Dukung Ketahanan Energi Nasional, Krakatau Steel Suplai Pipa Baja Proyek Pipanisasi Dumai Sei Mangkei

Jakarta (07/01) – PT Krakatau Steel (Persero) Tbk / Krakatau Steel Group (IDX: KRAS), dan KSO PT Wijaya Karya (Persero) Tbk yaitu PT Nindya Karya serta KSO Rabana-Abipraya-SBS-Singgar melakukan penandatanganan Kontrak Pengadaan Pipa Baja Pekerjaan Konstruksi Terintegrasi Rancang dan Bangun Pembangunan Pipa Transmisi Gas Dumai – Sei Mangkei (Dusem) Segmen 1 dan 2 pada Selasa, 06 Januari 2026 di Fairfield By Marriot, Jakarta.

Acara ini
dihadiri  oleh Direktur Komersial,
Pengembangan Usaha & Portofolio PT Krakatau Steel (Persero) Tbk,  Hernowo dan PLT Direktur
Produksi & Teknologi PT Krakatau Pipe Industries Erwin Saputra, disaksikan oleh Direktur
Perencanaan dan Pembangunan Infrastruktur Migas Agung Kuswardono

Konsorsium Krakatau Steel Dukung
Proyek Strategis Nasional Migas

Pengadaan
pipa baja untuk Proyek Dusem ini dikerjakan oleh Konsorsium Krakatau Steel
melalui salah satu anak usahanya PT Krakatau Pipe Industries yang bergerak di
bidang manufakturing pipa baja dan jasa pelapisan anti korosi beserta pabrikan
dalam negeri lainnya.

Proyek
ini akan menggunakan pipa baja ERW/HSAW dengan spesifikasi API 5L X52 PSL 2.
Dengan masing-masing diameter 20 Inch termasuk 3LPE Coating dengan total
panjang hingga 541 KM yang dirancang untuk memenuhi standar mutu dan
keselamatan tinggi sesuai kebutuhan proyek nasional yang akan mengaliri gas
dari Skg Belawan sampai dengan Stasiun Labuhan Batu dan Stasiun Labuhan Batu
sampai dengan fasilitas di Duri.

Lebih dari 80.000 Ton Pipa Baja
Disuplai Krakatau Steel

Hernowo,
menjelaskan bahwa Krakatau Steel akan berkontribusi signifikan dalam pemenuhan
kebutuhan material utama proyek tersebut. “Melalui anak usaha Krakatau Pipe
Industries, lebih dari 80.000 ton pipa baja Krakatau Steel Group akan kami
suplai untuk kebutuhan proyek strategis ini,” ujar nya.

Krakatau
Steel Perkuat Peran Industri Baja Nasional

Adapun Direktur Utama PT Krakatau Steel (Persero)
Tbk, Dr. Akbar Djohan, menegaskan bahwa keterlibatan Krakatau Steel dalam
Proyek Dusem merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung agenda
strategis nasional, khususnya ketahanan energi dan penguatan industri dalam
negeri.

“Partisipasi Krakatau Steel Group dalam Proyek
Dusem menunjukkan kesiapan industri baja nasional dalam mendukung pembangunan
infrastruktur energi strategis. Ini sekaligus menjadi wujud kontribusi kami
dalam memperkuat ketahanan energi nasional serta mendorong penggunaan produk
baja dalam negeri secara berkelanjutan,” ujar Dr. Akbar Djohan, yang
juga menjabat sebagai Chairman Indonesia Iron & Steel Industry Association
(IISIA) dan Chairman Asosiasi Logistik & Forwarder Indonesia (ALFI/ILFA)

Proyek
Dusem Dorong Ketahanan Energi dan Transisi Energi Nasional

Sebagai informasi, Proyek Dusem salah satu proyek
strategis nasional pipa transmisi gas bumi dengan panjang sekitar 541 km yang
membentang dari Belawan hingga Duri, Sumatra.

Proyek ini dirancang untuk mengalirkan gas dari
WK Andaman menuju Jawa, proyek ini ditargetkan mulai konstruksi pada 2025–2027
guna mendukung Asta Cita Presiden RI,
Prabowo Subianto, dalam memperkuat ketahanan energi nasional dan
kemakmuran Rakyat Indonesia.

Penandatanganan kontrak ini menjadi tonggak awal
dimulainya rangkaian pekerjaan Proyek Dusem, dan diharapkan dapat tercipta
sinergi yang kuat antara Produsen Baja Nasional dan EPC Kontraktor Pelaksana
guna memastikan proyek berjalan tepat waktu, sesuai spesifikasi teknis, serta
memenuhi aspek keselamatan dan kualitas yang ditetapkan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Related Posts

    70 tahun mengabdi, SUCOFINDO hadir melalui penyediaan Sarana Air Bersih di Sulawesi Selatan

    Makassar, (25/10) – PT SUCOFINDO (PERSERO) kembali menyelenggarakan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat berupa bantuan pembangunan sumur…

    Dr. Dhiraj Kelly Sawlani Tekankan Manajemen Risiko Finansial Dalam Kolaborasi Edukasi di Universitas Sahid

    Praktisi bisnis dan edukator finansial Dr. Dhiraj Kelly Sawlani menggarisbawahi pentingnya manajemen risiko dan pemahaman strategi keuangan bagi mahasiswa dalam seminar literasi keuangan di Universitas Sahid, Jakarta. Kegiatan ini diselenggarakan…

    You Missed

    Mulai.com Named Finalist in MAS Global FinTech Hackcelerator 2026 Out of 195 Global Applicants

    Mulai.com Named Finalist in MAS Global FinTech Hackcelerator 2026 Out of 195 Global Applicants

    70 tahun mengabdi, SUCOFINDO hadir melalui penyediaan Sarana Air Bersih di Sulawesi Selatan

    70 tahun mengabdi, SUCOFINDO hadir melalui penyediaan Sarana Air Bersih di Sulawesi Selatan

    Dr. Dhiraj Kelly Sawlani Tekankan Manajemen Risiko Finansial Dalam Kolaborasi Edukasi di Universitas Sahid

    Dr. Dhiraj Kelly Sawlani Tekankan Manajemen Risiko Finansial Dalam Kolaborasi Edukasi di Universitas Sahid

    Cara Buat Nabung Emas Lebih Menyenangkan

    Cara Buat Nabung Emas Lebih Menyenangkan

    Perkuat Sinergi Bancassurance, BSI dan Prudential Syariah Dorong Gaya Hidup Sehat dan Kesiapan Finansial Nasabah di BSI International Expo 2026

    Perkuat Sinergi Bancassurance, BSI dan Prudential Syariah Dorong Gaya Hidup Sehat dan Kesiapan Finansial Nasabah di BSI International Expo 2026

    Bangunan Sudah Jadi, Tapi Belum Boleh Dipakai. Kenapa?

    Bangunan Sudah Jadi, Tapi Belum Boleh Dipakai. Kenapa?