Dari Pelabuhan Belawan, Bantuan Logistik TNI AD Menuju Wilayah Terdampak

Medan, 12 Januari 2026 – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) melalui Subholding PT Pelindo Multi Terminal (SPMT) yang bergerak di bidang operasional terminal nonpetikemas, memastikan kesiapan fasilitas pelabuhan dalam mendukung sandarnya Kapal ADRI LIII, kapal logistik milik TNI AD yang mengangkut sejumlah alat berat strategis yang sandar di Pelabuhan Belawan pada Minggu (11/1).

Kedatangan kapal tersebut bertujuan untuk memperkuat dukungan konstruksi, mobilitas wilayah, serta percepatan pemulihan pascabencana di wilayah kecamatan Tukka, Tapanuli Tengah, Sumatra Utara. Kapal tersebut membawa dua unit buldozer, dua unit dozer, dua unit excavator (tipe standar dan long arm), empat unit sistem water treatment (Reverse Osmosis) serta 100 koli tenda.

Branch Manager Pelindo Multi Terminal Belawan, Khoiruddin Lubis menyampaikan bahwa Pelindo Multi Terminal telah menyiapkan seluruh aspek operasional pelabuhan untuk memastikan proses sandar dan bongkar sejumlah alat berat tersebut berjalan aman dan lancar.

“Kami memastikan kesiapan dermaga, peralatan bongkar muat berupa mobile harbour crane, personel, serta dukungan operasional lainnya guna mendukung kelancaran misi kedatangan Kapal ADRI LIII. Kami berkomitmen memberikan layanan optimal kepada semua pengguna jasa, termasuk kapal yang membawa bantuan logistik strategis untuk mendukung upaya pemulihan pascabencana,” jelas Khoiruddin.

Khoiruddin menambahkan, pihaknya juga terus berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan pelabuhan guna memastikan aspek keselamatan, keamanan, serta kelancaran arus logistik selama proses bongkar kapal.

Dalam kesempatan peninjauan tersebut, Pangdam I/Bukit Barisan, Mayjen TNI Hendy Antariksa, menyampaikan bahwa kedatangan sejumlah alat berat ini memiliki peran penting dalam meningkatkan kecepatan dan kualitas pelaksanaan tugas, baik untuk pembangunan infrastruktur pertahanan, dukungan operasi, maupun penanganan kondisi darurat seperti bencana alam.

“Kapal ADRI LIII memiliki peran vital sebagai tulang punggung distribusi logistik strategis TNI AD. Kapal ini didesain untuk mengangkut alat utama dan alat berat dalam jumlah besar, sehingga memastikan distribusi logistik berjalan aman, tepat waktu, serta mampu menjangkau wilayah-wilayah yang membutuhkan dukungan segera,” tutur Mayjen Hendy Antariksa.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Related Posts

    Di Tengah Pesatnya Tokenisasi Aset, Bittime Buka Akses Tokenisasi Saham AS bagi Investor Indonesia

    Bittime menyoroti perkembangan tokenisasi aset global yang membuka peluang baru bagi investor Indonesia untuk memperoleh eksposur terhadap pasar saham AS melalui Tokenized US Stocks Bittime. Di tengah meningkatnya adopsi tokenisasi…

    Melangkah ke Rusia dan Membuka Perspektif Dunia, Inilah Kisah Study Abroad William Budihartos

    Melihat dunia luar secara langsung seringkali memberikan perspektif yang jauh lebih luas dibandingkan apa yang tertulis di dalam buku teks. Inilah yang dirasakan oleh William Budiharto, mahasiswa program studi Information…

    You Missed

    Where MOLD Manila Began: Baesa Branch Continues to Serve North Quezon City

    Where MOLD Manila Began: Baesa Branch Continues to Serve North Quezon City

    From Finding Answers to Getting Things Done: How AI Assistants Are Changing Everyday Life

    From Finding Answers to Getting Things Done: How AI Assistants Are Changing Everyday Life

    From Setback to Second Chance: Cebuana Lhuillier Authorized Agent Turns Adversity into Opportunity

    From Setback to Second Chance: Cebuana Lhuillier Authorized Agent Turns Adversity into Opportunity

    Di Tengah Pesatnya Tokenisasi Aset, Bittime Buka Akses Tokenisasi Saham AS bagi Investor Indonesia

    Di Tengah Pesatnya Tokenisasi Aset, Bittime Buka Akses Tokenisasi Saham AS bagi Investor Indonesia

    Melangkah ke Rusia dan Membuka Perspektif Dunia, Inilah Kisah Study Abroad William Budihartos

    Melangkah ke Rusia dan Membuka Perspektif Dunia, Inilah Kisah Study Abroad William Budihartos

    75 ECOMAX modules, 250 MW: Italian AB’s Power&Cooling application for U.S. Data Centers – and why ANKA wants to bring that model to the Philippines

    75 ECOMAX modules, 250 MW: Italian AB’s Power&Cooling application for U.S. Data Centers – and why ANKA wants to bring that model to the Philippines