Dampak Koreksi Bitcoin, Altcoin Season Mulai Bangkit

Jakarta, 31 Oktober 2025 – Dinamika pasar aset kripto kembali menarik perhatian pasca koreksi tajam yang dialami Bitcoin. Penurunan signifikan BTC, bahkan sempat menyentuh level $106.000 pada 30 Oktober kemarin, telah menciptakan keraguan di kalangan investor dan secara serentak membuka ruang bagi aset alternatif. 

Di tengah kondisi ini, perhatian kini beralih pada altcoin season index yang menunjukkan lonjakan ke angka 29. Meskipun secara nominal terkesan kecil, para analis meyakini hal ini sebagai indikasi awal perubahan sentimen dari dominasi bitcoin menuju penguatan altcoin. 

Indikator, yang dikembangkan oleh CoinMarketCap ini, berfungsi sebagai barometer untuk mengukur performa 100 aset kripto teratas di luar stablecoin dan wrapped token dibandingkan dengan kinerja Bitcoin selama 90 hari terakhir. Angka indeks tersebut merefleksikan perbandingan kinerja altcoin dengan bitcoin, di mana nilai yang mendekati 100 mengindikasikan altcoin season, sedangkan nilai mendekati 0 menunjukkan dominasi penuh oleh Bitcoin.

Oleh sebab itu, kenaikan menuju level 29 menjadi titik perhatian penting. Hal ini menandakan bahwa beberapa altcoin kini mulai menunjukkan momentum penguatan dan kinerja yang lebih superior dibandingkan dengan aset kripto terbesar tersebut. Perubahan ini memberikan sinyal bagi investor yang berpengalaman untuk mulai melakukan riset mendalam terhadap proyek-proyek altcoin potensial serta mempertimbangkan penyesuaian strategi portofolio mereka.

Meskipun level 29 masih jauh dari ambang batas resmi altcoin Season yang umumnya ditetapkan pada angka 75 tren kenaikan ini menegaskan adanya pergeseran arus modal yang mulai mengalir ke aset alternatif. Saat ini, pasar secara teknis masih berada dalam fase yang didominasi oleh bitcoin, namun pergerakan indeks mengisyaratkan bahwa transisi menuju fase altcoin bisa saja telah dimulai secara perlahan. 

Para investor kini dihadapkan pada peluang untuk mulai mengakumulasi altcoin berkualitas sebelum euforia pasar terjadi. Jika momentum kenaikan ini terus berlanjut, rotasi modal yang lebih masif dari bitcoin ke altcoin diperkirakan akan terjadi, berpotensi memicu lonjakan harga yang signifikan pada aset kripto dengan kapitalisasi menengah hingga kecil.

Sebagai respons terhadap pergerakan altcoin ini dan dalam rangka memperluas pilihan aset bagi masyarakat, Bittime, platform crypto exchange turut mengumumkan komitmennya dengan resmi melisting 8 token baru pada platformnya yaitu, $BLESS, $COAI, $LIGHT, $YB, $STBL, $HANA, $ORDER dan $WAL.

Dalam hal ini, Bittime, menargetkan perluasan kesempatan dan ketersediaan aset diversifikasi yang dapat diakses melalui platform aman, berizin, dan diawasi oleh lembaga Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bagi masyarakat Indonesia.

Membuktikan bahwa Bittime terus berkomitmen untuk mengikuti perkembangan industri aset kripto global, dan menghadirkan aset-aset berkualitas yang memiliki potensi pertumbuhan jangka panjang dan peran yang jelas dalam ekosistem aset digital.

Namun, tentu perlu dipahami bahwa seperti bentuk investasi lain, memilih aset kripto yang akan diinvestasikan, sebaiknya berdasarkan literasi dan pemahaman yang memadai, bukan sekadar euforia pasar. 

Seperti diketahui, investasi aset kripto mengandung risiko tinggi. Hal tersebut termasuk fluktuasi harga, kehilangan modal, risiko likuiditas, teknologi, dan regulasi yang menjadi tanggung jawab pribadi pengguna. Karena itu sangat penting untuk terus melakukan riset, dan diskusi dengan komunitas-komunitas terpercaya, salah satunya komunitas Bittime.

  • Related Posts

    DJKA dan LRT Jabodebek Periksa Kesiapan Fasilitas Sarana & Prasarana Jelang Angkutan Nataru 2026/2027

    Untuk menjaga keselamatan dan keamanan pengguna, sekaligus langkah persiapan menjelang masa Angkutan Natal 2026 dan Tahun Baru 2027 (Nataru), LRT Jabodebek bersama Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan dan Balai…

    Selamat Hari Raya Deepavali dari Sanct Social: Episode 9 Pertemukan Dua Ibu yang Belum Pernah Bertemu dalam Satu Percakapan, Sekaligus Panduan Fitur Baru Versi 1.2

    Sanct Social, aplikasi sosial untuk sahabat dekat dan keluarga yang didirikan Sion Abednego, founder asal Indonesia, menayangkan Episode 9 dari seri film pendeknya, “Two mothers.”, di YouTube pada Sabtu (7/11),…

    You Missed

    DJKA dan LRT Jabodebek Periksa Kesiapan Fasilitas Sarana & Prasarana Jelang Angkutan Nataru 2026/2027

    DJKA dan LRT Jabodebek Periksa Kesiapan Fasilitas Sarana & Prasarana Jelang Angkutan Nataru 2026/2027

    Sanct Social sets its ninth short film in a Johor Bahru home on Deepavali eve and uses it to teach four new features: Sancty’s schedule, community guest links, sleep music and Re-live

    Sanct Social sets its ninth short film in a Johor Bahru home on Deepavali eve and uses it to teach four new features: Sancty’s schedule, community guest links, sleep music and Re-live

    Happy Deepavali from Sanct Social: the app’s ninth short film brings two mothers who have never met into one chat, and shows what is new in version 1.2

    Happy Deepavali from Sanct Social: the app’s ninth short film brings two mothers who have never met into one chat, and shows what is new in version 1.2

    Selamat Hari Raya Deepavali dari Sanct Social: Episode 9 Pertemukan Dua Ibu yang Belum Pernah Bertemu dalam Satu Percakapan, Sekaligus Panduan Fitur Baru Versi 1.2

    Selamat Hari Raya Deepavali dari Sanct Social: Episode 9 Pertemukan Dua Ibu yang Belum Pernah Bertemu dalam Satu Percakapan, Sekaligus Panduan Fitur Baru Versi 1.2

    Tips agar Pembalut Tidak Bergeser Saat Tidur Semalaman

    Tips agar Pembalut Tidak Bergeser Saat Tidur Semalaman

    Transaksi Derivatif Aset Keuangan Digital di Indonesia Tumbuh, Bittime Soroti Perkembangan Pasar

    Transaksi Derivatif Aset Keuangan Digital di Indonesia Tumbuh, Bittime Soroti Perkembangan Pasar