy Nugraha menjelaskan bahwa kombinasi pola candlestick dan indikator Moving Average menunjukkan dominasi tren bullish yang semakin kuat.

“Selama tekanan beli tetap terjaga, XAU/USD berpotensi melanjutkan kenaikan hingga menguji area resistance di kisaran 5.441,” ujar Andy Nugraha dalam riset hariannya. Menurutnya, momentum kenaikan saat ini didukung oleh sentimen safe haven yang kuat serta kondisi fundamental global yang masih dipenuhi ketidakpastian.

Ia menambahkan bahwa tren bullish ini juga tercermin dari keberhasilan emas menembus level psikologis penting di atas 5.260, sekaligus mencatatkan level tertinggi dalam satu bulan terakhir. Pencapaian ini memperpanjang tren kenaikan emas yang telah berlangsung selama beberapa bulan terakhir, menunjukkan bahwa minat beli investor masih cukup solid.

Meski demikian, Andy Nugraha juga mengingatkan bahwa potensi koreksi tetap perlu diantisipasi sebagai bagian dari dinamika pasar yang wajar. Jika harga gagal mempertahankan momentum kenaikan, maka emas berpotensi mengalami koreksi menuju area support terdekat di sekitar level 5.222. Level tersebut dinilai sebagai area teknikal penting yang dapat menjadi titik penopang sebelum harga kembali melanjutkan tren kenaikan.

Secara keseluruhan, prospek harga emas masih didukung oleh kombinasi faktor fundamental dan teknikal yang kuat. Ketidakpastian geopolitik, meningkatnya tekanan inflasi, serta tingginya permintaan terhadap aset safe haven menjadi faktor utama yang menopang tren kenaikan emas saat ini. Selain itu, volatilitas pasar global dan kekhawatiran terhadap stabilitas ekonomi turut mendorong investor untuk mempertahankan eksposur mereka pada logam mulia.

Dengan kondisi tersebut, emas diperkirakan masih memiliki peluang untuk mempertahankan tren bullish dalam jangka pendek, terutama jika sentimen risiko global tetap tinggi. Namun, pelaku pasar tetap disarankan untuk mencermati perkembangan geopolitik dan data ekonomi terbaru yang dapat memengaruhi arah pergerakan harga secara signifikan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Related Posts

    Tren Kerja Online dan Kerja Sampingan Menguat, NambahCuan Tawarkan Tiga Jenis Tugas Tanpa Jam Kerja Mengikat

    Dulu, brand yang mau kontennya ramai di media sosial biasanya cuma punya dua pilihan: kerjakan sendiri lewat tim internal, atau sewa agency dengan biaya yang tidak murah, terutama berat untuk…

    Jaga Kenyamanan Bersama, LRT Jabodebek Ingatkan Etika Selama Perjalanan

    Untuk menciptakan perjalanan yang selamat, nyaman, tertib, dan aman, LRT Jabodebek mengajak seluruh pengguna untuk memahami serta mematuhi sejumlah ketentuan yang berlaku selama berada di stasiun maupun di dalam kereta.…

    You Missed

    Tren Kerja Online dan Kerja Sampingan Menguat, NambahCuan Tawarkan Tiga Jenis Tugas Tanpa Jam Kerja Mengikat

    Tren Kerja Online dan Kerja Sampingan Menguat, NambahCuan Tawarkan Tiga Jenis Tugas Tanpa Jam Kerja Mengikat

    English, but make it TikTok: how social media is reshaping language

    English, but make it TikTok: how social media is reshaping language

    Jaga Kenyamanan Bersama, LRT Jabodebek Ingatkan Etika Selama Perjalanan

    Jaga Kenyamanan Bersama, LRT Jabodebek Ingatkan Etika Selama Perjalanan

    9th Hospitality Philippines Conference (HPC2026) Concludes with Resounding Success, Setting the Blueprint for the Future of Philippine Hospitality

    9th Hospitality Philippines Conference (HPC2026) Concludes with Resounding Success, Setting the Blueprint for the Future of Philippine Hospitality

    PTPP Masuki Tahap Implementasi Restrukturisasi melalui Penandatanganan Master Restructuring Agreement (MRA)

    PTPP Masuki Tahap Implementasi Restrukturisasi melalui Penandatanganan  Master Restructuring Agreement (MRA)

    Filipino Child Singer Kara Lopez Performs Original Songs for Little Elara: The Butterfly Feeling

    Filipino Child Singer Kara Lopez Performs Original Songs for Little Elara: The Butterfly Feeling