Guru Besar Baru BINUS UNIVERSITY Gagas “Coffee 5.0”: Integrasi AI, Blockchain, dan Live-Streaming dalam Dunia Bisnis Digital

Jakarta, 11 November 2025 — BINUS University resmi mengukuhkan Prof. Dr. Arta Moro Sundjaja, S.Kom., S.E., M.M., CDMS sebagai Guru Besar Tetap Bidang Ilmu Digital Bisnis. Pengukuhan ini menegaskan komitmen BINUS University dalam memperkuat peran akademisi sebagai penggerak inovasi di era ekonomi digital, sejalan dengan Visi BINUS: Fostering and Empowering Society in Building and Serving the Nation.

Image

Dalam orasi ilmiahnya berjudul “Brew to Buy: Seduh Lebih Cerdas dengan Kecerdasan Buatan dan Live-Streaming untuk Meningkatkan Kepuasan Para Pecinta Kopi,” Prof. Arta mengajak hadirin memahami bagaimana transformasi digital, teknologi kecerdasan buatan (AI), dan integrasi omnichannel telah mengubah cara masyarakat menikmati secangkir kopi dari sekadar minuman, menjadi pengalaman sosial, edukatif, dan berkelanjutan.

Melalui kisah sederhana tentang “Joe” yang membeli kopi lewat live-streaming roastery lokal, Prof. Arta menggambarkan perubahan perilaku konsumen di era digital dan bagaimana pelaku bisnis harus beradaptasi melalui integrasi data, AI, dan komunitas. Ia menyebut konsep ini sebagai “Coffee 5.0 Operating System”, yaitu kerangka kerja bisnis yang menyatukan brew x data x AI x komunitas untuk menciptakan pengalaman yang lezat sekaligus akuntabel.

“Di balik secangkir kopi yang nikmat, kini ada kecerdasan buatan yang memahami preferensi rasa, data yang menjamin transparansi, dan komunitas yang saling memberdayakan. Inilah wajah baru bisnis digital yang tidak hanya efisien, tetapi juga manusiawi dan berkelanjutan,” ujar Prof. Arta dalam orasinya.

Image

Riset dan gagasan Prof. Arta menyoroti bagaimana AI, blockchain, dan Internet of Things (IoT) dapat membantu menciptakan rantai pasok kopi yang transparan, menghubungkan petani hingga konsumen akhir, sekaligus membangun ekosistem bisnis yang etis dan berdampak sosial. Ia juga menekankan pentingnya transformasi organisasi dan kolaborasi lintas disiplin dalam mengimplementasikan model bisnis digital yang berdaya tahan.

Dalam penutup orasinya, Prof. Arta menegaskan visinya terhadap masa depan pendidikan tinggi di Indonesia.

“Perguruan tinggi harus menjadi simpul kepercayaan yang menghubungkan sains, industri, dan komunitas. Melalui riset yang aplikatif dan kolaborasi lintas bidang, kita dapat membentuk generasi yang cakap data, peka terhadap etika, dan peduli terhadap keberlanjutan,” ujarnya.

Pengukuhan ini menjadi tonggak penting bagi BINUS University dalam memperluas dampak akademik dan sosial di bidang Digital Business Management. Riset Prof. Arta tidak hanya berkontribusi terhadap pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga memberikan solusi nyata bagi industri, terutama sektor creative industry dan digital commerce yang tengah berkembang pesat di Indonesia.

“Kami bangga atas kontribusi Prof. Arta dalam memperkaya  ilmu Digital Bisnis di Indonesia. Karya dan riset beliau sejalan dengan semangat BINUS 2035, yang menempatkan inovasi, kolaborasi global, dan keberlanjutan sebagai inti dari pendidikan tinggi masa depan,” ujar Dr. Nelly, S.Kom., M.M., Rektor BINUS University.

Image

Sebagai bagian dari ekosistem akademik yang berorientasi global, Prof. Arta juga aktif menginisiasi kolaborasi riset internasional, serta program pemberdayaan komunitas seperti pelatihan literasi digital dan keuangan untuk petani di Labuan Bajo yang diharapkan menjadi living laboratory untuk menghubungkan riset, pendidikan, dan aksi nyata.

  • Related Posts

    Bitcoin Terkoreksi Usai Keputusan The Fed, Bittime Soroti Peluang dan Risiko di Tengah Volatilitas

    Bittime menyoroti pergerakan Bitcoin dan Ethereum setelah The Fed mempertahankan suku bunga acuan di tengah ketidakpastian ekonomi global. Melalui Bittime Futures, pengguna memiliki pilihan posisi long dan short untuk menyesuaikan…

    CjC Marketing Agency dan Italian Atelier Hadirkan Diskusi Industri serta Merek Vietnam, Tinh Mộc, ke IFFINA+ 2026

    JAKARTA, Indonesia — Di balik partisipasi merek gaharu asal Vietnam, Tinh Mộc, dalam ajang IFFINA+ 2026, terdapat kolaborasi yang diinisiasi oleh Jasmine Chau dan Jennifer Nguyen dari CjC Marketing Agency…

    You Missed

    Bitcoin Terkoreksi Usai Keputusan The Fed, Bittime Soroti Peluang dan Risiko di Tengah Volatilitas

    Bitcoin Terkoreksi Usai Keputusan The Fed, Bittime Soroti Peluang dan Risiko di Tengah Volatilitas

    CjC Marketing Agency dan Italian Atelier Hadirkan Diskusi Industri serta Merek Vietnam, Tinh Mộc, ke IFFINA+ 2026

    CjC Marketing Agency dan Italian Atelier Hadirkan Diskusi Industri serta Merek Vietnam, Tinh Mộc, ke IFFINA+ 2026

    5 Hal yang Bisa Membuat Perjalanan Batal, Sudah Siap Mengantisipasinya?

    5 Hal yang Bisa Membuat Perjalanan Batal, Sudah Siap Mengantisipasinya?

    Sanggabiz di GIFTS 2026: Tawarkan Solusi Eksekusi Bisnis kepada Lebih dari 30 Investor Global

    Sanggabiz di GIFTS 2026: Tawarkan Solusi Eksekusi Bisnis kepada Lebih dari 30 Investor Global

    KAI Logistik Layani Lebih dari 138 Ribu Pengiriman Hewan Peliharaan hingga Triwulan III 2026, Tumbuh 19%

    KAI Logistik Layani Lebih dari 138 Ribu Pengiriman Hewan Peliharaan hingga Triwulan III 2026, Tumbuh 19%

    KAI Logistik Hadirkan Promo Diskon Pengiriman Paket Hingga 50% Sampai Akhir Tahun

    KAI Logistik Hadirkan Promo Diskon Pengiriman Paket Hingga 50% Sampai Akhir Tahun