Harga Emas Pekan Ini Diprediksi Rebound, Namun Tekanan Dolar AS Masih Jadi Tantangan

Pergerakan harga emas dunia pada pekan terakhir di bulan Mei diperkirakan masih akan bergerak dinamis dengan peluang penguatan sementara setelah tekanan jual yang cukup besar mulai mereda. Berdasarkan analisis Dupoin Futures yang disampaikan analisnya, Geraldo Kofit, pasangan XAU/USD saat ini mulai menunjukkan tanda-tanda rebound meskipun tren utama pasar masih perlu dicermati dengan hati-hati.

Dalam analisis teknikal pada timeframe daily, harga emas sebelumnya sempat mengalami penurunan tajam sebelum akhirnya berhasil membentuk area support kuat di level 4.368. Area tersebut dinilai menjadi titik penting karena mulai memunculkan respons beli dari pelaku pasar setelah tekanan bearish mendominasi perdagangan dalam beberapa waktu terakhir.

Menurut Geraldo Kofit, terbentuknya support tersebut menunjukkan bahwa pasar mulai menemukan area penahan penurunan harga. Kondisi ini membuka peluang bagi emas untuk mengalami kenaikan sementara atau secondary trend setelah sebelumnya berada dalam tekanan jual cukup agresif.

Sinyal penguatan juga terlihat dari munculnya pola candlestick bullish engulfing pada timeframe H4. Dalam analisis teknikal, pola tersebut sering dianggap sebagai salah satu tanda awal pembalikan arah harga dari bearish menuju bullish.

Pola bullish engulfing terbentuk ketika tekanan beli berhasil menguasai pasar setelah sebelumnya harga bergerak turun. Hal ini menunjukkan mulai munculnya optimisme pelaku pasar terhadap potensi kenaikan harga emas dalam jangka pendek.

Selain itu, indikator stochastic juga masih bergerak naik dan belum menunjukkan tanda pelemahan yang berarti. Kondisi tersebut mengindikasikan bahwa momentum kenaikan masih cukup terjaga sehingga peluang penguatan emas masih terbuka dalam beberapa hari ke depan.

Dalam proyeksi jangka pendek, area resistance yang menjadi perhatian pasar berada di level 4.616. Area tersebut dinilai cukup penting karena berdekatan dengan level Fibonacci Retracement 61,8 persen dari penurunan sebelumnya yang sering menjadi titik target rebound harga.

Jika momentum beli terus bertahan, maka harga emas berpotensi bergerak naik menuju area resistance tersebut. Namun, investor tetap perlu memperhatikan potensi tekanan jual yang sewaktu-waktu bisa kembali muncul.

Di sisi fundamental, harga emas masih menghadapi sejumlah tantangan yang dapat membatasi ruang kenaikan. Salah satu faktor utama yang masih menekan emas adalah kuatnya dolar Amerika Serikat dan tingginya imbal hasil obligasi pemerintah AS atau US Treasury Yield.

Kondisi tersebut membuat investor lebih memilih instrumen investasi berbasis dolar AS yang dianggap memberikan imbal hasil lebih menarik dibandingkan emas. Sebagai aset non-yielding atau tidak memberikan bunga tetap, emas biasanya kurang diminati ketika suku bunga dan yield obligasi berada di level tinggi.

Selain itu, pasar juga masih memperkirakan Federal Reserve belum akan terburu-buru menurunkan suku bunga. Selama data ekonomi Amerika Serikat, terutama inflasi dan tenaga kerja, masih menunjukkan kondisi yang solid, maka peluang suku bunga tinggi bertahan lebih lama akan semakin besar.

Ekspektasi tersebut terus menjadi sentimen negatif bagi pergerakan harga emas dalam beberapa waktu terakhir. Penguatan dolar AS yang dipicu oleh kebijakan suku bunga tinggi juga membuat harga emas menjadi relatif lebih mahal bagi investor global.

Di sisi lain, kondisi pasar global yang relatif stabil turut mengurangi permintaan terhadap aset safe haven seperti emas. Banyak investor saat ini lebih memilih aset berisiko seperti saham karena dianggap memiliki peluang keuntungan yang lebih besar.

Meski begitu, peluang rebound harga emas masih tetap terbuka selama tekanan jual tidak kembali mendominasi pasar secara agresif. Pelaku pasar juga masih menunggu berbagai data ekonomi penting yang dapat memengaruhi arah kebijakan Federal Reserve ke depan.

Secara keseluruhan, harga emas pekan ini diperkirakan masih memiliki peluang bergerak naik dalam jangka pendek setelah berhasil membentuk support kuat dan didukung sinyal teknikal bullish. Namun, tekanan dari kuatnya dolar AS serta kebijakan suku bunga tinggi Amerika Serikat masih menjadi faktor utama yang perlu diperhatikan investor.

Karena itu, area resistance 4.616 menjadi level penting yang akan dipantau pasar dalam beberapa hari ke depan. Jika berhasil ditembus, peluang penguatan lanjutan bisa semakin terbuka. Sebaliknya, jika gagal bertahan, emas berpotensi kembali bergerak melemah mengikuti tren utamanya.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Related Posts

    Kirim Uang ke Keluarga Beda Bank? Perhatikan Hal Ini

    Mengirim uang kepada orang tua, saudara, atau anggota keluarga yang tinggal di kota berbeda sudah menjadi bagian dari kebutuhan finansial sehari-hari. Namun, ketika rekening pengirim dan penerima berasal dari bank…

    KEPATIHAN MANAJEMEN / K MANAJEMEN PECAHKAN REKOR PESERTA FASHION SHOW TERBANYAK TAHUN 2026 MELALUI “KETAPANG ETHNIC DAY 2026”

    KETAPANG – Ajang “Ketapang Ethnic Day 2026 – Pemilihan Putra/Putri Ethnic Ketapang 2026” yang diinisiasi oleh Kepatihan Manajemen (K-Manajemen) sukses mencetak sejarah baru! Kompetisi yang diselenggarakan di Citimall Ketapang ini…

    You Missed

    Resilience Reimagined: PROtecTOURS and Tourism Risk at i4C.PH 2026

    Resilience Reimagined: PROtecTOURS and Tourism Risk at i4C.PH 2026

    Kirim Uang ke Keluarga Beda Bank? Perhatikan Hal Ini

    Kirim Uang ke Keluarga Beda Bank? Perhatikan Hal Ini

    KEPATIHAN MANAJEMEN / K MANAJEMEN PECAHKAN REKOR PESERTA FASHION SHOW TERBANYAK TAHUN 2026 MELALUI “KETAPANG ETHNIC DAY 2026”

    KEPATIHAN MANAJEMEN / K MANAJEMEN PECAHKAN REKOR PESERTA FASHION SHOW TERBANYAK TAHUN 2026 MELALUI “KETAPANG ETHNIC DAY 2026”

    New GASA Research: 71% of Adults Surveyed Across 13 Asian Markets Encountered Scams, with Estimated Losses of US$136.5 Billion

    New GASA Research: 71% of Adults Surveyed Across 13 Asian Markets Encountered Scams, with Estimated Losses of US6.5 Billion

    “Gods within Her”: Vietnamese Youth at the Heart of Milan Fashion Week

    “Gods within Her”: Vietnamese Youth at the Heart of Milan Fashion Week

    “Gods within Her”: Bản Lĩnh Người Trẻ Việt Tại Kinh Đô Thời Trang Milan

    “Gods within Her”: Bản Lĩnh Người Trẻ Việt Tại Kinh Đô Thời Trang Milan